Senin, 08 Januari 2024
Sabda Kehidupan
Senin 08 Januari 2024
Pesta Pembaptisan Tuhan
Markus 1:10-11 (Mrk 1:7-11)
Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
Suatu ketika di paroki diadakan rekoleksi keluarga. Dalam sharing kelompok saat pendalaman Kitab Suci, seorang anak lelaki berumur 10 tahun, begitu terkesan dengan ungkapan kasih Bapa di surga kepada Yesus ini “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi.”
Ketika saya tanyakan mengapa ayat itu sangat berkesan baginya, ia menjawab, “Betapa bahagianya Tuhan Yesus, BapaNya sangat mencintaiNya.” Saya-pun bertanya lebih lanjut, “Kalau pengalaman kamu sendiri bagaimana?”
Dengan tertunduk ia menjawab, “Papaku tak pernah mengatakan padaku ‘engkau adalah anak yang kukasihi’. Kalau marah ia selalu mengatakan bahwa aku tak berguna, bodoh, tidak seperti anak yang lain.”
Relasi kasih Yesus dengan BapaNya menjadi model dan teladan bagi kita. Ada banyak anak yang tidak mengalami kasih sayang orangtuanya. Bukannya memuji dan membesarkan hati anaknya dan mengatakan “aku mengasihimu” sering orangtua bila sedang marah, mengeluarkan pelbagai kata kutukan. Akhirnya mereka tumbuh sebagai anak yang tidak percaya diri karena merasa tidak dicintai.
Ingatlah saat dibaptis kita telah diangkat menjadi anak Allah. Cinta Bapa kepada Yesus adalah juga cinta Bapa untuk kita masing-masing. Masuklah ke kedalaman hati, dengarkanlah selalu, setiap hari, bisikan kasih Bapa ini, “Engkaulah anak-Ku yang Kukasihi, kepadamulah Aku berkenan.”
Bila ada yang mengatakan sebaliknya, itu pasti bukan aku. Aku dicintai dan berharga di mata Allah Bapaku.
Semangat Senin. Kuatkan hati, Bapa di surga sungguh mencintai kita❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 08 Jan 2024
Senin Masa Natal
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Yoh 1:29
Bacaan Injil: Mrk 1:7-11
**********
Bait Pengantar Injil
Yoh 1:29
Yohanes melihat Yesus datang kepadanya;
dan ia berkata,
“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”
Bacaan Injil
Mrk 1:7-11
Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.
Inilah Injil Suci menurut Markus:
Tatkala banyak orang minta dibaptis,
Yohanes memberitakan kepada mereka,
“Sesudah aku akan datang Dia yang lebih berkuasa dari padaku;
membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.
Aku membaptis kamu dengan air,
tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”
Pada waktu itu
datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea,
dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
Pada saat keluar dari air, Yesus melihat langit terkoyak,
dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.
Lalu terdengarlah suara dari sorga,
“Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”
Demikianlah sabda Tuhan.
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Senin, 08 Januari 2024
Pesta Pembaptisan Tuhan
Injil : Mrk. 1 : 7 – 11
BERANI DAN JUJUR MENGAKUI KELEBIHAN ORANG LAIN
Ketika di dalam mobil dengan Romo Vikjen setelah menghadiri hut Sekami ke – 181 kami berbicara tentang tabiat beberapa Romo yang susah menerima kritik dari umat. Bagiku, kesulitan untuk menerima kritik disebabkan oleh hidup rohani yang kurang mendalam dan tidak adanya nilai kerendahan hati. Dan inilah salah satu kesulitan terbesar banyak orang, yakni keberanian dan kejujuran untuk mengakui kelebihan atau keunggulan orang lain.
Pada Pesta Pembaptisan Tuhan ini, kita belajar dari kerendahan hati dan kejujuran Yohanes Pembaptis yang berkata ketika melihat Yesus:”Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.” ( ayat 7 )
Karena itu, inilah yang harus Anda miliki dan perbuat yakni:
1) Perkuatlah iman dan milikilah nilai kerendahan hati;
2) Milikilah iman yang kokoh dan kuat akan Tuhan;
3) Berani dan jujur mengakui kelebihan dan keunggulan sesamamu.
Akhirnya sadarlah bahwa keluhuran martabatmu lebih terlihat bukan pada gunung kesombonganmu melainkan pada lembah kerendahan hatimu.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.
( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )