Kamis, 26 Oktober 2023
Sabda Kehidupan
Kamis 26 Oktober 2023
Lukas 12:49-51 (Luk 12:49-53)
”Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala! Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung! Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.”
Mengapa Yesus mengatakan bahwa Ia datang bukan untuk membawa damai melainkan pertentangan? Bukankah Ia Raja Damai? Damai bukan berarti tidak ada persoalan, kegelisahan, pertentangan atau perang.
Yesus datang melemparkan api ke dalam dunia, ke dalam hati kita, itulah Api Roh Kudus. Api sifatnya membakar, menghancurkan, menghabiskan, tapi juga memurnikan. Sama halnya dengan emas yang harus dimurnikan dengan api.
Demikian juga Api Roh Kudus memurnikan nurani kita dari kejahatan dan dosa yang harus dibakar, dihancurkan, dihabiskan. Kehadiran Roh Allah akan selalu membawa pertentangan dalam batin antara mengikuti kehendak hati untuk cinta diri atau mengikuti suara Tuhan untuk rendah hati, mengalah, mengampuni, berkorban diri, melawan arus dan siap menjadi tidak populer, tidak disukai, bahkan dimusuhi. Mau ikut ajakan teman atau keluarga untuk korupsi atau tidak. Dunia menunjukkan bahwa kalau tidak menyuap atau main curang tidak akan mendapatkan kedudukan yang dicari. Mau pilih yang mana?
Tetaplah memilih Yesus apapun resikonya. Jangan padamkan Api Roh Kudus dalam hati. Jadikan Ia prinsip nurani untuk berani mengikuti Yesus dan berani berperang melawan kejahatan dan tipu daya iblis.
Dalam Yesus kita akan menang dan meraih kedamaian. Pertentangan batin, kerisauan hanya sementara. Pada akhirnya yang setia bertahan, hatinya damai dan penuh sukacita.
Selamat hari Kamis. Tetaplah bertahan, damai selalu di hati❤️
Ps Revi Tanod Pr (Manila)