Minggu, 30 Juni 2024
Sabda Kehidupan
Minggu 30 Juni 2024
Hari Minggu Biasa XIII
Markus 5:34 (Mrk 5:21-43)
Kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”
Iman Yang Menyembuhkan
Dikisahkan oleh penginjil Markus bahwa seorang perempuan yang sudah 12 tahun menderita sakit pendarahan, sembuh seketika, saat ia menjamah jubah Yesus.
Tidak seperti biasanya orang datang kepada Yesus dan menyampaikan permohonan secara lisan, perempuan ini hanya berucap dalam hatinya, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Sentuhan kecil di ujung jubah Yesus oleh tangan penuh pengharapan dan iman, menarik keluar energi ilahi kasih Allah dalam diri Yesus langsung meresap ke seluruh tubuhnya dan ia sembuh! Bahkan bukan hanya kesembuhan yang ia dapatkan, lebih dari itu, ia mendapatkan keselamatan. Dengan penuh kasih Yesus bersabda, “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”
Perempuan itu sembuh. Jiwa dan raganya. Hidupnya dipulihkan seutuhnya oleh Yesus.
Mari datang selalu pada Yesus. Jamahlah hatiNya dengan doa yang penuh iman. Kita percaya Yesus tetap sama, dahulu sekarang dan sampai selamanya. Ia memberi anugerah jauh melampaui apa yang kita harapkan. Kita minta rejeki, Yesus memberikan kita Roh KudusNya, RohNya sendiri yang menjadi jawaban untuk semua doa kita.
Kita minta kesembuhan, Yesus memberikan kita keselamatan, yakni persatuan kita denganNya sampai kekal. Ia menjadi Pokok Anggur, kita menjadi rantingNya. Hidup Yesus menyatu dengan hidup kita.
Tinggallah dalam Dia dan Dia dalam kita. Percayalah, Yesus sanggup memulihkan kita dan menuntun kita pada jalan keselamatan, yakni persatuan kita denganNya dalam suka dan duka.
Selamat hari Minggu. Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.❤
Ps Revi Tanod Pr
ℍ
Minggu, 30 Juni 2024, Minggu Biasa XIII Tahun B
Bacaan: Keb. 1:13-15; 2:23-24; Mzm. 30:2,4,5-6,11,12a,13b; 2Kor. 8:7,9,13-15; Mrk. 5:21-43 (panjang) atau Mrk. 5:21-24,35b-43 (singkat).
“Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” [Mrk 5: 34]
Dua musuh besar dalam hidup adalah kematian dan penyakit. Hampir setiap dari kita takut akan keduanya. Apakah kita yakin bahwa Allah juga pro-kehidupan, bahwa Dia adalah musuh kematian? Bahkan Perjanjian Lama meyakinkan kita: “Maut tidak diciptakan oleh Allah.”
Sabda Tuhan hari ini menegaskan bahwa Allah menghendaki kehidupan. Injil hari ini menceriterakan dua mukjizat Tuhan kita, yaitu penyembuhan seorang perempuan yang menderita penyakit pendarahan kronis dan kembalinya anak perempuan Yairus yang sudah mati kepada kehidupan. Mukjizat-mukjizat ini menunjukkan kepada kita bahwa, seperti yang digambarkan oleh Allah dalam Kitab Kebijaksanaan hari ini, Yesus menghendaki kehidupan, dan menghendaki kehidupan yang utuh bagi semua anak-anak Allah, dan menggunakan kuasa Ilahi dan Belas Kasihan yang tak terbatas sebagai Juruselamat kita. Mujizat-mujizat ini dilakukan oleh Yesus sebagai anugerah atas iman seorang kepala rumah ibadat dan seorang perempuan yang mengalami pendarahan. Meskipun iman kepala rumah ibadat itu mungkin cacat, dan iman perempuan itu mungkin sedikit berbau takhayul, Yesus menghargai iman yang mereka miliki dengan memberikan kesehatan dan kehidupan.
Dalam Ekaristi, kita memiliki kesempatan untuk menyentuh-Nya dan dalam kehidupan semua orang di sekitar kita, kita memiliki kesempatan untuk menyentuh gambar Allah. Untuk diselamatkan, yang perlu kita lakukan adalah menyentuh Dia dalam sakramen-sakramen, dalam Firman Tuhan dan dalam kehidupan orang-orang di sekitar kita. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan atas karunia kesehatan yang luar biasa dan menggunakannya untuk melakukan tindakan-tindakan “pro-kehidupan” – mempromosikan budaya kehidupan dan melawan budaya kematian dalam segala bentuknya.
Bapa segala yang bernafas dan hidup, Putera-Mu Yesus Kristus telah menjamah orang-orang dan mereka disembuhkan serta diberi hidup. Biarlah Dia memegang tangan kami dan membangkitkan kami dari dosa dan keputusasaan. Biarlah Dia menyentuh kami dengan tubuh dan darah-Nya dan membuat kami disegarkan serta menjadi baru lagi untuk menjalani hidup-Nya dan menempuh jalan-Nya. Biarlah Dia menyentuh kami dengan kehangatan kasih-Nya agar kasih kami dapat menghidupkan k/embali orang lain, terutama mereka yang miskin dan menderita. Amin.
Selamat Hari Minggu. Perjuangkan kehidupan! ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC