Kamis, 05 September 2024
Sabda Kehidupan
Kamis 05 September 2024
Peringatan Mother Teresa dari Calcutta
Lukas 5:4-5 (Luk 5:1-11)
Yesus berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”
Masuklah Lebih Dalam
Pada suatu hari di sebuah gerbong kereta api di New York, para penumpang merasa sangat terganggu oleh dua anak kecil yang sedang bermain dan berkejaran ke sana ke mari begitu ribut. Lebih menjengkelkan lagi karena ayahnya hanya duduk diam dan membiarkan anak-anak itu bermain. Ia seakan tak peduli bila mereka telah mengganggu ketenangan orang lain.
Seorang ibu akhirnya memberanikan diri menegur si bapak, “Mengapa kamu membiarkan anak-anakmu seperti itu. Mereka telah mengganggu orang-orang lain di sini.” Si bapak yang kelihatan kelelahan dan murung menjawab, “Mohon maaf atas kelakuan anak-anak saya. Dua hari lalu mereka baru saja kehilangan ibunya.” Semua yang di kereta itu terdiam dan dengan penuh kasih memandang dua anak itu dan membiarkan mereka bermain. Kali ini tanpa merasa terganggu.
Dalam Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk “bertolaklah ke tempat yang dalam.” Suatu ajakan iman yang penuh makna untuk selalu masuk ke kedalaman hati. Baik ke kedalaman hati sendiri untuk berefleksi dan menguji batin, maupun ke kedalaman hati orang lain untuk lebih memahami mereka.
Tidak jarang kita terlalu cepat menghakimi, mengambil kesimpulan sendiri tanpa memahami pergumulan hati dan persoalan serta beban hidup orang lain. Kita menaruh pikiran kita sendiri pada orang lain tanpa mendengarkan ungkapan hati mereka.
”Ya Yesus bantulah kami untuk dapat masuk ke dalam hati untuk memeriksa batin kami agar tak mudah curiga atau berprasangka. Terlebih lagi agar suara hati kami menjadi semakin jernih. Biarlah pikiranMu menjadi pikiranku, suara hatiMu menjadi suara hatiku juga. Semoga aku semakin dalam mengenal dan semakin tulus mencintai.”
Selamat hari baru. Bertolaklah ke kedalaman hati bersama Yesus❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 05 Sep 2024
Kamis Pekan Biasa XXII
PF S. Teresa dari Kalkuta, Biarawati
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mat 4:19
Bacaan Injil: Luk 5:1-11
************************************
Bait Pengantar Injil
Mat 4:19
Mari, ikutilah Aku, sabda Tuhan,
dan kalian akan Kujadikan penjala manusia.
Bacaan Injil
Luk 5:1-11
Mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Yesus.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada suatu ketika Yesus berdiri di pantai danau Genesaret.
Orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan sabda Allah.
Yesus melihat dua perahu di tepi pantai.
Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.
Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon,
dan menyuruh dia supaya menolakkan perahu itu sedikit jauh dari pantai.
Lalu Yesus duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.
Setelah berbicara, Ia berkata kepada Simon,
“Bertolaklah ke tempat yang dalam
dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.”
Simon menjawab,
“Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras
dan kami tidak menangkap apa-apa.
Tetapi atas perintah-Mu aku akan menebarkan jala juga.”
Dan setelah mereka melakukannya,
mereka menangkap ikan dalam jumlah besar,
sehingga jala mereka mulai koyak.
Lalu mereka memberi isyarat
kepada teman-temannya di perahu yang lain,
supaya mereka datang membantu.
Maka mereka itu datang,
lalu mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
Melihat hal itu Simon tersungkur di depan Yesus dan berkata,
“Tuhan, tinggalkanlah aku, karena aku ini orang berdosa.”
Sebab Simon dan teman-temannya takjub
karena banyaknya ikan yang mereka tangkap.
Demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus,
yang menjadi teman Simon.
Yesus lalu berkata kepada Simon,
“Jangan takut. Mulai sekarang engkau akan menjala manusia.”
Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat,
mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikuti Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
***************************************
TUHAN MEMBERIKAN ANUGERAH DAN BERKAT (MUKJIZATNYA) SEJALAN/SETIMPAL JUGA DENGAN USAHA/KERJA KERAS DAN PERJUANGAN SAYA/ANDA
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Tuhan Yesus mengajak para muridNya utk terus menerus berjuang, bekerja, berusaha bahkan lebih LEBIH KERAS lagi, meskipun kelihatannya “sukses/hasil” yg diperjuangkan/diharapkan itu hampir sirna atau bahkan tidak dicapai. Kalau orang MAU TERUS BERJUANG…, BERJUANG TERUS…, TIDAK HENTI HENTI BERJUANG maka orang akan mendapatkan “sesuatu” yg diharapkan, bahkan SESUATU YANG TIDAK DISANGKA2KAN atau diharapkannya (mendapatkan “mukjizat”).
Hal itulah yg dialami Simon Petrus dkk dalam Injil hari ini. Yesus berkata kp Simon:”Bertolaklah ke tempat yg dalam dan tebarkanlah jalamu utk menangkap ikan. Kata Simon: Guru, telah sepanjang malam kami BEKERJA KERAS dan kami TIDAK MENANGKAP APA2, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga. Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan… “(Luk. 5:4-6).
Simon Petrus sepertinya meragukan perintah itu. Alasan rationalnya: Yesus anak tukang kayu, bukan nelayan, dan harus menuruti perintahNya dalam hal menangkap ikan. Sepanjang malam tdk menangkap ikan apa2, padahal malam adalah waktu yg terbaik utk tangkap ikan, bukan pagi hari atau siang hari. Tempat yg dalam, juga bukan tempat yg baik utk tangkap ikan, kecuali kalau punya jala yang besar, panjang, dan lebar sekali. Tetapi satu hal yg luar biasa, sekalipun ia mempunyai alasan2 rational itu, ia tetap MENAATI DAN MELAKUKAN PERINTAH ITU. Dan Simon Petrus mendapatkan banyak ikan.
Simon Petrus berani dan mau berjuang/bekerja/berusaha sekuat tenaga utk MENEBARKAN LAGI jalanya ke tempat yg LEBIH JAUH DAN LEBIH DALAM LAGI, ia mendapatkan banyak ikan, hasil, sukses. Saya/anda harus berani dan mau BERJUANG/BEKERJA/BERUSAHA KERAS! Berani MENGAMBIL RISIKO. Jangan berjuang hanya dg mengandalkan kekuatan sendiri. Simon Petrus gagal tangkap ikan, krn berjuang sendiri.
Libatkan Tuhan!! JANGAN JUGA HANYA MENGANDALKAN TUHAN TANPA SEDIKITPUN BERJUANG ATAU BERUSAHA ATAU BERKERINGAT. Tetap dibutuhkan usaha/perjuangan/”keringat” manusiawi saya/anda! Bersama Tuhan:Berjuanglah terus!! Teruslah bekerja keras bersama Tuhan!! Bukankah Tuhan selalu memberikan anugerah, rahmat, kekuatan, berkat, mukjizatNya sesuai atau SETIMPAL JUGA dg tingkat usaha, perjuangan, jerih payah, ‘keringat” saya/anda juga?
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya/anda sekalian yang telah berjuang dan bekerja keras bersama dengan Tuhan dalam menjalankan hidup ini. Amin.