Jumat, 03 Januari 2025
Sabda Kehidupan
Jumat 03 Januari 2025
Yohanes 1:29,34b (Yoh 1:29-34)
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia…Ia inilah Anak Allah.”
Selalu Memandang Yesus
Yohanes Pembaptis menunjuk Yesus sebagai Anak Domba Allah. Hal ini mengingatkn umat Israel, bagaimana mereka diselamatkan oleh darah anak domba untuk dapat keluar dari Mesir. Sekaligus Yohanes menubuatkan apa yang akan terjadi dengan Yesus, yang akan menjadi Anak Domba yang akan dikurbankan untuk menebus dan menyelamatkan seluruh umat manusia.
Yesus adalah Anak Allah yang menjadi Domba sembelihan agar pengorbananNya menjadi tanda cinta Allah yang tak terhingga untuk kita.
Maka Natal dan Paskah adalah satu kesatuan mengenai arti kedatangan Yesus, Anak Allah yang serentak juga Anak Domba Allah yang rela dikorbankan demi keselamatan kita.
Yesus telah bersabda, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yoh 15:13).
Yesus telah memberikan nyawaNya untuk kita, itulah jaminan bagi kita untuk berjalan tanpa ragu menyusuri lorong-lorong kehidupan sepanjang tahun ini. Ia telah menjadi jaminan bagi kita, untuk tak perlu kuatir apapun yang terjadi, karena Ia ada menemani kita, Ia berani mati untuk melindungi kita. “Ini Aku,” kata Yesus. “Jangan takut!”
Pandanglah Yesus, Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang selalu diundang mengikuti perjamuanNya.
Selamat merayakan hari Jumat pertama di tahun baru ini. Tuhan Yesus menyertai kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 03 Jan 2025
Jumat Masa Natal
PF Nama Yesus Yang Tersuci
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 1:14.12b
Bacaan Injil: Yoh 1:29-34
*************************************
Bait Pengantar Injil
Yoh 1:14.12b
Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,
Semua orang yang menerima Dia,
diberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.
Bacaan Injil
Yoh 1:29-34
Lihatlah Anak domba Allah.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan,
ia melihat Yesus datang kepadanya.
Maka katanya, “Lihatlah Anak domba Allah
yang menghapus dosa dunia.
Dialah yang kumaksud ketika kukatakan:
Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku,
sebab Dia telah ada sebelum aku.
Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia,
tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air,
supaya Ia dinyatakan kepada Israel.”
Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya,
“Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati,
dan Ia tinggal di atas-Nya.
Aku pun sebenarnya tidak mengenal-Nya,
tetapi Yang mengutus aku untuk membaptis dengan air telah berfirman:
Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang
dan tinggal di atas-Nya,
Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
Dan aku telah melihat-Nya!
Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!”
Demikianlah sabda Tuhan.
*****************************************
KESAKSIAN YANG BENAR LAHIR DARI PRIBADI YANG JUJUR
“Bagi orang yang selalu mencari keuntungan diri atau berada di bawah tekanan maka kesaksian selalu taat pada yang memberi tekanan dan keuntungan. Sebaliknya kesaksian yang benar hanya bisa lahir dari pribadi yang jujur apa pun kondisi yang dialaminya.”
Tentang siapa itu Yesus, Yohanes pun memberikan kesaksian yang jujur dan benar seperti tertulis dalam kisah Injil hari ini:”Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.”( ayat 34 )
Pelajaran penting bagi kita di hari ini adalah:
1) Berbanggalah bahwa Yesus yang kita imani sungguh adalah Putra Allah, Dialah Sabda yang menjadi daging dan tinggal di antara kita;
2) Berikanlah kesaksian yang benar dan jujur apa pun resiko atau konsewensi yang Anda akan terima di ujung kesaksianmu;
3) Lawanlah setiap budaya kebohongan yang ada di sekitarmu. Ingatlah bahwa kita akan susah melawan para penipu karena mereka akan tetap mempertahankan kebohongannya.
Akhirnya ingatlah bahwa orang jujur dan benar akan selalu memancarkan keindahan jiwanya yang tak nampak oleh ekspresi tubuh.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )