Jawa Pos SMA Awards 2024 – Tari Tradisional – SMAK Kolese Santo Yusup 1
Jawa Pos SMA Awards 2024 – Tari Tradisional – SMAK Kolese Santo Yusup 1
Tari Guyub
Presented by TaTra Kosayu
For SMA Awards 2024
Manusia diciptakan oleh Tuhan YME sebagai makhluk tertinggi di alam semesta ini, mereka yang berkuasa atas langit dan bumi. Namun, manusia tidak bisa terlepas dari dosa dan nafsu yang dapat menjadikan seseorang menjadi tamak. Ketamakan manusia menjadi hal utama yang mengubah manusia layaknya serigala lapar yang menggerogoti alam tanpa henti dan membawa manusia ke dalam keterpurukan, kesengsaraan, dan kesedihan. Manusia harus sadar akan kelemahannya, walau manusia telah ditunjuk sebagai penguasa tertinggi di bumi, manusia tetap bukanlah Tuhan YME.
Inilah yang terjadi di kehidupan pesisir Pantai Teluk Asmara. Pantai dan segala isinya yang merupakan anugerah dari Tuhan YME, sebagaimana manusia telah dianugerahkan dan ditugaskan untuk berkuasa, menjaga, serta merawat kelestarian pantai dan segala isinya. Namun, ambisi manusia yang begitu besar untuk berkuasa atas segala hal mendatangkan malapetaka bagi diri mereka sendiri. Bagai burung camar yang kehilangan sarang, manusia berjuang melawan raksasa ketamakan. Kehilangan sumber kehidupan dan menghadapi masa-masa yang gelap. Manusia jatuh ke dalam jurang penyesalan yang begitu dalam, rasa sakit memenuhi jiwa manusia. Doa permohonan serta sujud dihaturkan kepada Tuhan YME menjadi jalan untuk bangkit dari keterpurukan, menyadarkan manusia akan kelemahan mereka dalam menghadapi godaan dosa.
Harapan masih ada. Jatuh berulang-ulang kali tidak menggoyahkan niat untuk terus bangkit melawan keterpurukan. Manusia mulai sadar akan perbuatan mereka terhadap alam. Bekerja sama adalah kunci, yang membawa manusia menuju surga yang lestari dan harmonis. Bagai pohon yang kembali sehabis badai, manusia mulai menanam benih tanggung jawab terhadap alam. Tekad yang kuat dan kerja sama yang erat mendatangkan kesempurnaan yang abadi bagi kehidupan manusia di pesisir Pantai Teluk Asmara. Manusia akhirnya menemukan kebahagian dan kedamaian hidup harmonis bersama dengan alam.
Koreogafer : V Yayun Dyah Sisworini
Penari :
Jevinco Aurelio Hendrason
Chatarina Wynne Brilianti
Diamonniesha Kurnianto
Christy Aurelya Khosuma
Katharina Wening Ganishaputri
Cameraman:
Elizabeth Nadya Kusuma
James King Handoko
Editor:
Jevinco Aurelio Hendrason
Musik:
Albertus Elian Galih Wicaksono
#JawaPosSMAAwards2024
#TraditionalDanceJawaPosSMAAwards2024
Sumber SMAK KOSAYU OFFICIAL