Sabtu, 08 Juni 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 08 Juni 2024
Peringatan Hati Tidak Bernoda St Perawan Maria
Lukas 2:46-47 (Luk 2:41-51)
Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka. Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya.
Yesus Hilang Siapa Yang Cari?
Sehari setelah merayakan Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus (Jumat kemarin), Gereja mengajak umatnya untuk memperingati Maria ibu Yesus, yang menjadi tempat Yesus menemukan sandaran hatiNya semasa hidupNya di dunia.
Peristiwa hilangnya Yesus kecil di Yerusalem tentu sangat mencemaskan ibuNya Maria dan Yosep, bapa pengasuhNya. Apalagi mereka tidak punya keluarga dan kenalan di Yerusalem. Di mana harus mencari Yesus di kota yang besar itu?
Segala kemungkinan Ia tinggal di mana telah mereka pikirkan. Tentu semua penginapan di Yerusalem telah mereka kunjungi. Satu hari telah lewat, dua hari lewat Yesus tak ditemukan. Aduh tidur di mana Dia? Makan di mana Dia? Semakin cemaslah mereka karena memikirkan kemungkinan yang terburuk. Jangan-jangan…..
Tapi Maria dan Yosep tak putus asa, mereka terus mencari. Nanti sesudah 3 hari barulah mereka menemukanNya dalam Bait Allah di Yerusalem. Tempat yang tak mereka bayangkan untuk anak sekecil itu akan berada. Ternyata Yesus sedang berdebat dan berbincang-bincang dengan para alim ulama Yahudi di Yerusalem.
Peristiwa hilangnya Yesus di Yerusalem mengingatkan kita mengenai suka duka hidup keluarga kudus Nazaret, bagaimana Maria dan Yosep membesarkan Yesus.
Sungguh segala pergumulan manusiawi telah dialami Yesus. Karena itu, sebagai Tuhan yang menjadi manusia, Yesus sangat mengerti segala pergumulan hidup keluarga. Dan Ia mengalami, betapa orang tuaNya begitu setia menjaga dan merawatNya, bahkan mencari Dia ketika hilang. Kisah Yesus mengenai gembala yang baik, serta domba atau anak yang hilang, nyata Ia alami dalam keluargaNya.
Mari membangun keluarga kudus seperti Yesus-Yosep-Maria. Semua anggota keluarga ada di hati masing-masing, saling peduli, saling mencari, menjaga hati tetap suci dan tidak berprasangka buruk, dan jangan biarkan ada satupun yang hilang.
”Ya Yesus, persatukanlah seluruh keluarga kami. Bunda Maria doakanlah kami dari Surga.”
Selamat berakhir pekan, Yesus selalu di hati kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 08 Jun 2024
Sabtu Hari Biasa
Warna Liturgi: Putih
Bacaan Injil: Luk 2:41-51
**************************
Bacaan Injil
Luk 2:41-51
Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Tiap-tiap tahun, pada hari raya Paskah,
orang tua Yesus pergi ke Yerusalem.
Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun,
pergilah mereka ke Yerusalem
seperti lazimnya pada hari raya itu.
Selesai hari-hari perayaan itu,
ketika mereka berjalan pulang,
tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya.
Karena mereka menyangka
bahwa Yesus ada di antara orang-orang seperjalanan mereka,
berjalanlah mereka sehari perjalanan jauhnya,
lalu baru mencari Dia di antara kaum keluarga dan kenalan.
Karena tidak menemukan Dia,
kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia.
Sesudah tiga hari,
mereka menemukan Yesus dalam Bait Allah;
Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama,
sambil mendengarkan mereka,
dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.
Semua orang yang mendengar Dia
sangat heran akan kecerdasan
dan segala jawab yang diberikan-Nya.
Ketika Maria dan Yusuf melihat Dia, tercenganglah mereka.
Lalu kata ibu-Nya kepada-Nya,
“Nak, mengapa Engkau berbuat demikian terhadap kami?
Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau.”
Jawab Yesus kepada mereka,
“Mengapa kamu mencari Aku?
Tidakkah kamu tahu
bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?”
Tetapi mereka tidak mengerti
apa yang dikatakan Yesus kepada mereka.
Lalu Yesus pulang bersama-sama mereka ke Nazaret;
dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka.
Dan Maria menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.
Demikianlah sabda Tuhan.
***********************************
MENYIMPAN SEGALA PERKARA DALAM HATI DAN MERENUNGKANNYA SEPERTI MARIA
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Sabtu, 8 Juni 2024
Minggu Biasa IX/B/II
Luk. 2: 41-51: Yesus pada umur duabelas tahun dalam Bait Allah.
PESTA HATI TAK BERNODA SANTA PERAWAN MARIA
Hari ini Gereja Katolik sedunia merayakan Pesta Hati Tak bernoda Santa Perawan Maria. Ada banyak hal yang membuat Maria mendapat gelar dan penghormatan sebagai Hati Suci Tak Bernoda. Mulai dari ia menerima Kabar Sukacita/Gembira dari Allah Bapa (Maria akan mengandung Yesus yg akan menjadi Penyelamat dunia; Tuhan Allah memberinya kesempatan utk bekerjasama dengan Tuhan untuk MEMBAWA KESELAMATAN bagi dunia) yg disampaikan Malaekat Gabriel SAMPAI ia berada di bawah kaki salib Puteranya Yesus Kristus. Peristiwa atau pengalaman pahit manis/suka duka dalam sejarah hidupnya, termasuk peristiwa hari ini “menghilangnya” Yesus dari antara mereka.
Pengalaman/peristiwa membahagiakan sekaligus membingungkan yang menyelimuti hidupnya membuat dia takut dan resah, tdk tenang sejak awal hidupnya krn dikatakan akan mengandung sementara ia belum bersuami. Sesuatu yg mustahil.
Tetapi bagi Tuhan tdk ada yg mustahil. Ada campur tangan Tuhan dalam pengalaman hidup Maria yang membahagiakan DAN YG MEMBINGUNGKAN.
Maria PASRAH, TAAT SETIA KP TUHAN dg segala rencana dan kehendakNya. “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanNya”. Maria sungguh beriman, dan menjadi teladan sy, anda dalam hal beriman. Maria menyimpan SEGALA PERKARA DALAM HATI dan MERENUNGKANNYA dan pasrah kepada rencana dan kehendak Allah yang adalah yang terbaik dan terindah untuk dia dan untuk saya, anda (Luk.2:51).
Teladani sikap Maria!! Jika sy, anda dililiti persoalan hidup (serumit apapun) maka yang terbaik adalah BERPASRAH DIRI DAN BEKERJASAMA DENGAN TUHAN (dg tetap ada usaha manusiawi sesuai kemampuan dan protokol yang ada/berlaku) DAN MENERIMA PROSES PERTUMBUHAN DAN PENYELESAIANNYA dengan SABAR DAN PERCAYA. Harus yakin, TUHAN SELALU BERI JALAN/SOLUSI YG TERBAIK DAN TERINDAH utk sy, anda spt kp Maria. Dekatkan diri kp Tuhan dan kehendakNya. Kerjasamalah dengan Tuhan! Mk sy, andapun dapat berkata dan berdoa : “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu”. Doa ini, harus ada dalam doa sy, anda. Ini doa dari sy, anda yg sungguh beriman, terutama pada masa sulit dlm hidup.
Selamat Pesta Hati tak bernoda Santa Perawan Maria. Selamat bekerjasama dan taat kepada Tuhan.
Semoga DENGAN BANTUAN DOA BUNDA MARIA, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang mau bekerjasama dan setia, tekun dan taat kepada Tuhan dan rencana serta kehendakNya. Amin.