Rabu, 30 Oktober 2024
Sabda Kehidupan
Rabu 30 Oktober 2024
Lukas 13:24 (Luk 13:22-30)
”Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat._
Menjadi Pejuang Iman
Sejak awal kehidupan kita, perjuangan selalu mengawali setiap tahapannya. Secara biologis oleh relasi intim suami istri, terjadilah proses pembuahan antara sel telur ibu dan sel sperma ayah. Dari jutaan sel sperma hanya satu yang dapat membuahi sel telur ibu. Itu berarti, kita telah mengawali hidup ini dengan perjuangan untuk meraih kemenangan dan terlahir sebagai pemenang.
Perjuangan kita berlanjut dari tahap bayi, masuk ke kanak-kanak, remaja, dewasa dan seterusnya. Semuanya adalah perjuangan untuk melangkah ke tahap selanjutnya dalam hidup, meninggalkan zona nyaman dan memasuki tahapan yang lebih tinggi. Demikian halnya dengan sekolah. Dari TK, SD, SMP, SMA dan seterusnya.
Hal yang sama ketika kita dianugerahi iman untuk kita perjuangkan demi keselamatan dalam hidup abadi.
Sebagaimana kita harus meninggalkan zona nyaman dalam setiap tahap pertumbuhan demikian juga kita harus meninggalkan zona nyaman dalam proses beriman agar kita kuat berakar, terus bertumbuh dan berbuah. Yesus melatih kita berjalan bersamaNya di jalan salib hidup kita dengan memikul salib kita sendiri. Sambil juga kita ikut berbeban dengan salib orang lain melalui pengorbanan dan pemberian diri.
Di balik perjuangan salib, ada kemenangan iman, itulah Paskah abadi bagi kita. Jangan pernah menyerah, kita tak sendirian, Yesus menguatkan kita, Roh KudusNya selalu menolong kita, dan umat Allah sebagai keluarga kita, berjalan bersama, mencapai keselamatan.
Jangan pernah terpisah dari Tuhan dan umatNya. Tidak perlu menjadi yang terbaik, tapi teruslah berjuang berbuat baik dan memberi yang terbaik.
Selamat hari baru. Mari melanjutkan perjuangan, Tuhan Yesus menyertai kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 30 Okt 2024
Rabu Pekan Biasa XXX
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: 2Tes 2:14
Bacaan Injil: Luk 13:22-30
***********************************
Bait Pengantar Injil
2Tes 2:14
Allah telah memanggil kita
untuk memperoleh kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.
Bacaan Injil
Luk 13:22-30
Mereka datang dari timur dan barat,
dan akan duduk makan di dalam kerajaan Allah.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem
Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa
sambil mengajar.
Maka bertanyalah orang kepada-Nya,
“Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”
Jawab Yesus kepada orang-orang di situ,
“Berusahalah masuk melalui pintu yang sempit itu!
Sebab Aku berkata kepadamu,
‘banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
Jika tuan rumah telah bangkit dan menutup pintu,
kalian akan berdiri di luar
dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata,
‘Tuan, bukakan pintu bagi kami.’
Tetapi dia akan berkata,
‘Aku tidak tahu dari mana kalian datang.’
Maka kalian akan berkata,
‘Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu,
dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.’
Tetapi ia akan berkata,
‘Aku tidak tahu dari mana kalian datang.
Enyahlah dari hadapan-Ku,
hai kalian semua yang melakukan kejahatan!’
Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi,
apabila kalian melihat
Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi
ada di dalam Kerajaan Allah,
tetapi kalian sendiri dicampakkan ke luar.
Dan orang akan datang dari Timur dan Barat, dari Utara dan Selatan,
dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.
Ingatlah, ada orang terakhir yang akan menjadi terdahulu,
dan ada orang terdahulu yang akan menjadi yang terakhir.”
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA LANGGUR, TANAH PARA MARTIR KEI
RUNTUKANLAH TEMBOK DOSAMU DENGAN PERTOBATAN
”Setiap perbuatan baik yang Anda lakukan akan menjadi jembatan ke surga. Sebaliknya, sekecil apa pun perbuatan jahat yang Anda lakukan akan membentuk tembok yang memisahkanmu dari Tuhan. Maka satu-satunya bom penghancur tembok kejahatan adalah pertobatan.”
Di akhir kehidupan setiap orang di dunia ini, pengadilan Ilahi telah menantinya. Bertobat adalah satu-satunya jalan untuk menghindari diri dari hukuman. Namun bagi mereka yang tidak mau bertobat maka inilah keputusan akhir yang akan mereka terima: “Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!”( ayat 27 )
Karena itu apa yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
1) Sadarlah bahwa pengadilan ilahi itu adalah sebuah kepastian yang akan kita hadapi di akhir hidup;
2) Betobat dan berbuat baik adalah cara terbaik untuk menghindari hukuman ilahi;
Akhirnya ingatlah bahwa setiap perbuatan baik akan menguruskan tubuhmu sehingga dapat melewati pintu yang sempit ke surga. Sebaliknya keenakan dan kenikmatan kejahatan dan dosa akan membuat tubuhmu tidak bisa melewati pintu yang sesak itu karena kegemukan.
Masih ada waktu untuk bertobat sebelum terlambat.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )