Minggu, 07 Januari 2024
Sabda Kehidupan
Minggu 07 Januari 2024
Hari Raya Penampakan Tuhan
Pesta 3 Majus dari Timur
Matius 2:9-11 (Mat 2:1-12)
Lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Setiap hari Minggu pertama di Tahun Baru, kita diajak untuk merenungkan kisah 3 orang Majus, yang dikenal juga sebagai 3 Raja atau 3 Sarjana yang mengunjungi Yesus di Betlehem. Kalau semula yang datang mengunjungi Yesus adalah para gembala dan orang Israel lainnya, kini Yesus mengundang bangsa-bangsa lain untuk datang ke Betlehem, melalui bintangNya. Karena itu perayaan hari ini disebut ‘Hari Raya Penampakan Tuhan’. Maksudnya Yesus, Sang Juruselamat Dunia, menampakkan diri kepada semua bangsa, yang diwakili 3 Raja atau Majus ini. Itu berarti kita-pun diundang Yesus untuk menjadi bagian dari kelahiranNya di dunia ini.
Dari tradisi diketahui nama dan asal 3 raja ini: Kaspar (dari Asia), Melchior (dari Eropa), dan Balthazar (dari Afrika). Bagaimana mereka saling bertemu kita tidak tahu, namun penginjil Matius mengisahkan bahwa mereka dituntun oleh sebuah bintang, itulah bintang Yesus, bintang dari surga yang menjadi penunjuk jalan untuk bertemu Yesus.
Sesungguhnya ketiga Majus ini telah memiliki segalanya yang dicari orang dunia. Mereka adalah raja, kaya dan berada di atas tahta kekuasaan. Mereka adalah sarjana, ilmuwan, ahli perbintangan. Tapi semuanya itu belum cukup bila mereka belum menyembah Tuhan, Raja Semesta Alam, Kristus Tuhan. Maka semua yang ada pada mereka, digunakannya untuk berjalan mencari Tuhan, mengikuti Sang Bintang Kebenaran, Firman penunjuk jalan. Karena itu Matius memberi mereka gelar “Majus” atau orang bijak.
Orang bijak adalah orang yang menggunakan semua yang ada padanya, untuk mencari dan menyembah Tuhan. Mereka pun membawa hadiah yang terbaik sesuai asalnya dengan makna yang dalam: emas (hadiah kepada Yesus sebagai Raja), kemenyan (sebagai Imam Agung), dan mur (sebagai minyak wangi urapan untuk pengorbanan dan kematian Yesus sebagai Penebus).
Mari kitapun sepanjang tahun ini menjadi orang majus. Selalu mencari Tuhan, ikut petunjukNya, berani berkorban meninggalkan kenyamanan untuk memenuhi panggilan Tuhan serta mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.
Selamat hari Minggu pertama di tahun baru ini. Bintang Yesus menuntun kita selalu.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 07 Jan 2024
Minggu Masa Natal
Warna Liturgi: Putih
Bait Pengantar Injil: Mat 2:2
Bacaan Injil: Mat 2:1-12
***********
Bait Pengantar Injil
Mat 2:2
Kami telah melihat bintang Tuhan di ufuk timur,
dan kami datang untuk menyembah Dia.
Bacaan Injil
Mat 2:1-12
Kami datang dari timur untuk menyembah Sang Raja.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Pada zaman pemerintahan Raja Herodes,
sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea,
datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem.
Mereka bertanya-tanya,
“Di manakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan itu?
Kami telah melihat bintang-Nya di Timur
dan kami datang untuk menyembah Dia.”
Mendengar hal itu,
terkejutlah raja Herodes beserta seluruh Yerusalem.
Maka dikumpulkannya
semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi,
lalu dimintanya keterangan dari mereka,
di mana Mesias akan dilahirkan.
Mereka berkata kepadanya,
“Di Betlehem di tanah Yudea,
karena beginilah ada tertulis dalam kitab nabi:
Dan engkau, Betlehem di tanah Yehuda,
engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil
di antara mereka yang memerintah Yehuda,
karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin,
yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”
Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu
dan dengan teliti bertanya kepada mereka
kapan bintang itu nampak.
Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya,
“Pergilah,
dan selidikilah dengan seksama hal-ikhwal Anak itu!
Dan segera sesudah kamu menemukan Dia,
kabarkanlah kepadaku,
supaya aku pun datang menyembah Dia.”
Setelah mendengar kata-kata raja Herodes,
berangkatlah para majus itu.
Dan lihatlah,
bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka
hingga tiba dan berhenti di atas tempat
di mana Anak itu berada.
Melihat bintang itu,
sangat bersukacitalah mereka.
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu,
dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya.
Lalu mereka sujud menyembah Dia.
Mereka pun membuka tempat harta bendanya
dan mempersembahkan persembahan kepada Anak itu,
yaitu emas, kemenyan dan mur.
Kemudian, karena diperingatkan dalam mimpi
supaya jangan kembali kepada Herodes,
mereka pun pulang ke negerinya lewat jalan lain.
Demikianlah sabda Tuhan.
##########################
BERSAHABAT DAN “BERSAUDARA” DENGAN TUHAN DAN SEMUA ORANG DAN SEMESTA ALAM
(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung , Keuskupan Ruteng)
Minggu, 7 Januari 2024
Masa Natal/B
Mat. 2:1-12: Orang-orang majus dari Timur
HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN
HARI ANAK MISIONER SEDUNIA
Saya, anda masih berada dalam suasana Natal. Hari ini Gereja Katolik sedunia merayakan Pesta Penampakan Tuhan, EPIFANI, atau yang sering disebut “Pesta Tiga Raja” dari Timur (Gaspar, Baltasar, Melkior). Epifani, Penampakan Tuhan adalah penyataan/manifestasi/pengejawantahan DIRI DAN KARYA KESELAMATAN ALLAH BAGI MANUSIA (saya,anda) melalui ORANG2 MAJUS yang datang ke tempat kelahiran Tuhan. Para majus itu (bukan oranynya Yesus) MEWAKILI PARA BANGSA SELURUH DUNIA (mewakili saya, anda; mewakili bangsa/negara saya, anda; mewakili suku,agama saya, anda; mewakili siapa saja), yang mau MEMPERLIHATKAN “PERSAUDARAAN/PERSAHABATAN” SEMUA ORANG (SUKU, BANGSA, AGAMA) dan ALAM SEMESTA DI HADAPAN TUHAN YESUS.
Penampakan Tuhan Yesus, yakni kehadiranNya di dunia SETIAP SAAT (setiap menit, jam, hari, bulan, tahun) menghimpun dan mempersatukan semua manusia (tanpa pandang bulu) dan ciptaanNya (alam semesta) dalam CINTAKASIHNYA yang menyelamatkan. Tak ada lagi orang Yahudi dan bukan Yahudi, orang bersunat dan tidak bersunat. Tidak ada lagi sekat2 antara orang Irian, Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatera, Flores, Cina, Arab, dll; Agama Kristen, Hindu, Budha, Islam, dsb; Pangkat, jabatan, status, dll.
Karya KeselamatanNya menjangkau, tersedia, hadir, terbuka bagi semua orang (tanpa pandang bulu), seperti di dalam kisah orang2 Majus yang dibimbing sampai kepada Yesus, sang Kebenaran. Semua dibimbing dalam persahabatan, persaudaraan sejati. SYARATNYA SEDERHANA PERCAYA DAN MAU DIBIMBING OLEH TUHAN YANG DIIMANI, “BINTANG AGUNG”, KEBENARAN AGUNG saya, anda masing2.
Pesta/perayaan Penampakan Tuhan mengajak dan menyadarkan saya, anda semua untuk MEMBANGUN PERSAHABATAN/PERSAUDARAAN SEJATI DENGAN TUHAN yang diimani dan DENGAN SEMUA ORANG (tanpa mengotak2an satu dg yang lain); saya, anda diajak untuk BERSAHABAT dan BERSAUDARA dengan Tuhan dan semua orang dan alam semesta; Saya, anda diajak untuk HIDUP BAGI TUHAN dan SESAMA dan BAGI ALAM SEMESTA. Hidup seperti inilah yang SUNGGUH DIRINDUKAN oleh SEMUA ORANG yang berkehendak baik (seperti Orang Majus yang sungguh tulus mau mencari Tuhan untuk MENYEMBAHNYA, bukan seperti Herodes yang mencari Tuhan tapi untuk “membunuh/membinasakan”Nya. “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu ? Kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia” (Mat.2:2).
Selamat merayakan Pesta Penampakan Tuhan. Selamat bersahabat dan bersaudara dengan Tuhan dan semua orang dan alam semesta. Selamat hidup bagi Tuhan dan semua orang dan alam semesta. Semoga Allah Tritunggal Mahakudus yang selalu menampakkan diriNya SETIAP SAAT (+) MEMBERKATI saya, anda sekalian yang selalu berkehendak baik untuk bersahabat dan bersaudara dengan Tuhan dan semua orang dan alam semesta saat ini di sini. Amin.