Sabtu, 06 April 2024
Sabda Kehidupan
Sabtu 06 April 2024
Markus 16:15 (Mrk 16:9-15)
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”
Injil adalah kisah Paskah Kristus yang bangkit untuk menebus dan menyelamatkan semua orang. Dalam terang Paskah, semua peristiwa yang dialami para Rasul bersama Yesus menjadi sangat bermakna, terutama sengsara, wafat dan kebangkitanNya. Apa yang mulanya dilihat sebagai peristiwa kelam dan duka, kekalahan dan kejatuhan, ternyata menjadi berita kemenangan dan sukacita, penebusan dan penyelamatan.
Para Rasul yang mulanya kecewa dan putus asa, kehilangan junjungan dan pegangan hidup karena Yesus telah wafat, oleh Paskah Kristus mengalami hidup baru. Hidup mereka penuh gairah dan semangat. Yesus telah menang atas maut dan kematian, merekapun ikut menang bersama Kristus. Mereka bukan lagi orang-orang yang kalah, karena Yesus sang Pemenang, telah bangkit dan hidup kembali dan kini menyertai mereka ke manapun mereka pergi.
Berita sukacita Injil ini menjadi kabar sukacita bagi seluruh dunia dan seluruh umat manusia dan harus terus diwartakan sepanjang masa. Kisah Para Rasul tak pernah berakhir. Di era digital zaman now, kita-lah rasul-rasul Kristus, pewarta kabar keselamatan oleh kebangkitan Kristus.
Kiranya kisah Paskah Kristus menjadi juga kisah paskah kita sehingga seperti Paulus, kita pun berkata, “Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil” (1 Kor 9:16).
Biarlah cinta Allah kepada manusia dalam diri Yesus yang telah wafat dan bangkit bagi kita. dialami oleh semua umat manusia. Semoga kisah Paskah Yesus menjadi kisah paskah semua orang yang percaya padaNya.
Selamat bersaksi! Yesus hidup, Ia hidup di hatiku dan hatimu.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 06 Apr 2024
Sabtu Oktaf Paskah
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mzm 118:24
Bacaan Injil: Mrk 16:9-15
*****************************
Bait Pengantar Injil
Mzm 118:24
Inilah hari yang dijadikan Tuhan,
marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.
Bacaan Injil
Mrk 16:9-15
Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Setelah Yesus bangkit dari antara orang mati,
pagi-pagi pada hari pertama minggu itu,
Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena.
Daripadanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya
kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus,
dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
Tetapi ketika mereka mendengar bahwa Yesus hidup
dan telah dilihat olehnya,
mereka tidak percaya.
Sesudah itu Yesus menampakkan diri dalam rupa yang lain
kepada dua orang dari para murid,
ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
Ketika mereka kembali
dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain,
kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya.
Akhirnya Yesus menampakkan diri kepada kesebelas orang itu
ketika mereka sedang makan.
Yesus mencela ketidak-percayaan dan kedegilan hati mereka,
oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang
yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
Lalu Yesus berkata kepada mereka,
“Pergilah ke seluruh dunia,
beritakanlah Injil kepada segala makhluk!”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************************************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA SAUMLAKI, BUMI DUAN-LOLAT
Sabtu, 06 April 2024
Hari Sabtu dalam Oktaf Paskah
Injil : Mrk. 16 : 9 – 15
MENJADI PEWARTA KABAR BAIK
”Memberitakan kabar baik Yesus kepada sesama adalah gerbang bagimu untuk menceritakan hanya kebaikan sahabat kepada orang lain.”
Kemarin dalam sesi dinamika kelompok yang dipandu oleh Romo Vikjenku kepada ibu-ibu WKRI, beliau mengarahkan setiap ibu untuk menyerahkan setangkai bunga yang ada di tangan mereka kepada seorang teman dan hanya mengatakan kebaikan tentangnya.
Pagi ini, Yesus memerintahkan para murid untuk pergi dan melakukan hal yang sama: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” ( ayat 16 )
Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:
1) Yesuslah Kabar Baik Bapa kepada kita, dan kita telah menerima kabar baik kebangkitan-Nya maka sekarang adalah tugas kita untuk meneruskan kabar baik itu kepada semua orang yang kita jumpai;
2) Pewartaan kabar baik yang paling efektif adalah bukan hanya Anda mampu mewartakan, tetapi lebih dari itu jadikanlah dirimu sebagai kabar baik bagi sesamamu lewat kata dan perbuatanmu;
3) Menceritakan hal-hal baik dari dan tentang teman kepada orang lain bukan hanya berdampak positif terhadap teman tersebut, melainkan terlebih bagi kita sehingga tidak ada hal buruk yang keluar dari mulut dan bibir kita.
Akhirnya tidak kerugian sedikit pun bila engkau rela menceritakan tentang kebaikan teman-temanmu kepada orang lain.
Selamat berakhir pekan untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )