Kamis, 15 Agustus 2024
Sabda Kehidupan
Kamis 15 Agustus 2024
Matius 18:21-22 (Mat 18:20 – 19:1)
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali..”
Mengampuni Seperti Allah Mengampuni Kita
Sesungguhnya mengampuni sampai 7 kali sudah sangat lengkap. Bila seminggu ada 7 hari, maka setiap hari ada pengampunan. Tapi berhitung seperti ini tidaklah cukup. Apalagi kita akui dengan jujur, hitungan normal kita dalam mengampuni hanyalah 3 kali. Pada hitungan ke 2 kita sudah berkata: last one! Terakhir! Jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama!
Berhitung seperti ini dalam hal berbelaskasih kepada sesama tentu bukanlah sifat Allah. Yesus mengajak kita untuk menjadikan karakter belaskasih Allah menjadi karakter kita. Kata Yesus, “haruslah kamu sempurna seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” (Mat 5:48).
Tentu hal ini sangatlah tidak mudah mengingat keterbatasan manusiawi kita dalam hal mengampuni. Oleh begitu banyaknya pengalaman luka batin dengan orang yang terus melukai kita, sangat sulit bagi kita untuk mengampuni.
Oleh sebab itu ketika berat hati dalam mengampuni, datanglah pada Yesus memohon padaNya agar hati kita menjadi seperti hatiNya yang penuh belaskasih. Dalam doa kita berkata:
”Ya Yesus beri aku kekuatan yang sama ketika di atas kayu salib Engkau rela mengampuniku sekalipun aku telah ikut menyalibkanMu karena dosa-dosaku. Hanya oleh rahmatMu aku mampu mengampuni. Bantu aku untuk tidak berhitung dalam memgampuni. Jadikanlah hatiku seperti hatiMu. CintaMu untuk memgampuni menjadi cintaku juga. Amin.”
Kiranya rahmat pengampunan Allah selalu menguatkan kita dalam mengampuni. Selamat hari baru.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 15 Agt 2024
Kamis Pekan Biasa XIX
PF S. Tarsisius, Martir Ekaristi. Pelindung putra-putri altar dan penerima komuni pertama.
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mzm 119:135
Bacaan Injil: Mat 18:21-19:1
*****************************************
Bait Pengantar Injil
Mzm 119:135
Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu,
dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
Bacaan Injil
Mat 18:21-19:1
Aku berkata kepadamu,
‘Bukan hanya sampai tujuh kali,
melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali
kalian harus mengampuni.’
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa datanglah Petrus kepada Yesus dan berkata,
“Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku
jika ia berbuat dosa terhadap aku?
Sampai tujuh kalikah?”
Yesus menjawab,
“Bukan hanya sampai tujuh kali,
melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”
Sebab hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang raja
yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
Setelah ia mulai mengadakan perhitungan,
dihadapkanlah kepadanya
seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
Tetapi karena orang itu tidak mampu melunasi utangnya,
raja lalu memerintahkan,
supaya ia beserta anak isteri dan segala miliknya dijual
untuk membayar utangnya.
Maka bersujudlah hamba itu dan menyembah dia, katanya,
“Sabarlah dahulu, segala utangku akan kulunasi.”
Tergeraklah hati raja oleh belas kasihan akan hamba itu,
sehingga hamba itu dibebaskannya, dan utangnya pun dihapuskannya.
Tetapi ketika hamba itu keluar,
ia bertemu dengan seorang hamba lain
yang berutang seratus dinar kepadanya.
Kawan itu segera ditangkap dan dicekik, katanya,
“Bayarlah hutangmu!
Maka sujudlah kawan itu dan minta kepadanya,
“Sabarlah dahulu, utangku itu akan kulunasi.
Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya ke dalam penjara
sampai semua utangnya ia lunasi.
Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih,
lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.
Kemudian raja memerintahkan memanggil orang itu
dan berkata kepadanya,
“Hai hamba yang jahat! Seluruh utangmu telah kuhapuskan
karena engkau memohonnya.
Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu
seperti aku telah mengasihani engkau?”
Maka marahlah tuannya
dan menyerahkan dia kepada algojo-algojo,
sampai ia melunasi seluruh utangnya.
Demikian pula Bapa-Ku yang di surga akan berbuat terhadapmu,
jika kalian tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”
Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya
berangkatlah Ia dari Galilea,
dan tiba di daerah Yudea, di seberang sungai Yordan.
Demikianlah sabda Tuhan.
*****************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA KOTA AMBON MANISE
PENGAMPUNAN YANG MEMBEBASKAN DIRI DAN JIWAMU
“Setiap kali kita rela mengampuni maka rantai-rantai dendam dan sakit hati terlepas satu demi satu dari jiwa dan pikiran kita. Dan tahukah engkau bahwa sesaat ketika kita rela mengampuni maka Allah terharu kagum memandang kita yang mengampuni karena saat itulah Ia melihat Diri dan hati-Nya di dalam diri dan hati kita. O, betapa bahagianya jiwa yang rela mengampuni.”
Pagi ini Tuhan menegaskan lagi syarat dan tujuan kita diampuni oleh-Nya. Kata-Nya: “Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?” ( ayat 20 )
Karena itu Firman Tuhan hari ini memberikan beberapa inspirasi kepada kita:
1) Percayalah dirimu bahwa Anda memiliki kemampuan untuk mengampuni sesama yang bersalah dan yang telah melukaimu separah dan sesakit apa pun luka yang mereka torehkan pada hati, pikiran dan rasamu saat ini;
2) Satu-satunya cara agar Anda terbebas dari dendam dan sakit hati adalah dengan mengampuni;
3) Sadarlah bahwa yang pertama-tama menerima manfaat mengampuni adalah kita yang rela mengampuni.
Akhirnya, ingatlah bahwa sesaat ketika engkau rela mengampuni maka saat itulah engkau mirip dengan Allah Penciptamu.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )