Sabtu, 03 Agustus 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 03 Agustus 2024
Matius 14:3-4,10 (Mat 14:1-12)
Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya. Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: “Tidak halal engkau mengambil Herodias!” Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara.
Pemenang Sejati Di Mata Allah
Betapa malang nasib Yohanes Pembaptis yang di awal hidupnya dikisahkan begitu ajaib karena campur tangan Allah yang menghadirkan seorang anak bagi Elisabet dan Zakaria yang sudah lanjut usia.
Sebagaimana sebuah kisah kehidupan, kita berharap akan sebuah ‘happy ending’ atau akhir bahagia. Tapi begitu tragis akhir hidup Yohanes Pembaptis, mati dipenggal kepalanya oleh Raja Herodes. Hal yang sama dialami Yesus yang dibunuh di atas kayu salib.
Di mata manusia kematian mereka adalah sebuah kekalahan. Tapi tidaklah demikian di mata Allah. Apa yang semula dipandang sebagai akhir yang tragis dan menyedihkan serta kekalahan yang menyakitkan, ternyata adalah kemenangan kebenaran dan kebaikan atas kejahatan dan dosa.
Jalan pengorbanan dan salib telah menjadi jalan penyelamatan umat manusia. Memang hidup ini begitu kejam kata orang. Namun kita tetap percaya bahwa dalam perspektif Allah, hidup ini begitu berarti sekalipun begitu singkat. Yesus dan Yohanes Pembaptis menunjukkan kepada kita bahwa hidup kita tidaklah berakhir di dunia ini melainkan berlanjut dalam rumah Bapa di Surga, tujuan hidup kita yang sebenarnya.
Herodes merasa menang saat di dunia, tapi justru pemenang yang sejati adalah Yohanes Pembaptis. Ia tetap hidup selamanya.
Pemenang sejati adalah para pencinta kebenaran, para kekasih Allah yang tetap berjalan di jalan yang lurus dan benar sekalipun ia berjalan sendirian.
Mari ikut jejak Yohanes Pembaptis, membawa orang pada Yesus dan terus berjuang dengan berani membela kebenaran.
Selamat berakhir pekan. Yesus menemani kita, Roh KudusNya menguatkan kita. ❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 03 Agt 2024
Sabtu Pekan Biasa XVII
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mat 5:10
Bacaan Injil: Mat 14:1-12
************************************
Bait Pengantar Injil
Mat 5:10
Berbahagialah yang dikejar-kejar karena taat kepada Tuhan,
sebab bagi merekalah Kerajaan Surga.
Bacaan Injil
Mat 14:1-12
Herodes menyuruh memenggal kepala Yohanes Pembaptis,
kemudian murid-murid Yohanes memberitahukan hal itu kepada Yesus.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa sampailah berita tentang Yesus
kepada Herodes, raja wilayah.
Maka ia berkata kepada pegawai-pegawainya,
“Inilah Yohanes Pembaptis.
Ia sudah bangkit dari antara orang mati
dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya.”
Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes,
membelenggunya dan memenjarakannya,
berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus, saudaranya.
Sebab Yohanes pernah menegor Herodes,
“Tidak halal engkau mengambil Herodias!”
Herodes ingin membunuhnya,
tetapi ia takut kepada orang banyak
yang memandang Yohanes sebagai nabi.
Tetapi pada hari ulang tahun Herodes,
menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka
dan menyenangkan hati Herodes,
sehingga Herodes bersumpah
akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.
Maka setelah dihasut oleh ibunya, puteri itu berkata,
“Berikanlah kepadaku di sini kepala Yohanes Pembaptis
di sebuah talam.”
Lalu sedihlah hati raja.
Tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya,
diperintahkannya juga untuk memberikannya.
Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara,
dan membawanya di sebuah talam,
lalu diberikan kepada puteri Herodias,
dan puteri Herodias membawanya kepada ibunya.
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis
mengambil jenazah itu dan menguburkannya.
Lalu pergilah mereka memberitahu Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
************************************
BERANI DAN RAJIN BERBAGI KASIH, BERBUAT BAIK dan BENAR DAN MEMBAWA DAMAI DAN BERKAT UTK ORANG LAIN
(RD John Tanggul, Paroki Wangkung,Keuskupan Ruteng)
Yohanes Pembabtis dibunuh
Kebencian dan irihati terhadap orang lain bisa berujung pada tindakan brutal, sadis bahkan “membunuh”, entah membunuh benaran ataupun “membunuh” dalam bentuk lain seperti dalam bentuk perbuatan yg merugikan orang lain. Itulah yg terjadi dalam kehidupan manusia sejak awal mula sampai saat ini. Sungguh sedih kalau mendengar dan menyaksikan kenyataan ini terjadi di sekitar saya, anda. Dlm media sosial dan media elektronik sering diperlihatkan kp saya, anda.
Dlm Injil hari ini Yohanes Pembaptis dibunuh karena Herodes dan Herodias dan anaknya membenci, jengkel, iri hati kp Yohanes Pembaptis, sang Nabi yg sangat mencintai kebaikan, kebenaran, cintakasih. Yohanes Pembaptis berani “menegur” Herodes yg berbuat jahat (mengambil istri saudaranya). Dgn berbagai cara yg brutal ia berusaha utk membalas dendam kp Yohanes Pembaptis, dan akhirnya dg cara yg sadis membunuh Yohanes pembaptis pada pesta hari ulang tahunnya.
Benci, iri hati dan dendam kesumat sungguh bertentangan dengan kehendak Allah. Allah yg adalah KASIH telah, sedang dan akan SELALU MENGAJARKAN KASIH, KEBAIKAN, KEBENARAN, KEADILAN kp saya,anda. Allah menganugerahkan KEHIDUPAN kp saya, anda, BUKAN KEMATIAN. Kehidupan saya, anda dapat diberikan kp orang lain dengan saling BERBAGI KASIH dan RAJIN BERBUAT BAIK DAN BENAR. Jauhilah sikap dan rasa iri, benci, dendam dlm kamus hidup saya, anda “now n here”! Jadilah pembawa damai dan berkat bagi orang lain.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang berani dan rajin berbagi kasih dan berbuat baik dan benar serta rajin membawa damai dan berkat bagi orang lain. Amin.