Rabu, 09 Oktober 2024
Sabda Kehidupan
Rabu 09 Oktober 2024
Lukas 11:2 (Luk 11:1-4)
Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu…”
Datang Kepada Allah Sebagai Anak
Allah begitu tinggi, maha agung dan perkasa. Ia adalah Tuhan pencipta langit dan bumi yang dahsyat dan mulia. Tak ada seorangpun di Israel yang berani menyebut Allah sebagai Bapa.
Betapa bahagianya kita semua murid-murid Yesus diajak Yesus menyapa Allah sebagai Bapa. Hanya Yesus yang dapat menyebut Allah sebagai BapaNya. Oleh kasih Yesus, kita semua yang adalah makhluk ciptaan yang diciptakan dari tanah yang sangat bersahaja, diangkat menjadi anak-anak Allah.
Bersama Yesus kita menjadi anak-anak kesayangan Bapa di surga. Inilah martabat diri kita yang terdalam. Tak ada yang lebih indah dan agung dalam hidup ini selain pengangkatan kita sebagai anak Allah. Bila Allah adalah Bapa kita dan kita anak-anakNya, semua yang kita perlukan, semua yang kita harapkan dan impikan, kita serahkan pada kerahiman Allah Bapa kita.
Rasul Paulus berkata, “kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus.”(Rom 8:15-17).
Kita tak ingin mengecewakan hati Bapa kita di surga, marilah hidup sebagai putra putri kesayangan Allah. Berdoalah Bapa Kami setiap hari, muliakanlah Allah Bapa kita melalui sikap hidup yang pantas, mintalah agar Kerajaan Allah tecipta di bumi. Mari saling mengampuni dan berbagi rejeki kehidupan. Biarlah kita selalu hadir di hadirat Allah dan bersandar selalu dalam pelukan kasih Bapa kita di surga.
Selamat Hari Rabu. Awalilah hari dan tutuplah hari dengan Doa Bapa Kami.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 09 Okt 2024
Rabu Pekan Biasa XXVII
PF S. Yohanes Leonardus, Imam
PF S. Dionisius, Uskup dkk. Martir
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Rom 8:15
Bacaan Injil: Luk 11:1-4
**********************************
Bait Pengantar Injil
Rom 8:15
Kalian akan menerima roh pengangkatan menjadi anak;
Dalam roh itu kita akan berseru: ‘Abba, ya Bapa!’
Bacaan Injil
Luk 11:1-4
Tuhan, ajarlah kami berdoa.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada waktu itu Yesus sedang berdoa di salah satu tempat.
Ketika Ia berhenti berdoa,
berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya,
“Tuhan, ajarlah kami berdoa,
sebagaimana Yohanes telah mengajar murid-muridnya.”
Maka Yesus berkata kepada mereka,
“Bila kalian berdoa, katakanlah:
‘Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
Berilah kami setiap hari makanan yang secukupnya,
dan ampunilah dosa kami,
sebab kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami;
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************************************
BERSYUKUR ATAS RAHMAT YANG TELAH DINIKMATI DAN MEMOHON RAHMAT BARU DENGAN RENDAH HATI DAN PENUH IMAN
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Luk. 11:1-4: Hal berdoa
Doa/berdoa adalah bentuk komunikasi saya,anda dengan Tuhan yg diimani. Dalam berdoa atau berkomunikasi dengan Tuhan, saya/anda menyampaikan SYUKUR (bersyukur) dan menyampaikan PERMOHONAN (meminta/memohon). Berdoa berarti: Bersyukur atas segala hal yg telah dialami dalam hidup (pengalaman positip dan negatip)! Semuanya harus disyukuri. Hidup sehat, disyukuri! Hidup tidak sehat, juga disyukuri! Siang malam, terang gelapnya hidup ini: semuanya disyukuri!
Berdoa berarti juga: Memohon segala hal yang dibutuhkan, apa saja disampaikan. Mohon REJEKI apa saja! Namun mesti disadari bahwa pengabulan doa itu adalah hak dari Tuhan Allah sendiri. Tuhan Allah tahu baik apa saja yang saya, anda butuhkan. Dan karena itu pasti mengabulkan apa yang saya, anda minta dan butuhkan. Kalau “dikabulkan”, itu berarti itu sesuai dengan kebutuhan saya, anda, dan sesuai dengan kehendak Allah sendiri.
Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami kp saya, anda agar semakin dekat dengan Tuhan dan menghayati dan mempraktekkan ISI DOA itu.
Dalam doa itu saya anda BERSYUKUR kepada Tuhan atas segala sesuatu (rahmat dan berkat) yg telah saya, anda terima dan nikmati. Karena itu saya, anda harus memuliakan Allah Bapa. “Bapa kami yg ada di surga, DIMULIAKANLAH NAMAMU!
Sesudah itu, barulah saya, anda memohon kp Allah Bapa, apa yg dibutuhkan: ” Datanglah KerajaanMu! Jadilah KEHENDAKMU! Berikanlah kami SETIAP HARI (pada hari ini) “MAKANAN” (rejeki) YANG SECUKUPNYA (pas2an saja, tidak berlebihan)! Ampunilah kami akan DOSA KAMI, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang BERSALAH kp kami! Janganlah membawa kami ke dalam PENCOBAAN (bukan peRcobaan), tetapi BEBASKANLAH KAMI DARI YANG JAHAT!!
Itulah yg saya, anda butuhkan dalam doa, dan itulah yang menjadi kehendak Allah. Dan doa yg sesuai dengan kebutuhan saya,anda dan sesuai dengan kehendak Allahlah yg pasti akan dikabulkan oleh Allah.
Saya, anda disadarkan dan diajak agar dalam berdoa jgn lupa bersyukur atas apa saja yg ada dan memohonkan dan membiarkan kehendak Allah yang terjadi!! Dan mesti diyakini dan dihayati dan DITERIMA bahwa KEHENDAK ALLAH adalah SELALU YG TERBAIK DAN TERINDAH!! Doa yang terbaik adalah doa yang selalu diakhiri dengan membiarkan “kehendak Allah” yang terjadi atas diri dan hidup saya, anda “saat ini di sini”. Dan karena itu, “diri dan hidup saya, anda saat ini di sini” adalah yang terbaik dan terindah yang harus DINIKMATI DAN DISYUKURI dengan penuh sukacita dan kegembiraan. Bunda Maria adalah teladan saya, anda dalam bersyukur dan membiarkan kehendak Allah terjadi:”Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu!”
Semoga dengan bantuan doa Bunda Maria dan St. Yosef, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian saat ini di sini. Amin.