Selasa, 10 September 2024
Sabda Kehidupan
Selasa 10 September 2024
Lukas 6:12-13 (Luk 6:12-19)
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul.
Kekuatan Doa
Penginjil Lukas sangat menekankan hidup doa Yesus. Doa bagi Yesus adalah perjumpaan pribadi dan intim dengan BapaNya di surga. Apapun yang akan dilakukan Yesus, Ia selalu menyampaikannya kepada BapaNya. Komunikasi dan jalinan relasi yang intim antara Yesus dan BapaNya itulah kekuatan Yesus dan menjadi keselamatan kita yaitu persatuan kita dengan Allah Bapa dan saudara saudari kita se Bapa.
Yesus menghendaki agar kita semua putra putri Allah, mengalami relasi dan keintiman yang sama. Karena itu Yesus mengajarkan doa Bapa Kami agar kita menyapa Allah sebagai Bapa. Doakanlah doa Bapa Kami setiap hari untuk menyempurnakan semua doa kita, maka kita selalu berada dalam pelukan kasih Bapa. Tiada hari tanpa doa Bapa Kami, tiada hari tanpa komunikasi dengan Bapa surgawi kita.
Apapun yang kita sampaikan dalam doa, dalam Nama Yesus, kita serahkan semuanya terjadi sesuai kehendak Allah Bapa kita. “Bukan kehendakku, melainkan kehendakMu-lah yang terjadi.”
Pengalaman Yesus memilih rasul-rasulNya dalam doa, menjadi gambaran yang indah, apa maksudnya doa Yesus ‘terjadilah menurut kehendakMu.’ Ternyata ke 12 murid Yesus adalah gambaran semua karakter manusia, termasuk karakter Yudas Iskariot.
Untuk itulah Yesus datang ke dunia menyelamatkan semua manusia, dengan membaharui perjanjian lama dan menggantinya dengan yang baru, melalui korban salib.
Pengkhianatan Yudas menjadi jalan salib yang harus ditempuh Yesus untuk menebus seluruh umat manusia. Karena itu jangan pernah menyerah oleh pelbagai karakter sesama yang Tuhan hadirkan dalam hidup kita dan jangan pernah putus asa oleh pelbagai peristiwa sedih dan tragis yang menimpa kita. Bila semuanya kita bawa dalam doa, maka semua peristiwa hidup kita menjadi bagian dari rancangan Allah bagi kita untuk teguh dalam iman, pengharapan dan kasih.
”Terjadilah kehendakMu ya Bapa, di atas bumi seperti dalam surga.”
Selamat berkarya, biarlah kehendak Tuhan digenapi dalam setiap langkah kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 10 Sep 2024
Selasa Pekan Biasa XXIII
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Luk 6:12-19
**********************************
Bait Pengantar Injil
Yoh 15:16
Kalian telah Kupilih dari dunia dan Kutetapkan agar pergi dan berbuah,
dan buahmu tinggal tetap.
Bacaan Injil
Luk 6:12-19
Semalam-malaman Yesus berdoa.
Lalu Ia memilih dua belas orang, yang disebut-Nya rasul.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Sekali peristiwa Yesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa.
Semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
Keesokan harinya, ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya
dan memilih dari antara mereka dua belas orang,
yang disebut-Nya rasul.
Mereka itu ialah: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus,
dan Andreas saudara Simon,
Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,
Matius dan Tomas,
Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,
Yudas anak Yakobus,
dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.
Lalu Yesus turun bersama mereka
dan berhenti pada suatu tempat yang datar.
Di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya
dan banyak orang lain
yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem
dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.
Mereka datang untuk mendengarkan Dia
dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka;
juga mereka yang kerasukan roh-roh jahat mendapat kesembuhan.
Dan orang banyak itu berusaha menjamah Dia,
sebab daripada-Nya keluar suatu kuasa,
dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
**************************************
ℍ
“Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.” Luk 6: 12
Seperti dalam peristiwa penting lainnya dalam hidup-Nya, Yesus berdoa sebelum memilih keduabelas rasul, dari antara murid-murid-Nya. Ini adalah saat sangat penting dalam hidup dan pelayanan-Nya. Ia akan mengajar, membentuk, melatih, dan akhirnya akan mengambil risiko untuk mempercayakan misi dan karya-Nya kepada mereka yang tidak sempurna itu. Orang-orang yang dipilih oleh Yesus sebagai rasul-rasul-Nya bukanlah orang-orang yang paling berkualitas, tetapi mereka adalah individu-individu yang tidak sempurna – orang-orang biasa seperti kita – untuk melaksanakan misi-Nya. Ia tahu bahwa mereka tidak selalu melakukan yang terbaik, sebab mereka akan mengalami saat-saat jatuh, takut, pengecut dan bahkan lari meninggalkan Dia. Tetapi, Ia tetap percaya kepada mereka dan misi-Nya akan berhasil sesuai dengan waktu Allah.
Dalam peristiwa-peristiwa penting hidup kita, apakah kita juga mempercayakan keputusan-keputusan kita kepada Allah, atau bersandar pada kemampuan dan kekuatan sendiri? Ada banyak tawaran yang menarik di sekitar kita. Tetapi St. Paulus mengingatkan: “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur,” (Kol 2: 7).
Tuhan, nyalakan semangat doa dalam hati kami. Amin.
Selamat pagi. Semoga dari hari ke hari, kita semakin berakar dalam Kristus. ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC