Jumat, 09 Februari 2024
Sabda Kehidupan
Jumat 09 Februari 2024
Markus 7:37 (Mrk 7:31-37)
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”
Ketika menciptakan alam semesta, dikatakan dalam Kitab Kejadian, “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.” (Kej 1:31a).
Oleh kejatuhan manusia dalam dosa, apa yang semula indah dan baik, hancur dan rusak oleh dosa. Sejak itu manusia tak mampu pulih kembali oleh kekuatannya sendiri.
Hanya Allah yang mampu memulihkan manusia dari kejatuhannya. Maka Allah mengutus PutraNya agar seluruh ciptaanNya dapat dipulihkan kembali dan menjadi baik, seperti ketika semula Allah menciptakannya.
Penginjil Markus mengisahkan dalam Injilnya bagaimana Yesus menjadikan segalanya baik kembali. “Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”
Kita banyak kali pesimis dengan keadaan dunia yang sudah rusak oleh dosa manusia. ‘Totalita corrupta!’ Demikian yang terjadi dan diyakin bahwa semuanya telah rusak!
Dalam Yesus selalu ada harapan untuk pemulihan kembali hidup kita seutuhnya. Tak ada yang tak sanggup dibaharui kembali. Yesus membantu kita untuk sanggup melihat di balik salib dan derita ada kemenangan dan kebangkitan, serta hidup baru yang penuh harapan.
Tak ada satu kekuatan di dunia ini yang mampu melumpuhkan semangat kita mencapai impian dan cita-cita kita bila Yesus berjalan bersama kita.
Bisikan sabdaNya akan selalu terdengar saat kita membuka hati untuk duduk diam mendengarkan Dia.
Biarlah kasih Kristus menaungani dan melingkupi kita untuk berjalan dalam terangNya, melihat tanda-tanda kehadiranNya dan mendengarkan sapaanNya yang selalu meneguhkan dan menyemangati.
”Ya Yesusku, padaMu aku percaya, Engkau-lah andalanku.”
Selamat hari Jumat. Tak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 09 Feb 2024
Jumat Pekan Biasa V
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Kis 16:14b
Bacaan Injil: Mrk 7:31-37
*****************************
Bait Pengantar Injil
Kis 16:14b
Ya Allah, bukakanlah hati kami,
agar kami memperhatikan sabda Anak-Mu.
Bacaan Injil
Mrk 7:31-37
Yang tuli dijadikan-Nya mendengar,
yang bisu dijadikan-Nya bicara.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus,
dan lewat Sidon pergi ke Danau Galilea,
di tengah-tengah daerah Dekapolis.
Di situ orang membawa kepada-Nya seorang tuli dan gagap
dan memohon supaya Yesus meletakkan tangan-Nya atas orang itu.
Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak,
sehingga mereka sendirian.
Kemudian Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu,
lalu meludah dan meraba lidah orang itu.
Kemudian sambil menengadah ke langit
Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya,
“Effata!”, artinya: Terbukalah!
Maka terbukalah telinga orang itu
dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya,
lalu ia berkata-kata dengan baik.
Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ
supaya jangan menceriterakannya kepada siapa pun juga.
Tetapi makin dilarang-Nya mereka,
makin luas mereka memberitakannya.
Mereka takjub dan tercengang dan berkata,
“Ia menjadikan segala-galanya baik!
Yang tuli dijadikan-Nya mendengar,
yang bisu dijadikan-Nya berbicara.”
Demikianlah sabda Tuhan.
***********************************
IA MENJADIKAN SEGALA2NYA (saya,anda) BAIK
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)
Jumat, 9 Februari 2024
Minggu Biasa V/B/II
Mrk. 7:31-37: Yesus menyembuhkan seorang tuli
Tuhan Yesus menjadikan segala-galanya (saya,anda) BAIK. Tidak ada yang tidak baik. Saya, anda yang membuat atau merasa tidak baik. Maka supaya baik kembali yang “tidak baik” itu, datanglah kepada Yesus! Apabila ingin memperoleh kebaikan Tuhan, datanglah kepada Tuhan Yesus. Mendekatlah kepada Tuhan Yesus. Alamilah dan rasakanlah serta nikmatilah (enjoy lah) kasih dan kebaikanNya. Bukan hanya dengan rajin berbuat baik dan amal kasih. Itu juga baik dan harus. Tetapi juga jangan lupa datang kepadaNya agar Ia “MELETAKKAN” TANGANNYA ATAS SAYA, ANDA. Itulah yang standar yang saya, anda lakukan pada Misa Harian (vakultatip) dan TERUTAMA DAN WAJIB pada Misa pada setiap hari Minggu dan Hari2 Raya yang disamakan dengan Hari Minggu (spt Hari Raya Maria Bunda Allah pada setiap 1 Januari, Kenaikan Yesus Kristus ke Surga, ) dan Hari2 Biasa yang diwajibkan oleh Ajaran/Hukum Gereja Katolik (seperti misalnya Rabu Abu, KAMIS Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci). “Di situ orang membawa kepadaNya seorang tuli dan gagap dan mohon supaya Yesus MELETAKKAN TANGANNYA atas orang itu. Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian. Sambil menengadah ke langit Yesus NENARIK NAPAS dan berkata kepadanya:EFATA, artinya TERBUKALAH! (Mrk. 7:31-34). Datanglah kp Tuhan, bila mau mengalami “efata”.
Balasan saya, anda terhadap kebaikan Tuhan adalah MEWARTAKAN DAN BERBAGI KASIH dan KEBAIKAN TUHAN. Menyebarluaskan kebaikan dan kasih Tuhan “di sini saat ini” kepada siapa saja yang dijumpai, TERUTAMA KEPADA MEREKA YANG SAKIT DAN MEMDERITA DAN YANG BERADA DALAM PERSOALAN HIDUP. Ada pengikut Kristus (sy?anda?) yang tidak mewartakan kebaikan Tuhan Yesus dalam hidupnya, padahal Yesus telah menjadikan segala-galanya baik. Saya, anda belajar dari orang2 Dekapolis dalam Injil hari ini yang mampu melihat dan mewartakan bahwa Yesus menjadikan segala-galanya BAIK. “Mereka takjub dan tercengang, dan berkata: IA MENJADIKAN SEGALA-GALANYA BAIK, yang tuli dijadikanNya mendengar, yang bisu dijadikanNya berkata-kata” (Mrk. 7:37).
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus yang telah menjadikan segala-galanya baik (+) MEMBERKATI dan MENYEMBUHKAN sakit rohani dan jasmani saya, anda sekalian. Amin.