Sabtu, 16 November 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 16 November 2024
Lukas 18:1,7 (Luk 18:1-8)
Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?”
Berdoa Dengan Tidak Jemu-Jemu
Yesus sungguh tahu isi hati Allah yang maha pengasih dan penyayang. Oleh sebab itu Yesus mengambil contoh yang ekstrim mengenai seorang hakim yang lalim, yang akhirnya mengabulkan permintaan seorang janda untuk membela perkaranya, karena janda itu tak jemu-jemu menyusahkan hakim itu.
Dalam Injil Matius 7:11, Yesus berkata, “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Janganlah jemu berdoa. Doa adalah nafas hidup kita. Untuk itu Yesus telah mengajarkan kita doa Bapa Kami. Allah adalah Bapa kita dan kita adalah anak Allah. Suatu gambaran relasi yang begitu indah dan mesra yang mengingatkan kita untuk dekat di hati Bapa kita.
Walaupun tanpa kata-kata, Allah Bapa mengerti segala kebutuhan kita, apa yang paling kita perlukan untuk selamat dan bahagia. Berada di hadirat Allah, itulah kerinduan hati kita yang paling dalam. Pintu hati Allah selalu terbuka untuk menerima kita. Bahkan Ia selalu menanti kita untuk datang dan berbincang-bincang denganNya.
Paus Fransisku berkata, “Allah tidak pernah lelah mengampuni kita. Kita-lah yang lelah mencari belaskasihanNya.
Jangan pernah jemu berdoa, jangan pernah lelah memohon belaskasih dan pengampunan Allah karena Allah sendiri yang menghendaki kita selalu ada dalam pelukan kasihNya. Roh Kudus Allah yang menggerakkan kita untuk berdoa dan berseru selalu, “Abba ya Bapa.”
Selamat berakhir pekan. Mari datang ke hadirat Allah, serukanlah namaNya, kita pasti didengarNya.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 16 Nov 2024
Sabtu Pekan Biasa XXXII
PF S. Gertrudis, Perawan
PF S. Margareta dari Skotlandia
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: 2Tes 2:14
Bacaan Injil: Luk 18:1-8
***********************************
Bait Pengantar Injil
2Tes 2:14
Allah memanggil kita
agar kita memperoleh kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.
Bacaan Injil
Luk 18:1-8
Bukankah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya
yang berseru kepada-Nya?
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada suatu ketika
Yesus menceriterakan suatu perumpamaan kepada murid-murid-Nya
untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa
dengan tidak jemu-jemunya.
Ia berkata,
“Di suatu kota ada seorang hakim
yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati siapa pun.
Di kota itu ada pula seorang janda
yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata,
‘Belalah hakku terhadap lawanku.’
Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak.
Tetapi ia kemudian berkata dalam hatinya,
‘Walaupun aku tidak takut akan Allah
dan tidak menghormati siapa pun,
namun karena janda ini menyusahkan daku,
baiklah aku membenarkan dia,
supaya jangan terus menerus datang dan akhirnya menyerang aku.”
Lalu Yesus berkata,
“Camkanlah perkataan hakim yang lalim itu!
Bukankah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya,
yang siang malam berseru kepada-Nya?
Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
Aku berkata kepadamu, ‘Ia akan segera menolong mereka.’
Akan tetapi jika Anak Manusia datang,
adakah Ia menemukan iman di bumi ini?”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA MUTIARA DOBO
JANGAN PERNAH BERHENTI BERDOA SELAMA NAFAS HIDUP TERBERI KEPADAMU
“Tujuan berdoa tidak selamanya agar Tuhan mengabulkan permohonan kita, melainkan agar kita tetap sabar dan tabah menjalani hidup sambil menanti pertolongan-Nya dengan sebuah keyakinan bahwa waktu dan pemberian-Nya adalah yang terbaik dan terindah.”
Pagi ini Yesus meyakinkan kita sekalian bahwa Tuhan tidak hanya mendengarkan tapi pasti mengabulkan doa dan permohonan kita sesuai kehendak-Nya:“Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia k itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi.” ( ayat 7 – 8 )
Karena itu lakukanlah ini selama nafas hidup terberi kepadamu:
1) Percayalah kepada Tuhan bahwa apa pun yang kita perlukan pasti Tuhan kabulkan sesuai waktu dan kehendak-Nya;
2) Jangan pernah lewatkan satu hari pun tanpa bertekuk lutut berdoa mengucap syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas segala sesuatu yang Anda alami;
3) Nantikanlah pertolongan Tuhan dengan keyakinan bahwa yang Tuhan berikan adalah yang terbaik untukmu.
Akhirnya ingatlah kata-kata Paus Fransiskus: “Jangan berdoa seperti burung beo, tapi mintalah Roh Kudus untuk mengajarimu berdoa dengan penuh iman.
Selamat berakhir pekan untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )