Selasa, 15 Oktober 2024
Sabda Kehidupan
Selasa 15 Oktober 2024
Lukas 11:37-38 (Luk 11:37-41)
Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan. Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.
Kecantikan Dari Dalam
Bukan maksud Yesus melanggar protokol kesehatan karena tidak mencuci tangan sebelum makan. Setiap sikap dan tindakan Yesus selalu mengandung pesan, terutama bagi orang Farisi dan ahli Taurat yang menjalankan tradisi hanya demi luaran, supaya dilihat orang, bukan datang dari hati yang tulus.
Ketulusan hati itulah yang utama. Disebut sebagai ‘inner beauty’ atau kecantikan dari dalam. Bukan soal penampilan luaran.
Yesus mengajak kita masuk lebih dalam untuk menemukan dorongan hati yang penuh cinta ketika berbakti kepada Tuhan atau menolong sesama serta menjalani semua aturan. Kita melakukannya bukan karena disuruh orangtua, atau sekedar mengikuti aturan dan kebiasaan. Bukan juga seperti robot yang sudah disetel namun tanpa jiwa dan hati nurani.
Demikian kita ingat protokol kesehatan di masa pandemi. Kita mencuci tangan bukan lagi karena disuruh tapi karena kesadaran pentingnya pola hidup sehat.
Untuk semua yang kita lakukan, baiklah ada motivasi yang dalam di balik semuanya, ada cinta yang tulus yang mendorongnya.
Selamat hari Selasa. Damai selalu di hati. Tuhan Yesus menyertai❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 15 Okt 2024
Selasa Pekan Biasa XXVIII
PW S. Teresia dr Yesus, Perawan dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12
Bacaan Injil: Luk 11:37-41
***********************************
Bait Pengantar Injil
Ibr 4:12
Sabda Allah itu hidup dan penuh daya,
menguji segala pikiran dan maksud hati.
Bacaan Injil
Luk 11:37-41
Berikanlah sedekah dan semuanya menjadi bersih.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada suatu ketika, selesai mengajar,
Yesus diundang seorang Farisi untuk makan di rumahnya.
Maka masuklah Yesus ke rumah itu, lalu duduk makan.
Tetapi orang Farisi itu heran
melihat Yesus tidak mencuci tangan sebelum makan.
Lalu Tuhan berkata kepadanya,
“Hai orang-orang Farisi,
kamu membersihkan cawan dan pinggan bagian luar,
tetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan.
Hai orang-orang bodoh,
bukankah yang menjadikan bagian luar,
Dialah juga yang menjadikan bagian dalam?
Maka berikanlah isinya sebagai sedekah,
dan semuanya akan menjadi bersih bagimu.
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
BERPENAMPILAN PARLENTE DENGAN MULUT MANIS
”Demi mendapatkan sesuatu entahkah pujian atau imbalan berupa uang dan kedudukan maka ada banyak di antara kita berpenampilan parlente dengan mulut manis di hadapan orang lain. Inilah yang disebut orang munafik dan jahat.”
Dalam Injil hari ini, Yesus menghardik golongan orang munafik dengan pernyataan keras ini:”Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.” ( ayat 39 )
Karena itu apa yang Tuhan kehendaki agar kita sadari dan perbuat adalah:
1) Tampillah ada adanya sebagai wujud dari kepolosan dan ketulusanmu;
2) Gunakanlah cara-cara jujur untuk mendapatkan tujuan dan cita-citamu;
3) Telingamu mengembang kempis karena pujian dusta, tapi batinmu tidak akan tenang karena kemunafikanmu, kecuali gaya parlente dan bermulut manis adalah pilihan untuk cara hidupmu.
Akhirnya sadarlah bahwa “mendapatkan hinaan karena kejujuran lebih bermartabat daripada menerima pujian karena kemunafikan.”
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )