Minggu, 15 September 2024
Sabda Kehidupan
Minggu 15 September 2024
Markus 8:33* (Mrk 8:27-35)
Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: “Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”
Yesus Tuhan Dan Sahabat Sejati Kita
Dengan tepat Petrus menjawab pertanyaan Yesus, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Jawab Petrus, “Engkau adalah Mesias.” Menurut penginjil Matius, Yesus lalu memuji Petrus, menyampaikan bahwa Allah sendiri yang mewahyukan kepadanya siapakah Yesus itu. Yesus bahkan memberinya kepercayaan untuk memegang kunci Kerajaan Surga (Mat 16:15-19).
Tapi mengapa Yesus berbalik memarahi Petrus dan menyebutnya Iblis? Padahal kelihatannya Petrus bermaksud baik agar Yesus dijauhkan dari penderitaan dan salib.
Rupanya Petrus salah mengerti mengenai gambaran Mesias yang diimaninya. Ia berpikir bahwa Mesias, yang adalah Tuhan dan Raja yang diurapi tidak selayaknya menderita dan disalibkan. Mesias harus berada di istana dengan semua fasilitas dan gaya hidup yang menyenangkan. Ia dijaga oleh pengawal yang tidak akan membiarkannya susah dan menderita.
Tapi bagi Yesus, semuanya itu justru membuatNya jauh dari kenyataan hidup manusia biasa yang harus menanggung susah dan derita. Yesus telah turun dari surga untuk ikut mengalami susah senang menjadi manusia. Ia telah mengosongkan diri, rela menjadi miskin, agar kita dipenuhi dengan kasih karunia surgawi dan diperkaya dengan berkat hidup ilahi.
Betapa bahagianya kita mempunyai Tuhan yang mengerti dan turut mengalami susah derita kita. Tuhan yang peduli dan solider mau ikut merasakan suka duka menjadi manusia.
”Ya Yesus, Engku Tuhan dan Allah kami. Engkau Sahabat yang paling mengerti kami. Kuatkan kami untuk merangkul salib dan kesulitan hidup. Bukan untuk kami hindari namun untuk dengan berani kami hadapi karena percaya Engkau tak akan membiarkan kami sendirian menghadapinya. Kami percaya, segala perkara dapat kami tanggung dalam Engkau yang memberi kami kekuatan. Amin.”
Selamat bersyukur di hari Minggu. Yesus Tuhan dan sahabat kita setia menemani kita. ❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 15 Sep 2024
Minggu Pekan Biasa XXIV
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Gal 6:14
Bacaan Injil: Mrk 8:27-35
*************************************
Bait Pengantar Injil
Gal 6:14
Aku sekali-kali tidak mau bermegah,
selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus,
sebab olehnya
dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.
Bacaan Injil
Mrk 8:27-35
Engkau adalah Mesias…!
Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu hari
Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke kampung-kampung
di sekitar Kaisarea Filipi.
Di tengah jalan Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya,
“Kata orang, siapakah Aku ini?”
Para murid menjawab,
“Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis,
ada juga yang mengatakan: Elia,
ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi.”
Yesus bertanya lagi kepada mereka,
“Tetapi menurut kamu, siapakah Aku ini?”
Maka Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias!”
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras
supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia.
Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka,
bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan.
Ia akan ditolak oleh tua-tua,
oleh imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat,
lalu dibunuh, dan bangkit sesudah tiga hari.
Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang.
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur Dia.
Maka berpalinglah Yesus,
dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus,
kata-Nya, “Enyahlah Iblis!
Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah,
melainkan apa yang dipikirkan manusia.”
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya,
dan berkata kepada mereka,
“Setiap orang yang mau mengikut Aku,
harus menyangkal diri, memikul salibnya, dan mengikut Aku.
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya,
ia akan kehilangan nyawanya;
tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil,
ia akan menyelamatkannya.
Demikianlah sabda Tuhan.
************************************
“KATAMU, SIAPAKAH AKU INI?” Luk. 9:20; Mat.16:15
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Mottoku, mu berkaitan dengan Tuhan Yesus: YESUS, ENGKAULAH………..( isi sendiri berdasarkan pengalaman pribadi dengan Yesus)!
Itu adalah pertanyaan Yesus kp Petrus (saya, anda) yang membutuhkan jawaban yg bersifat pribadi, jawaban yang keluar dari pengalaman dan penghayatan hidup pribadi dalam berelasi dg Tuhan, dalam MENGIMANI YESUS. Bukan jawaban berdasarkan iman muluk2, teoritis, iman menurut “kata orang, menurut kata buku yg dibaca tt Yesus, menurut kata pengajaran yg didengar dari orang lain, menurut pengalaman orang, iman menurut kebiasaan saja, “iman katanya, kata orang”. “Kata orang, siapakah Aku ini? Ada yg mengatakan Yohanes Pembaptis, ada yang mengatakan Elia, ada pula yang mengatakan salah seorang dari para nabi. Tetapi APA KATAMU, SIAPAKAH AKU INI?” (Mrk.8: 27-29).
Siapakah sebenarnya Tuhan Yesus menurutku/mu, bukan menurut katanya/kata orang?
Dari dialog Yesus dg para murid dlm Injil hari ini, nyatalah bahwa DALAM HAL BERIMAN DAN MENGIKUTI YESUS, para murid (saya, anda juga) MASIH HARUS BERJUANG utk “MENGUBAH” atau MEMPERKUAT serta MEMPERDALAM PANDANGAN dan KEYAKINAN (iman) mereka (saya,anda) dari hal2 yang “dikatakan orang” kepada APA YG DAPAT DIKATAKAN, DIRASAKAN DIHAYATI, DIALAMI SERTA DIYAKINI SENDIRI.
Sudah sekian lama saya,anda “bergaul” dengan Yesus, mengenal atau mendengar Yesus, tetapi mungkin masih sebatas iman menurut “kata orang”/kebiasaan atau “iman katanya”, iman dari berbagai buku dan pengajaran. Jika sekarang adalah “waktunya” Yesus bertanya kp saya, anda dan meminta suatu “jawaban pribadi” dari sy, anda, “apa kataku, katamu tentang Dia”, APA JAWABANKU, JAWABANMU???
Mari jawab sendiri2 sesuai dg pengalaman hidup saya/anda dalam berelasi dg Tuhan dan sesama SELAMA INI! Harus sejalan dg jawaban Petrus dan dilengkapi dan disempurnakan oleh Yesus sendiri: “Engkau adalah MESIAS (yang diurapi)’, ANAK ALLAH YANG HIDUP…Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan, dan ditolak oleh tua-tua, imam2 kepala dan ahli2 taurat, lalu dibunuh, dan bangkit sesudah tiga hari…Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur Dia..Lalu Yesus memarahi dia: Enyahlah Iblis, karena engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia” Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memukul salibnya, dan mengikut Aku”. (Mrk.8:29-34). Dilengkapi dan disempurnakan dengan mottoku, mu: Yesus, Engkaulah……… ku/mu!!!
Itulah jawaban saya,anda dikala ditanya tentang penghayatan pribadi tentang Yesus dan dgn dasar itu saya, anda hidup dan berkarya di sini saat ini.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya,anda yang mengenal Yesus secara pribadi. Amin.