Selasa, 05 November 2024
Sabda Kehidupan
Selasa 05 November 2024
Lukas 14:16-18 (Luk 14:15-24)
Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan.”
Carilah Jalan Bukan Alasan
Yesus menggambarkan hidup dalam surga sebagai sebuah perjamuan pesta. Allah mengundang semua orang untuk menikmati jamuan kasih di surga. Sama halnya dengan undangan Tuhan untuk ke gereja.
Sayang ada yang tidak menanggapi undangan tersebut dengan mencari berbagai alasan untuk tidak datang.
Kita tentu familiar dengan alasan-alasan ini: ‘mohon maaf saya sibuk, tidak punya waktu. Kalau terkait dengan perayaan misa atau ibadah di gereja, ada lebih banyak alasan lagi: membosankan, bikin mengantuk, tidak menarik, nanti saja, dan sebagainya.
Pepatah mengatakan, “bila engkau sungguh-sungguh ingin melakukan sesuatu yang baik, engkau akan menemukan jalan. Bila tidak, engkau akan menemukan alasan.” Atau pepatah lain berkata, “pemenang selalu mencari jalan, pecundang selalu mencari alasan.”
Mark Zuckerberg, pendiri Facebook berkata, “Orang sukses selalu kelebihan cara, orang gagal selalu kelebihan alasan.”
Yesus telah menawarkan diri menjadi jalan hidup kita. Temukanlah selalu jalan dalam Yesus, itulah jalan cintakasih. Sesungguhnya semuanya datang dari cinta. Cinta akan menemukan jalan (love will find the way), dan bukan alasan.
Bila ada dorongan mencari alasan untuk menolak undangan Tuhan, enggan untuk hadir atau tidak mau terlibat, mari perdalam rasa cinta kepada Tuhan dan gerejaNya. Ulurkan tangan kepada Yesus, dan berdoalah, “Ya Yesus biarlah Engkau selalu menjadi alasanku untuk datang, hadir dan terlibat. Bila ada halangan, bukakanlah jalan agar aku semakin terdorong untuk datang memenuhi undanganMu.”
Selamat hari baru. Kita diundang Tuhan untuk terlibat dalam pekerjaan Tuhan ❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 05 Nov 2024
Selasa Pekan Biasa XXXI
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mat 11:28
Bacaan Injil: Luk 14:15-24
***********************************
Bait Pengantar Injil
Mat 11:28
Datanglah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat.
Aku akan memberi kelegaan kepada kalian.
Bacaan Injil
Luk 14:15-24
Pergilah ke semua jalan dan persimpangan
dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk,
karena rumahku harus penuh.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada waktu itu Yesus diundang makan oleh seorang Farisi.
Sementara perjamuan berlangsung,
seorang dari tamu-tamu berkata kepada Yesus,
“Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah.”
Tetapi Yesus berkata kepadanya,
“Ada seorang mengadakan perjamuan besar.
Ia mengundang banyak orang.
Menjelang perjamuan dimulai,
ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan,
‘Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap.’
Tetapi mereka semua minta dimaafkan.
Yang pertama berkata,
‘Aku baru membeli ladang dan harus pergi melihatnya;
aku minta dimaafkan.’
Yang lain berkata,
‘Aku baru membeli lima pasang lembu kebiri
dan aku harus pergi mencobanya;
aku minta dimaafkan.’
Yang lain lagi berkata,
‘Aku baru saja menikah,
dan karena itu aku tidak dapat datang.’
Maka kembalilah hamba itu
dan menyampaikan semua itu kepada tuannya.
Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya,
‘Pergilah segera ke segala jalan dan lorong kota
dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan cacat,
orang-orang buta dan lumpuh.’
Kemudian hamba itu melaporkan,
‘Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan.
Sekalipun demikian, masih ada tempat.’
Maka tuan itu berkata,
‘Pergilah ke semua jalan dan persimpangan
dan paksalah orang-orang yang ada di situ, masuk,
karena rumahku harus penuh.’
Sebab Aku berkata kepadamu,
Tidak ada seorang pun dari para undangan itu
akan menikmati jamuan-Ku.”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
PENUHILAH UNDANGAN TUHAN KE PERJAMUANNYA!!!!
(RD.John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng )
Perumpamaan ttg orang2 yang berdalih.
“Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah”, kata seorang dari tamu2 yg diundang makan oleh seorang Farisi dlm Injil hari ini (Luk. 14:15).
Dari ayat ini muncullah “ajakan” kepada umat dalam perayaan Ekaristi, khusus menjelang menerima TUBUH dan DARAH KRISTUS. Kata2 imam: “Lihatlah, inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. BERBAHAGIALAH SAUDARA/I YANG DIUNDANG KE PERJAMUAN ANAK DOMBA. Lalu umat bersama imam menanggapinya: ” TUHAN, SAYA TIDAK PANTAS ENGKAU DATANG PADA SAYA, TETAPI BERSABDALAH SAJA, MAKA SAYA AKAN SEMBUH.”
Allah senantiasa mengadakan dan menyiapkan perjamuan utk umatNya (saya,anda) setiap hari (Misa Harian) dan JUGA DAN TERUTAMA SETIAP HARI MINGGU, HARI2 RAYA DAN HARI2 YANG DISAMAKAN DENGAN HARI MINGHU (Misa/Ibadat Hari Minggu: wajib utk umat katolik seluruh dunia, bukan vakultatip, apalagi dg banyak dalih seperti diungkapkan dalam bacaan hari ini: mengurus ladang, hewan peliharaan, urus keluarga).
Tidak salah bahwa di dunia ini saya, anda memiliki banyak “perkara/urusan/kesibukan” (ladang, hewan piaraan, usaha, keluarga, dll kesibukan) yang harus saya, anda hadapi dan jalankan dan selesaikan. Inilah kesibukan harian setiap atau selama seminggu. (Senin s/d Minggu).
Yang tidak benarnya adalah segala perkara/urusan duniawi itu justru menjauhkan saya, anda dari Tuhan. Tidak lihat lagi hari Minggu sebagai Hari Than dengan banyak dalih atau alasan. “Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama2 meminta maaf. Yang pertama berkata:aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya.. Yg lain berkata: aku telah membeli 5 pasang lembu kebiri dan aku harus petgi mencobanya.. Yang lain lagi berkata: aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang.” (Luk. 14:17-20).
Ada banyak yg tidak penuhi undangan Tuhan pada hari Minggu karena banyak dalih atau alasan. Namun ada banyak juga orang yg di tengah kesibukan harian dan mingguannya bisa tetap aktip dalam kehidupan menggereja/berparoki; tetap ikut Misa Hari Minggu yg wajib bagi umat katolik, bahkan aktip mengikuti misa harian; ikut aktif melayani Tuhan dan sesama.
Saya, anda diajak, diundang utk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dan sesama di tengah kesibukan harian dan mingguan saya, anda. Selamat datang ke perjamuan Tuhan setiap hari (vakultatip) dan setiap hari Minggu dan Hari2 Raya dan Hari2 Raya yang disamakan dengan Hari Minggu (wajib: Kuduskanlah Hari Tuhan).
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu memenuhi undangan Tuhan untuk mengikuti Perjamuan Tuhan. Amin.