Sabtu, 22 Juni 2024
Kalender Liturgi 22 Jun 2024
Sabtu Pekan Biasa XI
PF S. Yohanes Fisher, Uskup, dan S. Tomas More, Martir
PF S. Paulinus dari Nola, Uskup
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: 2Kor 8:9
Bacaan Injil: Mat 6:24-34
**********************************
Bait Pengantar Injil
2Kor 8:9
Yesus Kristus telah menjadi miskin, sekalipun Ia kaya,
agar berkat kemiskinan-Nya, kalian menjadi kaya.
Bacaan Injil
Mat 6:24-34
Janganlah kuatir akan hari esok.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit, berkatalah Yesus,
“Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan.
Karena jika demikian,
ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain,
atau ia akan setia kepada yang seorang
dan tidak mengindahkan yang lain.
Kalian tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.
Karena itu Aku berkata kepadamu:
Janganlah kuatir akan hidupmu,
apa yang hendak kalian makan atau minum,
dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu,
apa yang hendak kalian pakai.
Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan,
dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian?
Pandanglah burung-burung di langit,
yang tidak menabur dan tidak menuai,
dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung,
toh diberi makan oleh Bapamu yang di surga.
Bukankah kalian jauh melebihi burung-burung itu?
Siapakah di antara kalian
yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja
pada jalan hidupnya?
Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian?
Perhatikanlah bunga bakung di ladang,
yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal.
Namun Aku berkata kepadamu,
Salomo dalam segala kemegahannya pun
tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang,
yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api,
tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kalian,
hai orang yang kurang percaya?
Maka janganlah kamu kuatir dan berkata,
‘Apakah yang akan kami makan?
Apakah yang akan kami minum?
Apakah yang akan kami pakai?’
Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.
Akan tetapi Bapamu yang di surga tahu,
bahwa kalian memerlukan semuanya itu.
Maka carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari esok,
karena hari esok mempunyai kesusahannya sendiri.
Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************************************
ℍ
“Janganlah kuatir akan hidupmu.” [Mat 6: 25]
Dalam Injil, Yesus mengundang kita untuk memprioritaskan hubungan kita dengan Tuhan di atas kekhawatiran. Di dunia di mana banyak orang terobsesi untuk mengumpulkan kekayaan, kita diajak untuk membuat pilihan untuk memprioritaskan kesejahteraan rohani kita.
Ingatlah bahwa uang dan harta benda terkadang bisa menjadi begitu penting bagi kita sampai-sampai menggantikan apa yang benar-benar berharga. Namun, penting untuk diketahui bahwa kasih Tuhan jauh lebih berharga daripada apa pun yang dapat dibeli dengan uang. Yesus mengatakan kepada kita untuk tidak mengkhawatirkan hal-hal mendasar seperti makanan, minuman, dan pakaian. Dia menunjukkan bahwa burung-burung tidak tidak menabur dan tidak menuai, namun mereka disediakan oleh Tuhan. Dia juga berkata, betapa indahnya bunga bakung, meskipun mereka tidak bekerja untuk mendapatkan keindahannya. Jadi, kita dapat percaya bahwa Tuhan akan memelihara dan menyediakan apa yang kita butuhkan.
Jika Tuhan merawat burung-burung dan bunga-bunga dengan sangat baik, betapa Dia peduli dengan kita, mahkota segala ciptaan-Nya! Dia ingin kita percaya bahwa segala sesuatu yang kita butuhkan akan disediakan. Daripada menjadi terlalu khawatir dengan kebutuhan kita sehari-hari, Yesus mengajak kita untuk fokus mencari jalan hidup Tuhan dan melakukan apa yang benar. Dia mengundang kita untuk memprioritaskan hubungan kita dengan Tuhan dengan mencari Dia dalam doa, Kitab Suci, dan tindakan kasih. Hari esok akan membawa keprihatinannya sendiri. Hiduplah sepenuhnya di masa sekarang dan percayalah bahwa kasih karunia Tuhan akan menopang kita.
Pilihlah Tuhan ketimbang kekhawatiran, carilah kerajaan-Nya, dan hiduplah setiap hari dengan iman, dengan mengetahui bahwa Dia yang memegang hari esok kita. “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Semoga hari Anda dipenuhi dengan kedamaian, tujuan, dan keharuman kasih ilahi.
Tuhan, aku berdoa agar aku dapat hidup sepenuhnya saat ini dan percaya bahwa Engkau akan menjaga hari esok.
Selamat beraktivitas hari ini, dalam kepercayaan penuh kepada-Nya. ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC