Sabtu, 07 Desember 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 07 Desember 2024
Peringatan St Ambrosius
Matius 10:8b (Mat 9:35 – 10:1,6-8)
”Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.”
Hidup Itu Anugerah. Gratis!
Kata ‘gratis’ atau cuma-cuma, berasal dari bahasa Latin “gratia” atau “grace” dalam bahasa Inggris. Artinya ‘pemberian, anugerah, rahmat.’ Anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada kita adalah hidup kita. Itulah hidup insani, jiwa dan raga kita dengan semua talenta dan kapasitas yang luar biasa yang menyertai kehidupan kita.
Tak berhenti sampai di situ, Allah Bapa menganugerahkan kepada kita hidupNya sendiri, yakni Roh Allah atau Roh Kristus, untuk tinggal dalam diri kita, hingga hidup kita menyatu dengan Allah, dan kita menjadi bait kediaman Roh Kudus.
Dengan demikian hidup kita yang insani menjadi ilahi. Semuanya gratis dan melimpah! Sebagaimana kata Yesus, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yoh 10:10).
Betapa kita bersyukur atas segala kelimpahan rahmat yang Tuhan anugerahkan pada kita. Nafas kehidupan, energi dan daya tenaga, akal budi, talenta, semua potensi diri, waktu dan kesempatan, rejeki kehidupan dan semua pemberian alam, bahkan relasi dan persahabatan, keluarga dan komunitas.
Puncak dari anugerah Allah yang terbesar yakni ketika Ia memberikan Yesus PutraNya dan kitapun diangkat menjadi putra putri Allah dalam Yesus dan dimahkotai dengan keutamaan ilahi, yakni iman-harap-kasih.
Bukan main, betapa melimpah kasih dan anugerah Tuhan bagi kita. Oleh karena itu, mari berikhlas hati, berbagi kasih, berbagi berkat Tuhan. Jadikanlah hati kita seperti hati Yesus yang selalu tergerak oleh belaskasihan. Bahagianya hidup saat menjadi “grace” berkat Tuhan bagi sesama.
Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma dan juga kepada kita semua, mengingatkan bahwa, “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!” (Roma 11 : 36)
Kita telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Selamat berakhir pekan. Selamat melayani. Maranatha, Tuhan datanglah!❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 07 Des 2024
Sabtu Masa Adven I
PW S. Ambrosius, Uskup dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yes 33:22
Bacaan Injil: Mat 9:35-10:1.6-8
*************************************
Bait Pengantar Injil
Yes 33:22
Inilah raja kita, Tuhan semesta alam.
Ia datang membebaskan umat-Nya.
Bacaan Injil
Mat 9:35-10:1.6-8
Melihat orang banyak itu tergerak hati Yesus oleh belas kasihan.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa
Yesus berkeliling ke semua kota dan desa.
Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat
dan mewartakan Injil Kerajaan Surga
serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Melihat orang banyak yang mengikuti-Nya,
tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan,
karena mereka lelah dan terlantar
seperti domba yang tidak bergembala.
Maka Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
“Tuaian memang banyak, tetapi pekerjanya sedikit.
Maka mintalah kepada tuan yang empunya tuaian,
supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”
Lalu Yesus memanggil kedua belas murid-Nya
dan memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat
dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Yesus mengutus mereka dan berpesan,
“Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel!
Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati;
tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan.
Kalian telah memperoleh dengan cuma-cuma,
maka berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
TERGERAK OLEH BELAS KASIH, BERBUAT BAIK KARENA CINTA
“Belas kasih tanpa tindakan atau perbuatan baik hanyalah sebuah perasaan keprihatinan yang tak bermakna. Namun sesaat ketika engkau berbuat baik karena belas kasihan maka saat itulah engkau tahu bahwa cintamu telah tumbuh dan berwujud nyata.”
Dalam Injil hari ini Yesus juga mengungkapkan keprihatinan-Nya yang dalam kutipan lain dilanjutkan dengan memberi mereka makan sampai kenyang:”Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”( ayat 36 )
Karena itu, sadarlah akan beberapa hal sebagai berikut:
1) Setiap saat engkau merasa prihatin atas sebuah keadaan penderitaan sesama maka sadarlah bahwa Tuhan sedang mengetuk pintu hatimu untuk bertindak;
2) Wujudkanlah keprihatinanmu dalam tindakan nyata maka berbanggalah karena cintamu telah tumbuh dan berwujud;
3) Sadarlah bahwa setiap keadaan susah dan derita adalah undangan Tuhan bagimu untuk melatih diri dalam berbuat baik.
Semoga hari ini setiap keprihatinanmu berwujud dalam tindakan nyata. Itulah cinta sejati.
Selamat berakhir pekan untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )