Minggu, 08 Oktober 2023
Sabda Kehidupan
Minggu 08 Oktober 2023
Matius 21:38-39 (Mat 21:33-43).
Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita. Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
Dalam perumpamaan tentang kebun anggur ini, Yesus mengingatkan para pemimpin Yahudi, imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, sesungguhnya mereka hanyalah penggarap kebun anggur Tuhan, yakni umat Israel. Akan tetapi bukannya bekerja sebagai penggarap atau pelayan umat Allah, mereka bertindak sebagai pemilik dan penguasa atas semua kebun anggur Tuhan. Mereka bahkan berusaha menyingkirkan dan membunuh Putra Allah pewaris utama kebun anggur Tuhan.
Bagaimana dengan kita?
Hidup kita adalah milik Tuhan. Jiwa dan nafas hidup kita, kita terima dari Tuhan. Kita bukan pemilik hidup kita. Kita hanyalah penggarap, pengelola, pekerja Tuhan. Entah bagi diri sendiri agar semua potensi dan talenta diri kita berkembang secara maksimal, maupun bagi pekerjaan yang dipercayakan Tuhan untuk kita tangani dan kerjakan dengan penuh tanggung jawab, untuk tujuan Tuhan dan bukan hanya sekedar mencari nafkah atau memenuhi target-target capaian perusahan atau instansi ataupun gereja.
Dalam semua yang kita kerjakan, Yesus-lah yang menjadi ‘batu penjuru’. Ia adalah pondasi kehidupan agar kita kuat berdiri. Dia-lah batu penjuru pemberi arah agar hidup kita terarah pada Allah Sang Pencipta.
Jangan buang batu penjuru ini dan mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Yesus adalah pokok anggur kita dan kita adalah carangnya. Hanya dari Dia kita mendapatkan asupan makanan yang kita perlukan untuk tumbuh dan berbuah.
Mari bersyukur atas kepercayaan yang Tuhan berikan dan hasilkanlah buah-buah kebaikan di manapun kita ditanam Tuhan.
Selamat Hari Minggu. Tuhan Yesus memberkati kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr