Jumat, 21 Juni 2024
Sabda Kehidupan
Jumat 21 Juni 2024
Matius 6:19-20 (Mat 6:19-23)
”Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.”
Mengumpulkan Harta Surgawi
Almarhum Bob Sadino (1933-2015), adalah seorang pengusaha sukses Indonesia yang nyentrik namun sederhana. Sekalipun kaya, ia menyadari manakah sebenarnya kekayaan sejati itu. Kiranya apa yang dikatakan Bob Sadino membantu kita memahami apa yang dimaksud Yesus dengan pentingnya “mengumpulkan harta surgawi.”
Kata Bob Sadino:
Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.
Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.
Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.
Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.
Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, penuh kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.
Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yg teratur, itulah kunci hidup sehat.
Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.
Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan dan matahari” Dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap berbagi.
Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu. Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, “Ini saatnya pulang!” dan memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan.”
Selamat hari Jumat. Mari mengumpulkan harta surgawi, iman-harap-kasih kita kepada Tuhan dan sesama.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 21 Jun 2024
Jumat Pekan Biasa XI
PW S. Aloisius Gonzaga, Biarawan
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mat 5:3
Bacaan Injil: Mat 6:19-23
*****************************
Bait Pengantar Injil
Mat 5:3
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah,
sebab milik merekalah kerajaan Allah.
Bacaan Injil
Mat 6:19-23
Di mana hartamu berada,
di situ pula hatimu.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit, berkatalah Yesus,
“Janganlah kalian mengumpulkan harta di bumi;
ngengat dan karat akan merusakkannya,
dan pencuri membongkar serta mencurinya.
Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di surga.
Di surga ngengat dan karat tidak merusakkannya,
dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.
Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
Mata adalah pelita tubuh.
Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu.
Jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu.
Jadi jika terang yang ada padamu gelap,
betapa gelapnya kegelapan itu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI TAMAN DOA AIRLOUW DI PINGGIRAN KOTA AMBON MANISE
Injil : Mat. 6 : 19 – 23
MEMBERI DAN BERBAGI ADALAH CARA TERINDAH MENJADI BERKAT BAGI SESAMA
“Kebahagiaan dan kesempurnaan hidup seseorang bukan tergantung pada banyaknya yang ia miliki, melainkan pada seberapa sering ia memberi dan berbagi kepada sesamanya yang susah dan miskin.”
Satu hal yang sangat pasti bahwa di hari kematian, tak satu pun harta, uang dan segala yang kita miliki dibawa-sertakan. Tanah 2 x 1 meter dan sebuah peti lah yang menjadi milik tubuh lunglai kita saat itu. Lalu, apa gunanya semua harta dan uang yang kita kumpulkan?
Pagi ini Yesus ingatkan kita tentang apa yang penting dan kurang penting dalam hidup kita terutama menyangkut keselamatan kita kelak dengan berkata: “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi.” ( ayat 19 ) Sebaliknya, Ia menegaskan: “Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga.” ( ayat 20 )
Beberapa butir permenungan bagi kita di pagi ini, yakni:
1) Uang dan harta bukan hal utama dalam hidup, tapi tetap diperlukan, maka usaha dan kerja keras untuk mendapatkannya dengan cara yang pantas hendaknya diperjuangkan;
2) Bila Anda telah diberkati dengan harta dan uang, maka ingatlah bahwa Tuhan menitipkan nadib sebagian untuk orang miskin dan susah bagimu;
3) Hidupmu berarti dan berkualitas bukan tergantung pada banyaknya yang Anda miliki, melainkan pada seberapa sering Anda memberi dan berbagi kepada sesama yang miskin dan menderita.
Akhirnya bila Anda merasa sangat diberkati oleh Tuhan dengan kekayaan, harta dan uang, maka jadilah berkat bagi sesamamu.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )