Sabtu, 25 Mei 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 25 Mei 2024
Markus 10:14 (Mrk 10:13-16)
”Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.”
Menjadi Seperti Anak Kecil
Adalah seorang anak kecil yang baru saja belajar mengenal huruf alfabet di sekolah. Ia belum mampu menyusun doa dengan kata-katanya sendiri. Maka iapun berdoa demikian, “Ya Bapa, saya akan menulis huruf a,b,c sampai z. Biarlah Bapa yang menyusun kata-katanya untuk saya.”
Pastilah Allah Bapa di surga akan tersenyum mendengar doa seperti itu. Mungkin Bapa akan berkata, “Inilah doa yang paling indah yang pernah Kudengar.”
Menjadi seperti anak kecil sungguh menyenangkan hati Tuhan. Seorang anak menaruh kepercayaan sepenuhnya pada bapanya, karena ia tahu, bapanya lebih tahu apa yang terbaik baginya.
Yesus menghendaki kita menjadi seorang anak di hadapan Bapa. Karena itu Yesus mengajar kita doa Bapa Kami. Mari berserah sepenuhnya pada kasih Bapa di surga. Tak perlu cemas dengan segala kelemahan dan keterbatasan budi dan pikiran kita. Bahkan ketika kita telah banyak kali mengecewakan Dia, melukai hatiNya seperti si anak yang hilang, Bapa tak pernah berhenti mengampuni dan mencintai kita.
Jadilah teman sepermainan Yesus, seperti St Theresia dari Kanak-kanak Yesus. Ia membayangkan Yesus sebagai anak kecil yang suka bermain bola kaki. Lalu ia membayangkan menjadi bola kesayangan Yesus. Itulah imajinasi seorang anak yang penuh mimpi dan cita-cita. Ia percaya papanya pasti menuntun dan menemani dia, membuat impiannya menjadi kenyataan.
Kita adalah anak kesayangan Allah. Datanglah selalu kepada Bapa dan serahkanlah semua keinginan hati, mimpi dan cita-cita kita, rencana dan niat kita. Berdoalah selalu, “Bapa kami yang ada di surga. Dimuliakanlah namaMu. Datanglah kerajaanMu. Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.”
Selamat berakhir pekan. Allah Bapa menyertai kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 25 Mei 2024
Sabtu Pekan Biasa VII
PF S. Maria Magdalena de Pazzi, Perawan
PF S. Gregorius VII, Paus
PF S. Beda, Imam dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25
Bacaan Injil: Mrk 10:13-16
*****************************
Bait Pengantar Injil
Mat 11:25
Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.
Bacaan Injil
Mrk 10:13-16
Barangsiapa tidak menerima kerajaan Allah seperti anak-anak ini, tidak akan masuk ke dalamnya.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Sekali peristiwa orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus,
supaya Ia menjamah mereka.
Tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Melihat itu, Yesus marah dan berkata kepada mereka,
“Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku!
Jangan menghalang-halangi mereka!
Sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
Aku berkata kepadamu,
“Sungguh, barangsiapa tidak menerima Kerajaan Allah
seperti seorang anak kecil,
ia tidak akan masuk ke dalamnya.”
Kemudian Yesus memeluk anak-anak itu,
meletakkan tangan ke atas mereka dan memberkati mereka.
Demikianlah sabda Tuhan.
*********************************
MENJADI “CERMIN” KASIH DAN PERHATIAN DARI ALLAH BAPA UNTUK ORANG LAIN
(RD John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Sabtu, 25 Mei 2024
Pekan Biasa VII/B/II
Mrk. 10:13-16: Yesus memberkati anak2
“Sekali peristiwa orang membawa anak2 kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tanganNya atas mereka dan mendoakan mereka, tetapi murid2Nya memarahi orang2 itu. Tetapi Yesus berkata:’Biarkanlah anak2 itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepadaKu.. Lalu Ia meletakkan tanganNya atas mereka” (Mat. 19:13-15).
Yesus, dalam Injil hari ini, memberkati, atau meletakkan tanganNya atas anak2 dan mendoakan mereka. Ini adalah SIMBOL SIKAP KASIH DAN PERHATIAN YESUS TERHADAP MANUSIA (sy, anda). Yesus tidak pernah pilih2 kasih dan pandang bulu atau pilih2 orang yang harus datang dan menemui Dia. Semua orang diundang dan diperlakukan sama di hadapanNya. Ia ingin mencintai semua orang, siapa saja dia: kakek2, nenek2, om2, tante2, orangtua, orang muda dan anak2. Secara khusus anak2 adalah simbol orang kecil, terlantar, terpinggirkan, lemah dan berkekurangan diundangNya untuk datang kepadaNya, diberkati dan didoakanNya. Yesus menerima “anak2” itu dengan penuh cinta; mau mengasihi orang yang lemah dan tidak berdaya; mau memberi perhatian lebih dan terfokus pada mereka yang memerlukan kasih, perhatian dan pertolongan.
Saya/anda diajak untuk bersikap seperti Yesus mengundang dan menerima sesama (“anak kecil” yang tidak berdaya) dengan penuh cinta dan perhatian. Ada kerelaan hati yang tulus dan sungguh untuk menerima orang lain, terlebih mereka yang tidak memiliki kekuatan, yang lemah dan sakit dan menderita dan berada dalam persoalan hidup dan terlantar serta tersingkirkan. Sikap yang demikian adalah CERMIN KASIH DAN PERHATIAN dari ALLAH BAPA DI SURGA yang MENERIMA umat yang datang kepadaNya. Saya, anda hendaknya MENJADI CERMIN KASIH DAN PERHATIAN DARI ALLAH BAPA “di sini – saat ini” untuk MENERIMA, MEMBERKATI dan MENDOAKAN orang lain.
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya,anda yang telah, sedang dan akan menjadi “cermin” kasih dan perhatian dari Allah Bapa bagi orang lain. Amin.