Sabtu, 09 November 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 9 November 2024
Peringatan Pemberkatan Gereja Pertama Di Dunia: Basilika Lateran Di Roma Tahun 324
Yohanes 2:17 (Yoh 2:13-22)
”Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”
Dari Bawah Tanah Hingga Menjulang Ke Langit
Hari ini Gereja mengajak kita untuk mengenang peristiwa bersejarah ketika untuk pertama kali dibangun dan ditahbiskan gedung gereja yang megah di atas muka bumi ini, yakni Basilika Agung St Yohanes Lateran di Roma tahun 324.
Gereja ini didirikan oleh Kaisar Konstatinus Agung, kaisar Romawi pertama yang menjadi pengikut Kristus. Sejak itu gereja yang teraniaya dan menjadi gerakan di bawah tanah dalam arti sesungguhnya, karena beribadah di bawah tanah, tepatnya di Katekombe atau kuburan bawah tanah, kemudian berdiri megah di atas tanah bahkan sampai menjulang tinggi.
Kita memperingati peristiwa bersejarah ini untuk menumbuhkan kecintaan kita pada iman akan Kristus dan gerejaNya. Kita bersyukur iman kristiani tersebar dari Yerusalem sampai ke Eropa – Roma, hingga ke seluruh dunia, sampai akhirnya ke tanah air tercinta Indonesia.
Kiranya kita mesti waspada bahwa sekian ribu tahun kemudian, di abad ini, bangunan-bangunan gereja di Eropa dan di mana-mana mulai kosong. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mulai menyingkirkan Tuhan dalam hidup manusia yang merasa semakin mampu tanpa bantuan Tuhan. Orang tidak lagi ke gereja dan semakin jauh dari Tuhan. Kemajuan iptek kiranya seimbang dengan pertumbuhan iman.
Saat ini gereja Asia sangat berkembang termasuk di Tiongkok dan menjadi harapan dunia.
Semoga semangat membara Yesus yang oleh cintaNya yang meluap-luap, membersihkan dan memurnikan Bait Allah, menjadi semangat kecintaan kita akan Yesus dan gerejaNya.
”Cinta untuk rumahMu menghanguskan aku!” Kiranya cinta akan Kristus dan gerejaNya mendesak kita untuk berjuang memperbaiki keadaan, peduli, terlibat untuk perubahan, pemurnian, dan kemajuan.
Hadirlah dalam persekutuan dengan Yesus dan jemaatNya dalam Gereja, agar cinta kita padaNya tetap membara. Jangan biarkan gereja kosong karena sikap kita yang acuh dan tidak peduli mengembangkan iman.
Teruslah berkobar mencintai rumah Tuhan. Kasih Yesus mendorong kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 09 Nov 2024
Sabtu Pekan Biasa XXXI
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: 2Taw 7:16
Bacaan Injil: Yoh 2:13-22
**********************************
Bait Pengantar Injil
2Taw 7:16
Telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini,
supaya nama-Ku tinggal di sini untuk selama-lamanya.
Bacaan Injil
Yoh 2:13-22
Bait Allah yang dimaksudkan Yesus ialah tubuh-Nya sendiri.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Ketika sudah dekat hari raya Paskah orang Yahudi,
Yesus berangkat ke Yerusalem.
Dalam Bait Suci didapati-Nya
pedagang-pedagang lembu, kambing-domba dan merpati,
dan penukar-penukar uang duduk di situ.
Maka Yesus membuat cambuk dari tali
lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci
dengan semua kambing-domba dan lembu mereka;
uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah,
dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.
Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata,
“Ambil semuanya ini dari sini,
jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan!”
Maka teringatlah murid-murid Yesus bahwa ada tertulis,
“Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”
Tetapi orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya,
“Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami,
bahwa Engkau berhak bertindak demikian?”
Jawab Yesus kepada mereka,
“Rombaklah Bait Allah ini,
dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya:
“Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini,
dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?”
Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah
ialah tubuh-Nya sendiri.
Sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati,
barulah teringat oleh murid-murid-Nya
bahwa hal itu telah dikatakan-Nya.
Maka percayalah mereka akan Kitab Suci
dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
***********************************
ℍ
Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran
“Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.” (Yoh 2: 17)
Basilika St. Yohanes Lateran adalah gereja paroki Uskup Roma, Paus, dan menjadi Katedral Keuskupan Roma. Ini adalah basilika tertua di dunia, bahkan lebih tua dari Basilika Santo Petrus di Vatikan. Pada bagian depan gereja ini terdapat prasasti: “Ibu dan Kepala semua gereja di Roma dan di seluruh dunia.” Basilika St. Yohanes Lateran adalah katedral Paus dan Paus adalah Kepala Gereja Universal, oleh karena itu Gereja ini juga adalah Bunda dari semua Gereja di dunia.
Selama beberapa abad Paus tidak lagi tinggal di Istana Lateran. Walau demikian tidak berarti bahwa keutamaan Basilika dengan demikian diubah. Basilik Lateran tetap menjadi kepala semua gereja. Santo Petrus Damianus menulis bahwa “sama seperti Sang Juruselamat adalah Kepala umat pilihan, gereja yang menyandang nama-Nya adalah kepala semua gereja.”
Ibu dari semua Gereja ini diberkati oleh Paus St. Alexander pada tahun 324. Gereja Lateran pernah sebagian hancur karena kebakaran, invasi musuh dan gempa bumi namun selalu dibangun kembali dengan semangat oleh Paus yang berkuasa. Pada tahun 1726, setelah suatu restorasi, Paus Benediktus XIII memberkatinya kembali dan menetapkan peringatan akan peristiwa tersebut sampai saat ini. Gereja kemudian diperbesar dan diperindah oleh Paus Pius IX dan Paus Leo XIII.
Dengan bersatu dalam pesta pemberkatannya hari ini, maka kita berada dalam persekutuan dengan Paus. Dalam kesempatan ini juga menjadi waktu yang baik bagi kita berdoa untuk kesatuan semua gereja.
Injil hari ini menghubungkan dua gagasan: pertama, Tuhan hadir di rumah ibadat. Ini nampak ketika Yesus membersihkan bait Allah dari para penukar uang dan berkata kepada mereka: “Jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan” dan kedua, Tuhan hadir dalam diri manusia dan Dia adalah Bait Suci saat Dia berfirman: “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”
“Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.” (Yoh 2: 17). Apakah seperti Kristus, cinta untuk rumah Tuhan, antusiasime untuk menyembah Tuhan “menghanguskan” kita? Semoga keinginan untuk memenuhi rumah Tuhan memenuhi hati kita! Semoga Gereja Universal yang mempersatukan semua umat beriman menjadi komunitas ibadat yang rendah hati, dipimpin oleh para gembala yang dijiwai oleh semangat Kristus.
Tuhan, tolonglah kami untuk berkontribusi bagi kesatuan semua orang Kristen dengan mengusahakannya di rumah, komunitas, dan di manapun kami berada. Amin.
Selamat pagi. Selamat berakhir-pekan. Mari bangun persatuan. ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC