Renungan BKSN 4 : Allah itu Adil dan Sumber Sukacita
Renungan BKSN 4 : Allah itu Adil dan Sumber Sukacita
Tak terasa kita sudah sampai di penghujung bulan September 2024.. Itu artinya BKSN tahun ini pun hampir berakhir.. Meski begitu, semoga dirimu tetap gemar dengan Kitab Suci ya… Tidak hanya membacanya, tapi juga memahami serta melaksanakan Sabda Tuhan…
Sub-tema pertemuan BKSN 4 ini adalah “Allah itu adil dan Sumber Sukacita”.. Barangkali, bagimu yang saat ini sedang mengalami situasi pahit, tema ini membuatmu bertanya; di mana letak keadilan Allah sehingga kita bisa menganggap Allah sumber Sukacita? Jawabannya ada dalam bacaan pertemuan BKSN 4 ini..
Bacaan diambil dari Habakuk 3:1-19..Dan di sana ada puisi berupa Doa yang luar biasa sebagai penutup Kitab Habakuk. (Habakuk 3:17-19)
Doa itu menghadirkan Allah sebagai sosok pejuang yang bersedia menghukum musuh dan menyelamatkan umat-Nya.. Terhibur dengan kepastian positif itu, Nabi Habakuk meyerukan ayat terakhir dengan lebih optimis. Meski semuanya nampak hancur dan mati, iman kepada Allah selalu membantu bangsa Yehuda bertahan dalam kehancuran itu..
Sikap optimis Habakuk tampak saat ia mendoakan “walaupun alam tidak menghasilkan buah-buah yang diharapkan, aku akan bersukacita dalam Tuhan”. Meski situasi sebenarnya saat itu masih pahit, tapi Habakuk berusaha tetap memberi pengharapan kepada bangsa Yehuda. Pengharapan itulah yang membuat mereka bertahan hidup meski situasinya pahit.
Iman yang benar adalah iman yang tekun-setia bertahan bahkan dalam periode hidup yang sangat pahit sekalipun. Seperti yang Habakuk katakan, kita harus tetap bersukacita dalam Tuhan meskipun terasa bahwa “ladang-ladang tidak menghasilkan makanan”. Iman menurut Habakuk adalah sikap pasrah, pengharapan, dan kesetiaan selalu berbuat kasih untuk memenuhi kehendak Allah.
Semoga dirimu yang saat ini (mungkin) sedang mengalami periode pahit dalam hidup, tidak lari dari Tuhan dan melakukan hal-hal yang merugikan dirimu sendiri. Dalam periode hidupmu yang pahit, larilah kepada Tuhan. Berdoalah. Minta pada-Nya supaya dirimu dikuatkan dalam menjalaninya. Teruslah berharap dan tetap setia berbuat kasih. Gusti boten sare. Tuhan selalu melihatmu dan menuntun langkah-langkah kecilmu.. Selamat merenung.. Sampai jumpa tahun depan.. Berkah Dalem (Fr Panji)
Sumber Komsos St.Ignatius Paroki Krapyak