Kamis, 18 April 2024
Sabda Kehidupan
Kamis 18 April 2024
Yohanes 6:51 (Yoh 6:44-51)
”Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”
Semua perkataan Yesus mengenai diriNya sebagai Roti Hidup dalam Yohanes bab 6 ini, hanya dapat dimengerti dalam kaitannya dengan Perjamuan malam terakhir saat Yesus berkata, “Inilah tubuhKu…makanlah. Inilah darahKu…minumlah” (Mat 26:26-28).
Sementara itu Perjamuan malam terakhir tak dapat dilepaskan dari Jumat Agung saat Yesus menyerahkan diriNya menjadi Anak Domba Paskah untuk dikorbankan. Lantas Jumat Agung tak dapat dipisahkan dari Paskah Kristus. Oleh Paskah Kristus, Perjamuan malam terakhir menjadi Perjamuan abadi dan tubuh dan darah Kristus yang dipersembahkanNya di atas kayu salib menjadi Anak Domba Paskah yang disembelih dan menjadi Roti Perjamuan sebagai Roti Kehidupan kita untuk selamanya.
Maka sebagaimana umat Israel mendapatkan “manna” roti yang turun dari surga untuk menguatkan mereka sampai ke tanah terjanji, demikian juga umat perjanjian baru mendapatkan Roti Kehidupan, Tubuh Kristus sendiri, menjadi bekal untuk perjalanan menuju rumah Bapa di surga.
”Terimakasih ya Yesus, kasihMu tak terhingga untuk kami. Engkau memberikan kami tubuh dan darahMu agar Engkau hidup dalam diri kami dan kami dalam Engkau. Dengan makan tubuhMu kami dikuatkan, dan minum darahMu kami dipulihkan. Amin.”
Mari bersyukur atas hidup baru yang Tuhan berikan untuk hidup bersama Tuhan.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 18 Apr 2024
Kamis Paskah III
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:51
Bacaan Injil: Yoh 6:44-51
*****************************
Bait Pengantar Injil
Yoh 6:51
Akulah roti hidup yang telah turun dari surga, sabda Tuhan.
Barangsiapa makan dari roti ini,
ia akan hidup selama-lamanya.
Bacaan Injil
Yoh 6:44-51
Akulah roti hidup yang telah turun dari surga.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Di rumah ibadat di Kapernaum
Yesus berkata kepada orang banyak,
“Tidak seorang pun dapat datang kepada-Ku,
jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku;
dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi:
Dan mereka semua akan diajar oleh Allah.
Dan setiap orang,
yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa,
datang kepada-Ku.
Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa!
Hanya Dia yang datang dari Allah,
Dialah yang telah melihat Bapa!
Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya barangsiapa percaya,
ia mempunyai hidup yang kekal.
Akulah roti hidup.
Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun
dan mereka telah mati.
Inilah roti yang turun dari surga:
Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati.
Akulah roti hidup yang telah turun dari surga.
Jikalau seorang makan dari roti ini,
ia akan hidup selama-lamanya.
Dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku,
yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI LOKASI TAMAN DOA DESA NGIFUT ATAS, KEI BESAR
Kamis, 18 April 2024
Hari Biasa Pekan III Paskah
Injil : Yoh. 6 : 44 – 51
ROTI SURGAWI DI MULUT MANUSIA
”Betapa bahagianya jiwa yang setiap hari menyantap Tubuh Tuhan, karena sesungguhnya ia sedang mengenyangkan jiwanya dengan bekal ilahi yang akan membuatnya bertahan dalam penantian akan kebangkitan.”
Saya selalu terkesima dengan buah permenungan Scott Hahn tentang keindahan Ekaristi Kudus: “Misa Kudus adalah Perjamuan Surgawi yang diadakan di dunia, di dalam Gereja-Nya. Dan, Anda hanya menemukannya di dalam Gereja Katolik ketika roti dan anggur berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus dan diberikan kepadamu untuk disantap.” Kebenaran ini diteguhkan oleh Firman Tuhan dalam Injil hari ini: “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.” ( ayat 51 )
Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:
1) Percaya dan yakinlah dengan penuh iman bahwa roti dan anggur berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus dalam setiap perayaan Ekaristi Kudus yang dirayakan oleh para Imam;
2) Berbahagialah jiwamu bila setiap saat Anda menerima santapan surgawi walaupun Anda masih berada di dunia ini, dan itulah roti dan anggur yang berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus dalam Ekaristi Kudus;
3) Bila setiap hari atau setiap Minggu Yesus masuk dan tinggal di dalam tubuhmu dalam rupa roti Kudus maka hendaklah cara hidup, cara berpikir, cara bertindak dan cara merasamu harus seperti Yesus.
Akhirnya bersyukurlah karena sekudus apa pun seorang Malaikat, namun tidakllah seberuntung Anda yang setiap saat menyantap Tubuh dan Darah Kristus.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )