MEMPERSIAPKAN JALAN
MEMPERSIAPKAN JALAN
(Menangkap “Daun-Daun Sabda” Yang Melayang-layang)
Mungkin kita pernah menyimak lagu yang berjudul, “The Long and winding road” yang liriknya ditulis dan dinyanyikan oleh John Lennon (1940 – 1980):
The long and winding road
That leads to your door
Will never disappear
I’ve seen that road before
It always leads me here
Lead me to your door
Terjemahannya:
Jalan panjang dan berliku
Yang mengarah ke pintumu
Tidak akan pernah hilang
Saya telah melihat bahwa jalan sebelumnya
Selalu membawaku di sini
Membawa ke pintumu.
Pada Minggu adven ke-2 ini kita diajak untuk merenungkan makna “jalan” dalam hidup kita masing-masing. Nabi Yesaya menulis, “Siapkan jalan bagi Tuhan” (Bdk. Yes 40: 1-5. 9-11) dan Markus menulis, “Luruskanlah jalan bagi Tuhan” (Bdk. Mrk 1: 1 – 8).
Padang Gurun
Dalam perjanjian Lama, padang gurun disebut yeshimmon yang berarti pembinasaan. Padang gurun itu pasirnya coklat dan berkapur dan batu-batunya berserakan. Kadang kala orang yang berjalan di situ seolah-olah mendengar suara dari dalam tanah yang menggemakan bunyi langkah dan derap kakinya sendiri (William Barclay dalam bukunya yang berjudul, “Memahami Alkitab Setiap Hari – Injil Matius,” hlm. 104).
Di tempat seperti ini, Yohanes berseru-seru dan “berkhotbah”. Ibaratnya seorang pastor atau pendeta akan berkualias khotbahnya tatkala sendiri pernah mengalami apa yang dirasakan umatnya yang paling menderita dan miskin. Maka, benar apa yang dikatakan Lucanus Pharsalia (39 – 65) penyair Romawi, “exeat aula, qui vult esse pius” – yang ingin tetap menjadi orang baik, hendaknya meninggalkan istana.
Mempersiapkan Jalan
Pada zaman dahulu, keadaan jalan di Timur Tengah sangatlah buruk. Hal ini tercermin di dalam sebuah peribahasa kuno, “Ada tiga hal yang menyusahkan orang yaitu penyakit, puasa dan perjalanan.”
Keadaan jalan pada waktu itu sangat jelek. Apa yang disebut jalan tidak lebih dari hanya jalur-jalur alamiah di padang gersang. Jalan itu tidak memerlukan pengerasan dan cukup keras untuk dilalui oleh ternak, unta dan keledai. Perjalanan di sepanjang jalan itu merupakan perjalanan yang hebat yang sebenarnya hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang punya tekad besar.
Flavius Yosefus (37 – 100) ahli sejarah Yahudi – misalnya – menceritakan bahwa Raja Salomo melapisi semua jalan yang menuju ke Yerusalem dengan batu-batu keras yang berwarna hitam, sehingga para peziarah yang ingin masuk ke kota itu dapat lewat dengan mudah. Usaha Salomo ini juga menunjukkan kekayaan dan kebesarannya. Dan jalan-jalan yang baik itu hanya untuk para raja saja, sehingga jalan-jalan itu mendapatkan sebutan jalan raja.
Seruan Yohanes Pembaptis
Vox clamantis in deserto: Parate viam domini, rectas facite semitas eius” – Ada suara orang yang berseru, “Siapkan jalan bagi Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya” (Mrk 1: 3).
Parate viam – “menyiapkan jalan” berarti ada kerja keras supaya orang yang melewatinya menjadi nyaman. Namun, ternyata menyiapkan jalan pada zaman dulu tidak semudah membalik telapak tangan.
Pertama, Jalan panjang dan berliku – the long and winding road. Hidup kita di dunia ini suatu peziarahan yang menurut Gregorianus Agung, lebih dikenal dengan Gregorius Agung (540 – 640) adalah homo viator, manusia peziarah. Untuk menyiapkan hati menyambut Kristus tidak ada jalan menerabas atau instant.
Kedua, Jalan banyak Persimpangan. Itulah sebabnya Yohanes mengingatkan kita supaya hati-hati dengan jalan yang kita tempuh sebab banyak persimpangannya. Dan jika orang tidak taat pada jalan yang ditempuh akan disebut menyimpang. Ia berseru-seru, “Rectas” – Luruskanlah. Seruan itu merupakan perintah untuk hidup sesuai dengan regula atau aturan-aturan yang ada.
Ketiga, Jalan kotor. Mungkin jalan yang akan dilalui itu kotor dan berdebu. Dan kotoran itu adalah kehidupan batin, rohani dan pikiran kita. Di sinilah diperlukan suatu pertobatan batin, metanoia.
Jumat, 5 Desember 2014 Rm. Markus Marlon, MSC
Silakan menghubungi bulletin “Motivasi” – Revitalisasi Gaya Hidup
yang ingin merenungkan makna hidup.
e-mail: zahir.5561@gmail.com atau BULETIN MOTIVASI
no HP. 0852-83995561 atau 089-99996466
BULETIN MOTIVASI Selamat Jumpa … Selamat pagi, siang, petang, dan malam. Syalom, damai sejahtera. Bahagia rasanya kami bisa menghadirkan Buletin Motivasi di hadapan Saudara… |
|||||||
Lihat preview menurut Yahoo |
|||||||
