Minggu Palma, 24 Maret 2024
Sabda Kehidupan
Minggu 24 Maret 2024
Hari Minggu Palma
Mengenangkan Sengsara Tuhan
Markus 11:9; 15:13 (Mrk 11:1-10; Mrk 15:1-39).
Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang berseru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan…”
Maka mereka berteriak lagi, katanya: “Salibkanlah Dia!”
Hari ini disebut Minggu Palma untuk mengenang peristiwa sukacita saat Yesus disambut dengan sorak sorai dan gegap gempita ketika Ia memasuki kota Yerusalem.
Semua penduduk kota telah mendengar semua yang diperbuat Yesus terutama mujizat-mujizatNya. Orang Israel telah membayangkan, inilah Dia yang Diurapi seperti Raja Daud. Telah tiba saatnya Israel berjaya lagi dipimpin seorang Raja yang luar biasa sakti. Raja yang sanggup menyembuhkan orang sakit, memberi makan yang lapar, bahkan mampu membangkitkan orang mati. Jayalah Israel oleh Raja seperti ini.
Ternyata, sukacita oleh puji-pujian ini hanya sementara. Dari mulut yang sama keluar seruan menyakitkan, “salibkanlah Dia!”
Dua peristiwa yang sangat kontras ini dirayakan dalam satu perayaan yang sama pada hari Minggu ini, mengingatkan kita dua ujung perjalanan hidup manusia: antara sukacita dan derita. Maka paripurnalah perutusan Yesus di dunia ini: Ia menjadi manusia sama seperti kita, dan tak ada satu pun peristiwa manusia yang tak dialamiNya.
Kata Rasul Paulus, “Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” (Flp 2:8).
Ketaatan Yesus pada kehendak BapaNya, inilah keselamatan kita.
Dalam hidup ada sukacita dan derita. Janganlah terbang saat sukacita, jangan juga tumbang saat derita melanda. Jangan lengah oleh tipu muslihat dosa, tetaplah taat dan berserah pada Bapa. Apapun yang terjadi, Yesus ada bersama kita, sampai akhir hidup kita. Kita adalah pemenang!
”Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.”
Selamat memasuki Pekan Suci, Misteri Paskah Kristus❤
Ps Revi Tanod Pr
INTISARI INJIL DARI KOTA AMBON MANISE
MINGGU, 24 MARET 2024
HARI MINGGU PALMA: MENGENANG SENGSARA TUHAN
Perarakan: Mrk. 11 : 1 – 10
Injil : Mrk. 14 : 1 – 15 : 47
YESUS BERKORBAN UNTUK ENGKAU, AKU DAN KITA
”Seorang Pencinta Sejati adalah Dia yang rela berkorban untuk mereka yang dicintainya; Yesus pernah mengatakan: “Aku mencintai-Mu, maka hari ini Ia rela menderita bahkan sampai mati demi engkau, aku dan kita semua yang dicintai-Nya.”
Beberapa pokok permenungan pada Minggu Palma: Mengenang Sengsara Tuhan ini, yakni:
1) Yesus adalah Pencinta Sejati yang rela memberikan semuanya bahkan nyawa-Nya sendiri bagi kita yang dicintai-Nya;
2) Apakah kita pun seperti orang-orang Israel yang memuji dan mencela bahkan menghina sesama kita dengan kasar dan jahat?
3) Apakah pujian kita hanya berpura-pura untuk menyenangkan, tapi setelah itu kita menjelekkan bahkan mematikan orang lain?
4) Apakah kita seperti keledai yang rela membawa Yesus kepada orang yang malas, sakit, menderita dan kesepian di sekitar kita?
5) Ingatlah bahwa Yesus rela berkorban untuk kita demi keselamatan kita;
6) Yesus mati untuk kita agar kita hidup. Kita hidup untuk saling menghidupi satu sama lain.
Akhirnya ingatlah bahwa Yesus sedang menantimu di Misa Kudus dan ibadat Sabda di hari ini.
Terimalah berkat dariku: Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin
Selamat berhari Minggu untuk para sahabat
( Mgr. INNO NGUTRA )