Temu Pastoral 2024, Kevikepan Yogyakarta Barat
Temu Pastoral 2024, Kevikepan Yogyakarta Barat
Tinggal dalam Kristus dan Berbuah, Semakin Katolik dan Apostolik di Tengah Perubahan Masyarakat.
Temu Pastoral adalah kesempatan untuk bersyukur sekaligus mengerjakan lebih baik lagi. Para Romo Paroki, Perwakilan dari Anggota Dewan Pastoral Paroki-Stasi se-kevikepan Yogyakarta Barat, para anggota komisi pelayanan pastoral, beberapa utusan dari Lembaga Gerejani yang ada di Kevikepan Yogyakarta Barat melaksanakan Temu pastoral di PPSM Muntilan pada hari Senin, 18 November 2024. Namun sejak Pukul 08.00, utusan paroki dan para romo paroki mulai berdatangan. Ada sekitar 150-an orang yang mengikuti Temu Pastoral ini.
Setelah presensi kehadiran dan doa pembuka yang dipimpin oleh Ibu Erna Yuli Agustin dari paroki Somohitan; para peserta tepas melanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan “Indonesia Raya” dan mars Keuskupan Agung Semarang. Rm. FX. SUgiyana, Pr., Vikjend Keuskupan Agung Semarang mengawali perjumpaan ini mengingatkan kembali apa yang telah disampaikan dalam Pra-Tepas yang diselenggarakan secara online pada 1 Oktober 2024 yang lalu. Beliau menyampaikan bahwa tujuan dan proses temu Pastoral ini 2024 ini adalah menegaskan arah pastoral Keuskupan Agung Semarang, merumuskan sasaran strategis program pelayanan paroki dan Lembaga Gereja di KAS yang mengacu pada ARDAS VIII dan focus Pastoral 2025.
Tema yang dibicarakan dalam proses Tepas ini adalah “Tinggal dalam Kristus dan berbuah, Semakin Katolik dan Apostolik di Tengah Perubahan Masyarakat”. Ada 2 kata kunci yang menjadi pembicaran dalam proses temu pastoral ini, yaitu “Kekatolikan” dan “Apostolik”. Kekatolikan berkaitan erat dengan pengalaman hidup Kristiani yang tak terpisahkan dengan pengalaman relasi dengan Yesus Kristus. Pengalaman “Kekatolikan” ini dinampakkan dalam perjumpaan setiap umat beriman dengan berbagai pribadi dengan segala macam keberagamaan latar belakang, perjuangan, pergulatan, dan pengalamannya masing-masing.
Perjumpaan ini ditutup setelah Rm. Nugroho Pr menyampaikan tentang berbagai tawaran kegiatan yang sudah disusun oleh masing-masing komisi kevikepan dan peneguhan oleh Bapa Uskup KAS. Setiap komisi kevikepan sudah menyusun program kegiatan yang bisa menjadi pertimbangan atau acuan bagi masing-masing paroki untuk terlibat dan bersikap dalam gerak kehidupan umat KAS agar semakin bisa “Katolik” dan “Apostolik”. Berkat Penutup dar Mgr. Ruby menutup seluruh perjumpaan pada hari ini.
Selengkapnya kunjungi WEBSITE RESMI KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG :
https://kas.or.id/tinggal-dalam-krist…
Sumber Komsos Keuskupan Agung Semarang