Kamis, 19 September 2024
Sabda Kehidupan
Kamis 19 September 2024
Lukas 7:47a (Luk 7:36-50)
”Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih…”
Kasih Penebus Dosa
Yesus sangat tersentuh oleh ungkapan kasih yang ditunjukkan si wanita pendosa padaNya. Ia membasuh kaki Yesus dengan air matanya, itulah air mata penyesalan atas dosa-dosanya. Ia menyeka kaki Yesus dengan rambutnya. Sekalipun martabatnya telah hilang ia masih punya rambut yang menjadi mahkota seorang wanita. Mahkota itu dipakainya untuk menyeka kaki. Ini suatu tanda penghormatan kepada Yesus.
Wanita ini juga meminyaki kaki Yesus dengan minyak wangi. Padahal kaki bukan tempat urapan minyak wangi. Suatu tanda kerendahan hati dan pemuliaan bagi Yesus, apalagi ia mencium kaki Yesus.
Rambut, airmata dan minyak wangi adalah tiga hal yang sangat pribadi dan khas bagi seorang wanita. Wanita ini sekalipun pendosa berat, lebih tepat seorang pelacur, masih punya apa yang sangat bernilai yang ia persembahkan pada Yesus: air mata, rambut dan minyak wangi dan tentu saja hati yang penuh penyesalan. Semuanya itu adalah ungkapan kasihnya pada Yesus. Olehnya martabat wanita ini dipulihkan Yesus.
Yesus tidak peduli apa kata orang terhadapNya karena membiarkan diriNya didekati oleh seorang pelacur dan menyentuh tubuhNya. Semua itu adalah tindakan kasih, kerendahan hati dan penyembahan.
Bagi Yesus kasih adalah penghapus dosa karena dosa terjadi ketika kasih tidak ada. Sebagaimana malam tercipta ketika matahari menghilang, atau gelap datang ketika cahaya padam. Bila matahari terbit dan cahaya datang, sirnalah kegelapan tergantikan terang.
Bila kasih adalah nyala api yang berkobar dan Roh Kudus adalah sumber api cinta Kristus, mari datang pada Yesus untuk menyalakan api cinta kita agar tidak padam oleh keinginan untuk mencari kesenangan diri dan hanya mau menang sendiri.
Yesus telah mengampuni dan memulihkan martabat kita, mari memperbanyak perbuatan kasih, rela mengampuni dan berani memberi kesempatan baik bagi diri sendiri maupun orang lain untuk memulai baru lagi.
Selamat hari baru. Mari mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan dan sesama.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 19 Sep 2024
Kamis Pekan Biasa XXIV
PF S. Yanuarius, Uskup dan Martir
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mat 11:28
Bacaan Injil: Luk 7:36-50
***********************************
Bait Pengantar Injil
Mat 11:28
Datanglah kepada-Ku,
kalian semua yang letih dan berbeban berat.
Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Bacaan Injil
Luk 7:36-50
Dosanya yang banyak telah diampuni,
karena ia telah banyak berbuat kasih.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada suatu ketika
seorang Farisi mengundang Yesus makan di rumahnya.
Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
Di kota itu ada seorang wanita yang terkenal sebagai orang berdosa.
Ketika mendengar
bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu,
datanglah ia membawa buli-buli pualam berisi minyak wangi.
Sambil menangis ia berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya,
lalu membasahi kaki-Nya dengan air matanya,
dan menyekanya dengan rambutnya.
Kemudian ia mencium kaki Yesus
dan meminyakinya dengan minyak wangi.
Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu,
ia berkata dalam hati,
“Seandainya Dia ini nabi, mestinya Ia tahu,
siapakah dan orang apakah wanita yang menjamah-Nya ini;
Mestinya Ia tahu, bahwa wanita ini adalah orang yang berdosa.”
Lalu Yesus berkata kepada orang Farisi itu,
“Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu.”
Sahut Simon, “Katakanlah, Guru.”
“Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang.
Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
Karena mereka tidak sanggup membayar,
maka utang kedua orang itu dihapuskannya.
Siapakah di antara mereka akan lebih mengasihi dia?”
Jawab Simon,
“Aku sangka, yang mendapat penghapusan utang lebih banyak!”
Kata Yesus kepadanya, “Betul pendapatmu itu!”
Dan sambil berpaling kepada wanita itu,
Yesus berkata kepada Simon, “Engkau melihat wanita ini?
Aku masuk ke dalam rumahmu,
namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku;
tetapi wanita ini membasahi kaki-Ku dengan air mata
dan menyekanya dengan rambutnya.
Engkau tidak mencium Aku,
tetapi sejak Aku masuk, ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.
Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak,
tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
Sebab itu Aku berkata kepadamu,
‘Dosanya yang banyak itu telah diampuni,
karena ia telah banyak berbuat kasih.
Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih!”
Lalu Yesus berkata kepada wanita itu, “Dosamu telah diampuni.”
Orang-orang yang makan bersama Yesus berpikir dalam hati,
“Siapakah Dia ini, maka Ia dapat mengampuni dosa?”
Tetapi Yesus berkata kepada wanita itu,
“Imanmu telah menyelamatkan dikau. Pergilah dengan selamat!”
Demikianlah Sabda Tuhan.
**************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
TUHAN SEDANG MENANTI UNTUK MENGAMPUNI DAN MEMBEBASKANMU
“Dosa hendaknya membuat kita tidak berlari jauh dari Tuhan bersembunyi seperti Adam dan Hawa, tapi sadarlah bahwa saat itulah Tuhan sedang menanti untuk mengampunimu. Inilah kebenarannya; Saat engkau rindu menemui lalu mencari-Nya maka Ia akan membiarkan Diri-Nya ditemui, dan sebagai balasannya, Ia memberkati dan mengampunimu.”
Inilah yang terjadi ketika si perempuan berdosa mencari dan menemui Yesus; Ia menangis dan membasuh kaki Yesus dan meminyakinya, maka sebagai balasnya:”Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih.”( ayat 47 )
Karena itu Firman Tuhan hari ini memberikan beberapa inspirasi kepada kita:
1) Sadarlah bahwa sekecil apa pun dosa, tapi pernah dibuat oleh setiap orang, dan engkau termasuk salah satu pendosa itu;
2) Dosa hendaknya tidak membuat kita malu, lari dan bersembunyi, melainkan mendorong kita untuk mencari dan menemui Tuhan di dalam kamar pengakuan;
3) Di dalam kamar pengakuan, engkau tidak mendengar kata-kata penghakiman, melainkan pengampunan dan pelepasan dari Tuhan lewat para imam-Nya.
Akhirnya ingatlah bahwa sampai saat ini dan kapan pun, Tuhan selalu menantimu saat engkau kembali kepada-Nya lewat pertobatan dan pengakuan jujur di hadapan-Nya, karena sesungguhnya Ia akan lebih dulu mengampunimu sebelum engkau mengakuinya. Itulah Allah Bapa kita, yang penuh rahim dan pengampun.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )