Selasa, 16 Juli 2024
Sabda Kehidupan
Selasa 16 Juli 2024
Matius 11:20,23 (Mat 11:20-24)
”Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.”
Masih Adakah Yesus Di Hati Kita?
Kota Kapernaum begitu dekat di hati Yesus. Ada 5 muridNya yang berasal dari Kapernaum yakni Petrus dan Andreas, Yakobus dan Yohanes serta Matius. Yesus tinggal cukup lama di sana dan melakukan banyak mujizat.
Beberapa mujizat terkenal yang dilakukan Yesus di Kapernaum antara lain: Yesus membangkitkan anak perempuan Jairus, kepala rumah ibadah yang telah mati. (Markus 5:22; Lukas 8:41). Di sana Yesus membebaskan orang yang kerasukan setan di sinagoga (Markus 1:21-28).
Kisah orang lumpuh yang diturunkan dari atap rumah dan sembuh juga terjadi di kota ini (Markus 2:1-12). Ada juga kisah para murid menangkap ikan sangat banyak dengan cara yang ajaib (Lukas 5:1-11). Kisah uang empat dirham dalam mulut ikan yang ditangkap Petrus untuk membayar pajak bait Allah juga terjadi di Kapernaum. (Matius 17:24-27).
Di kota ini Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira Romawi yang lumpuh (Matius 8:5-13). Ia juga menyembuhkan anak seorang pegawai istana Raja Herod Antipas (Yohanes 4:46-54).
Betapa istimewa kota Kapernaum ini sehingga begitu banyak mujizat terjadi di sana. Sayang penduduk kota ini hanya melihat Yesus sebagai pembuat mujizat atau tukang sulap dan bukan sebagai Mesias yang dijanjikan Allah untuk menebus dan menyelamatkan mereka dari dosa dan maut.
Yesus tidak ada di hati mereka yang telah tertutup oleh sikap acuh dan hanya mencari kepentingan diri sendiri. Mereka mencari Yesus hanya untuk mengalami mujizat. Benarlah nubuat Yesus, pada tahun 750 Masehi, kota ini hancur dan tinggal puing hingga kini.
Jangan sampai hal ini terjadi dengan kita yang begitu dekat dengan Sabda Tuhan namun Yesus tidak tinggal di hati. Yesus tidak punya tempat di hati kita karena kita sibuk dengan banyak hal, dan begitu banyak kegiatan yang kita lakukan tanpa melibatkan Tuhan di dalamnya, termasuk kegiatan gerejani yang hanya mengejar tujuan popularitas semata. Atau kita mencari Tuhan hanya pada saat terdesak atau waktu kita butuh.
”Ya Yesus tinggallah di hati kami, di rumah kami, dalam keluarga kami. Jangan biarkan kami terpisah dariMu.”
Selamat hari baru. Mari berjalan selalu bersama Yesus.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 16 Jul 2024
Selasa Pekan Biasa XV
PF S.P. Maria di Gunung Karmel
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8ab
Bacaan Injil: Mat 11:20-24
***********************************
Bait Pengantar Injil
Mzm 95:8ab
Hari ini janganlah bertegar hati
tetapi dengarkanlah sabda Tuhan.
Bacaan Injil
Mat 11:20-24
Pada hari penghakiman,
tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan daripada tanggunganmu.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa
Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat,
meskipun di sana Ia melakukan paling banyak mujizat.
Ia berkata, “Celakalah engkau, Khorazim!
Celakalah engkau Betsaida!
Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat
yang telah Kulakukan di tengah-tengahmu,
pasti sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
Tetapi Aku berkata kepadamu,
‘Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon
akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.’
Dan engkau, Kapernaum,
apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit?
Tidak! Engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!
Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat
yang telah terjadi di tengah-tengahmu,
kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini.
Maka Aku berkata kepadamu,
‘Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom
akan lebih ringan dari pada tanggunganmu’.”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA SAUMLAKI BUMI DUAN LOLAT, TANIMBAR
Injil : Mat. 11 : 20 – 24
PERTOBATAN ADALAH CARA TERBAIK MENGHINDAR DARI HUKUMAN
“Pertobatan tidak hanya menjadi syarat mendapatkan pengampunan, melainkan juga menjadi cara terbaik untuk terhindar dari pengampunan. Maka pilihan untuk dihukum atau tidak di akhir hidup tergantung pada pilihan setiap orang.”
Yesus mengancam kebebalan hati orang-orang yang tidak mau bertobat dalam dalam Injil pagi ini: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.” ( ayat 21 ) Semuanya ini diingatkan oleh Yesus karena Dia tidak ingin kita menerima hukuman selagi masih ada cara untuk menghindarinya.
Pelajaran penting bagi kita di pagi ini yakni:
1) Jangan mengharapkan Mujizat terjadi agar engkau bertobat, tetapi sesaat ketika engkau bertobat maka itulah Mujizat yang sesungguhnya;
2) Kebebalan hati untuk tidak bertobat hanya mendatangkan hukuman bagimu. Sebaliknya pertobatan akan membebaskanmu dari hukuman ilahi;
3) Sesaat ketika engkau bertobat maka engkau akan menjadi teladan dan contoh terbaik bagi sesamamu yang mau merintis jalan pertobatan mereka.
Mendapatkan mahkota surga atau menerima siksaan neraka sangat tergantung pada pilihanmu di dunia ini.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )