Senin, 25 November 2024
Sabda Kehidupan
Senin 25 November 2024
Lukas 21:3-4 (Luk 21:1-4)
Lalu Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”
Kekayaan Batin
Betapa mengagumkan sikap iman si janda miskin yang dipuji Yesus dalam Injil hari ini. Banyak orang memberi dari kelebihannya, tapi ia memberi dari kekurangannya. Itu berarti ia memberi semua yang ia miliki.
Kalau demikian, bukankah ia sesungguhnya kaya karena rela memberi? Kekayaan bukanlah diukur dari seberapa banyak yang kita kumpulkan, tapi seberapa banyak yang kita berikan. Memberikan segalanya itu berarti orang tersebut punya kekayaan batin yang melimpah.
Bila terkait dengan persembahan kepada Tuhan, itulah kekayaan iman yang luar biasa. Ia percaya Tuhan-lah yang memberi maka ia tidak akan pernah berkekurangan.
Dalam Mazmur 23, Daud berseru, “Tuhan-lah Gembalaku, aku tak akan berkekurangan.”
Negara kita Indonesia sungguh diberkati dengan kekayaan alam yang melimpah. Dulu ada sebuah band di tanah air, Koes Plus namanya, dengan bangganya bernyanyi,
”Bukan lautan hanya kolam susu. Kail dan jala cukup menghidupimu, tiada badai tiada topan kutemui, ikan dan udang menghampiri diriku. Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.”
Udara segar yang kita hirup, sesungguhnya merupakan energi kehidupan yang dapat menjadi daya tenaga untuk bekerja mendatangkan penghasilan. Tanah yang terbentang di depan mata, tinggal menunggu benih yang ditabur untuk menumbuhkan sayur mayur, tanaman dan buah untuk kehidupan. Air, danau dan lautan, tinggal menunggu inisatif kita untuk menyentuhnya menjadi sumber-sumber penghidupan.
Semuanya ini hanya segelintir pemberian Tuhan yang melimpah, namun tentu saja membutuhkan daya batin dan pikiran kreatif untuk mengolah dan mengupayakannya.
Bila kita tetap tinggal di tempat tidur dan tidak bekerja, atau hanya duduk melamun dan bermalas-malasan, tentu semua berkat ini hanya akan berlalu.
Perkaya batin, seimbangkan iman dan perbuatan, berdoa dan bekerja, berdayakan semua potensi yang Tuhan berikan dalam diri, lihatlah dan manfaatkan semua peluang dan kesempatan yang Tuhan berikan, berbagilah anugerah dan rahmat kehidupan yang Tuhan curahkan, niscaya hidup yang melimpah kiranya menyertai kita.
Mari bantu yang berkekurangan, mari berdoa mengetuk pintu hati Tuhan, agar berkat-berkat dicurahkan melalui orang-orang yang baik hati, dan hidup kita melimpah dengan pujian dan syukur.
Semangat Senin! Milikilah semangat iman si janda yang miskin, berikanlah yang terbaik bagi Tuhan.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 25 Nov 2024
Senin Pekan Biasa XXXIV
PF S. Katarina dr Aleksandria, Perawan dan Martir
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mat 24:42a.44
Bacaan Injil: Luk 21:1-4
************************************
Bait Pengantar Injil
Mat 24:42a.44
Berjaga-jaga dan bersiap-siaplah,
sebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak kalian duga.
Bacaan Injil
Luk 21:1-4
Yesus melihat seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti derma.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Di bait Allah, tatkala mengangkat muka,
Yesus melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka
ke dalam peti persembahan.
Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser
ke dalam peti itu.
Maka Yesus berkata, “Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak
daripada semua orang itu.
Sebab mereka semua memberi persembahannya
dari kelimpahannya,
tetapi janda ini memberi dari kekurangannya,
bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA MUTIARA DOBO
KEINDAHAN MEMBERI DARI KEKURANGAN
“Perlu sedikit iman dibalik keberanian untuk memberi ketika kita berada dalam keadaan terbatas atau hanya cukup, namun sesaat ketika Anda berani memberi di saat itu maka berbanggalah karena Anda percaya bahwa Tuhan pasti akan menggantinya berlipat kali ganda.”
Yesus memuji si janda yang berderma dalam kisah Injil hari ini: “Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.” ( ayat 4 )
Karena itu inilah yang harus Anda lakukan:
1) Untuk Gereja, para utusan-Nya dan orang miskin dan menderita, janganlah menghitung rugi ketika memberi atau membantu;
2) Sadarlah bahwa kadang orang susah dan miskin datang meminta di saat kita serba kurang dan terbatas karena sesungguhnya Tuhan sedang menguji kerelaan kita untuk memberi;
3) Percayalah bahwa sesaat ketika Anda kekurangan karena memberi maka itulah saat terbaik bagi Tuhan untuk menolongmu.
Akhirnya sadarlah bahwa memberi di saat kita berkelimpahan itu tindakan biasa, namun memberi di saat kurang dan terbatas hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki iman yang teguh pada Tuhan.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )