Rabu, 12 Juni 2024
*Sabda Kehidupan *
Rabu 12 Juni 2024
Matius 5:17 (Mat 5:17-19)
”Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.”
Yesus Kegenapan Hukum Taurat
Bagi umat Israel Firman Allah dalam Kitab Taurat dan Kitab para Nabi mereka dengan kaku sebagai aturan semata. Bila ditanya apa motivasinya menjalankan semua hukum yang ditetqpkan, jawabannya adalah karena sudah dari dulu diperintahkan seperti itu dan harus dijalankan.
Bila saya mengasihi Allah karena Allah menuntut seperti itu dan mengasihi sesama karena disuruh atau sekedar memenuhi hukum, maka saya menjalankannya secara terpaksa, sekedar menjalankan perintah, sekedar kewajiban semata, dan tentu ini sangatlah monimalis. Firman Allah kehilangan roh dan jiwanya karena tidak lebih dari kumpulan tulisan dan perintah.
Yesus adalah Firman Allah yang hidup, Sabda yang menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Firman itu bukan lagi tertulis di atas kertas tapi tertanam dalam hati, menjadi roh dan jiwa kita yang menyatu dengan Roh Yesus yang hidup dalam kita.
Dengan demikian, mencintai Allah dan sesama bukan lagi soal perintah dan aturan namun menjadi kerinduan dan sukacita di hati kita. Tak ada lagi syarat yang membatasi, atau perbedaan yang menghalangi. Aku mencintaimu bukan karena perintah tapi karena itulah yang dilakukan Yesus bagiku dan itulah bahagiaku. Tak ada rasa benci dan keinginan untuk balas dendam. Tak ada keinginan untuk saling mengalahkan dan menang sendiri.
Dalam Yesus cinta kita yang terbatas disempurnakanNya, hati kita yang kecil dibesarkannya, roh kita yang lemah dikuatkanNya, pandangan kita yang sempit diluaskannya, cinta kita yang bersyarat dibebaskannya. Yesus menggenapkan semuanya, dan menyempurnakan segalanya. Dimuliakanlah Yesus Tuhan kita selamanya.
”Terimakasih ya Yesus, Engkau hidup di dalam aku, dan aku hidup di dalam Engkau.”
Syukur atas hari baru. Sabda Tuhan hidup dan menyemangati kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 12 Jun 2024
Rabu Pekan Biasa X
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mzm 25:4c.5a
Bacaan Injil: Mat 5:17-19
*****************************
Bait Pengantar Injil
Mzm 25:4c.5a
Tunjukkanlah lorong-Mu kepadaku, ya Tuhan,
bimbinglah aku menurut sabda-Mu yang benar.
Bacaan Injil
Mat 5:17-19
Aku datang untuk menggenapi hukum.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata,
“Janganlah kalian menyangka,
bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat
atau kitab para nabi.
Aku datang bukan untuk meniadakannya,
melainkan untuk menggenapinya.
Karena Aku berkata kepadamu,
‘Sungguh, selama belum lenyap langit dan bumi ini,
satu yota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan
dari hukum Taurat,
sebelum semuanya terjadi.’
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat
sekalipun yang paling kecil,
dan mengajarkannya demikian kepada orang lain,
ia akan menduduki tempat yang paling rendah
di dalam Kerajaan Surga.
Tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan
segala perintah Taurat,
ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.
Demikianlah sabda Tuhan.
**********************************
SIAP DISEMPURNAKAN OLEH HUKUM CINTAKASIH
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng!)
Pekan Biasa X/B/II
Mat. 5:17-19: Yesus dan hukum Taurat
Para ahli Taurat dan orang Farisi (mungkin saya, anda juga?) ‘makan hati’ dengan Yesus. Bagi mereka, banyak pengajaran dan perbuatan serta pencerahan Yesus yang bertentangan dengan Hukum Taurat bahkan “meniadakan” hukum Taurat. Misalnya ketika Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat, mereka mengeritik Yesus (makan hati) karena hukum Taurat melarang melakukan hal demikian. Maka Yesus menegaskan dan menggarami dan menerangi mereka (memberi pencerahan):”Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aq datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk NENGGENAPINYA” ( Mat. 5:17). Bahkan dengan keras Yesus menegaskan: “Barangsiapa meniadakan salah satu perintah Taurat (termasuk dari 10 Perintah Allah) dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah dalam Kerajaan Surga. Tetapi siapa yang MELAKUKAN dan mengajarkan segala perintah Taurat, dia akan menduduki tempat yang tinggi dalam Kerajaan Surga” (Mat. 5:19).
Hukum/Perintah/”protokol” Taurat paling nyata dalam 10 Perintah Allah. Yesus tidak meniadakannya, melainkan MENYEMPURNAKANNYA dengan memberi GARAM DAN TERANG CINTAKASIH di dalam tiap2 butir hukum atau peraturan atau perintah itu. Cintakasih yang membuat hukum, peraturan atau perintah itu menjadi sempurna, menjadi penuh/lengkap. Hukum Taurat tidak akan memiliki makna apa2 jika hanya dipandang sebagai peraturan agama melulu. Yesus menggarisbawahi bahwa yang terpenting adalah bagaimana hukum, perintah, peraturan itu dihayati dan diamalkan dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari2. Peraturan, hukum, perintah akan bermakna, ketika perilaku, sikap dan perbuatan saya, anda benar2 DIJIWAI oleh CINTAKASIH; DIMAHKOTAI oleh CINTAKASIH; DILENGKAPI oleh CINTAKASIH; DISEMPURNAKAN oleh CINTAKASIH.
Saya, anda diajak oleh Tuhan Yesus hari ini agar sikap dan perilaku hidup saya, anda serta tindakan dan perbuatan saya, anda (apa saja dan sekecil apapun, sekarang – di sini) MESTI DISEMPURNAKAN dengan CINTAKASIH YANG BESAR (beri yang terbaik dan terindah untuk “yang lain”). Semoga saya, anda siap utk disempurnakan oleh Tuhan Yesus dengan hukum cintakasihNya.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya,anda sekalian yang siap disempurnakan oleh Yesus dan Hukum CintakasihNya . Amin.