Jumat, 19 Januari 2024
Sabda Kehidupan
Jumat 19 Januari 2024
Markus 3:14-15 (Mrk 3:13-19)
Yesus menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
Apabila diandaikan bahwa Yesus seperti layaknya seorang presiden yang membentuk kabinet dan memilih mentri-mentri untuk membantuNya, tentu saja dari ke 12 murid yang dipilihNya, tak ada satupun yang masuk kriteria layak dan kompeten. Malah dikisahkan dalam Injil, mereka kebanyakan salah mengerti tugas perutusan Yesus. Mereka bertengkar satu sama lain untuk berebut siapakah yang terbesar di antara mereka. Mereka lantas lari kocar-kacir ketika Yesus ditangkap dan disalibkan. Sedihnya lagi, salah satu di antara mereka, Yudas Iskariot menjadi pengkhianat dan menjual Yesus. Petrus yang dianggap pemimpin para rasul begitu pengecut karena takut menderita bersama Yesus dan tega menyangkal Yesus sebagai sahabatnya.
Apakah dengan begitu Yesus telah salah memilih murid-muridNya? Mungkin di mata manusia gagal, tapi tidak di mata Tuhan. Yesus bangkit dan mengutus Roh KudusNya menemani murid-muridNya. Hidup mereka diperbaharui dan semua yang terjadi di masa lalu mendapatkan cakrawala dan pemaknaan baru dalam terang Paskah Kristus. Itulah sebabnya mengapa Injil ditulis dan diwartakan. Agar seluruh peristiwa hidup manusia, dilihat dalam perspektif baru yakni perspektif Allah, yang mengutus Yesus PuteraNya untuk menebus dan menyelamatkan manusia, dengan menjadi Imanuel, Allah beserta kita. Keterbatasan manusia tidak menjadi penghalang bagi Allah untuk menyatakan kuasa kasihNya, yang melampaui segala akal. Pengkhianatan Yudas, penyangkalan Petrus, akan menjadi kisah sepanjang masa mengenai jahatnya dosa. Namun kasih dan pengampunan Allah serta penebusan dan pemulihan hidup oleh kebangkitan Yesus, telah mengalahkan dosa dan kuasa kegelapan, dan diganti terang hidup baru, hidup di dalam Yesus. Hidup kita ada dalam tangan Tuhan dan oleh kuasa Allah segalanya mungkin bagi orang yang percaya dan berserah padaNya. Karena itu “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” (1 Kor 1:31).
Selamat hati baru. Mari mengandalkan Tuhan❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 19 Jan 2024
Jumat Pekan Biasa II
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: 2Kor 5:19
Bacaan Injil: Mrk 3:13-19
***********
Bait Pengantar Injil
2Kor 5:19
Dalam diri Kristus Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya
dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita.
Bacaan Injil
Mrk 3:13-19
Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya
untuk menyertai Dia.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu hari Yesus naik ke atas bukit.
Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya
dan mereka pun datang kepada-Nya.
Ia menetapkan dua belas rasul untuk menyertai Dia,
untuk diutus-Nya memberitakan Injil,
dan untuk menerima dari Dia kuasa mengusir setan.
Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah:
Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya,
yang keduanya Ia diberi nama Boanerges,
yang berarti anak-anak guruh;
selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas,
Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.
Demikianlah sabda Tuhan.
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA TOBELO, HALMAHERA UTARA
Jumat, 19 Januari 2024
Masa Biasa
Injil : Mrk. 3 : 13 – 19
DIPANGGIL KARENA BAIK, MENJADI JAHAT KARENA SOMBONG
“Menjadi baik atau buruk itu sangat tergantung pada pilihan setiap orang, yang juga bisa dipengaruhi oleh posisi atau jabatan tertentu.”
Kedua belas Rasul yang dipilih Yesus adalah orang-orang terbaik dalam pandangan-Nya. Betapa tidak dalam kutipan lain kita menemukan bahwa Yesus semalam-malaman berdoa sebelum memilih mereka. Namun apa yang terjadi kemudian? Perubahan karakter itu terjadi setelah kedua belas Rasul itu menjadi orang terdekat Yesus untuk menemani-Nya ke mana-mana; Ada yang berlagak pahlawan seperti Petrus yang memotong telinga Malkus, yang lain berperan sebagai bodyguard yang menjaga Yesus dengan cara melarang ibu-ibu yang datang membawa anak mereka untuk diberkati, dan yang lain lagi seperti Yudas, yang menjadi silau matanya karena uang dan harta sehingga berani menjual Sang Guru.
Penegasan di atas terbukti dalam kutipan Injil hari ini:“Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya….dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.” ( ayat 19 )
Karena itu, inilah yang harus Anda miliki dan perbuat yakni:
1) Tetaplah setia dan baik seperti yang dikenal oleh sesamamu;
2) Jangan berubah menjadi sombong dan arogan ketika Anda diberi posisi dan kekuasaan;
3) Jangan mengkhianati orang yang telah berjasa dan berkorban untukmu, karena sesungguhnya Tuhan tidak menutup telinga-Nya untuk mendengarkan jeritan dan tangisan pilu mereka.
Akhirnya hendaknya semakin besar dan banyak berkat yang Anda terima maka semakin menjadi baik bagi sesamamu, bukan sombong dan arogan.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )