Kamis, 11 Juli 2024
Kalender Liturgi 11 Jul 2024
Kamis Pekan Biasa XIV
PW S. Benediktus, Abas
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mrk 1:15
Bacaan Injil: Mat 10:7-15
***********************************
Bait Pengantar Injil
Mrk 1:15
Kerajaan Allah sudah dekat.
Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.
Bacaan Injil
Mat 10:7-15
Kalian telah memperoleh dengan cuma-cuma,
maka berilah pula dengan cuma-cuma.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Pada waktu itu Yesus bersabda kepada kedua-belas murid-Nya,
“Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati;
tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan.
Kalian telah memperolehnya dengan cuma-cuma,
karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Janganlah kalian membawa emas atau perak atau tembaga
dalam ikat pinggangmu.
Janganlah kalian membawa bekal dalam perjalanan,
janganlah kalian membawa baju dua helai, kasut atau tongkat,
sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
Apabila kalian masuk kota atau desa,
carilah di situ seorang yang layak,
dan tinggallah padanya sampai kalian berangkat.
Apabila kalian masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke kepadanya,
jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Dan apabila seorang tidak menerima kalian
dan tidak mendengarkan perkataanmu,
keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu,
dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
Aku berkata kepadamu:
Sungguh, pada hari penghakiman
tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya
dari pada kota itu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************************************
Sabda Hidup
“Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” [Mat 10: 8]
Hari ini, kita peringati Santo Benediktus. Hidupnya adalah sebuah kesaksian akan Injil, yang ditandai dengan cinta kasih, kerendahan hati dan kesetiaan. Biara-biara Benediktin yang ia dirikan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan budaya. Pengaruhnya sangat penting dalam perkembangan peradaban dan budaya di Eropa. Santo Benediktus, pelindung Eropa dan monastisisme Barat, terus menginspirasi kita dengan doa dan karya untuk perdamaian.
Tuhan menghendaki agar para muridnya bersyukur dan bermurah hati. Dalam masyarakat saat ini, kemurahan hati yang sejati adalah hal yang langka karena segala sesuatu tampaknya memiliki motif tersembunyi. “Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” Seberapa sering kita menghargai apa yang telah diberikan kepada kita? Kesulitan untuk melihat kebaikan dalam hidup kita, mungkin disebabkan oleh budaya konsumerisme atau sifat manusia yang egois.
Kerajaan Allah dimaksudkan untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada semua orang, tanpa mengharapkan balasan apapun. Pesan Injil adalah hadiah paling berharga yang tidak ternilai dan harus diberikan tanpa pamrih. Misi untuk membagikan sukacita Injil adalah milik semua orang, bukan hanya untuk para teolog dan mereka yang ditahbiskan.
Misi untuk membagikan Injil adalah tentang “mengalah”, melepaskan posisi kita atau preferensi kita dengan senang hati. Untuk membagikan Injil perlu menjadi pendengar yang sabar, berbicara dengan kerendahan hati, dan tidak menjadikan “saya” sebagai fokus pembicaraan. Bahkan dalam aktivitas sehari-hari kita dapat membagikan sukacita Injil dengan memberikan per-HATI-an kepada sesama, dengan memberikan pertolongan dan melakukan bantuan kecil dengan sukacita dan ringan hati.
Ya Allah, Engkau mengutus kami semua untuk mewartakan kerajaan-Mu dengan cara kami menghidupi Injil Yesus Kristus, Putra-Mu. Berikanlah kami semangat misi dan jangan biarkan kekhawatiran hari ini atau beban harta benda menghalangi kami untuk mewartakan sukacita Injil. Amin.
Selamat beraktivitas. Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan surga sudah dekat…. ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC