Selasa, 12 September 2023
Sabda Kehidupan
Selasa 12 September 2023
Lukas 6:12-13 (Luk 6:12-19)
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul.
Penginjil Lukas sangat menekankan hidup doa Yesus. Betapa pentingnya doa bagi Yesus yakni perjumpaan pribadi dengan BapaNya. Apapun yang akan dilakukan Yesus, Ia selalu menyampaikannya kepada BapaNya. Komunikasi dan jalinan relasi yang intim antara Yesus dan BapaNya itulah kekuatan Yesus dan pesan utama kehadiranNya di dunia ini.
Yesus menghendaki agar kita juga, yang oleh kasih karunia Allah diangkat menjadi putra putri Allah, mengalami relasi dan keintiman yang sama. Karena itu Yesus mengajarkan doa Bapa Kami agar kita selalu menyapa Allah sebagai Bapa. Jangan lewatkan hari tanpa doa Bapa Kami. Jangan biarkan hari berlalu tanpa komunikasi dengan Bapa surgawi kita.
Apapun yang telah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi, semuanya kita imani terjadi sesuai kehendak Allah.
Olehnya kita dapat sepenuh hati berserah pada rancangan Allah yang selalu baik adanya. Maka setiap hari, setiap saat kita datang ke hadirat Allah dalam doa, agar kepenuhan Roh Kudus Allah diam dalam hati kita, menerangi langkah kaki kita, dan membakar semangat kita untuk berkarya demi kemuliaan nama Tuhan dan untuk keselamatan kita.
Dalam doa kita mengawali hidup dan karya kita hari ini, dalam doa kita berjalan bersama Yesus sepanjang hari ini, dan dalam doa kita menutup hari dengan penuh syukur dan kelegaan hati.
”Terjadilah padaku seperti yang Engkau kehendaki. Amin.”
Selamat berkarya, biarlah kehendak Tuhan digenapi dalam setiap langkah kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr