Sabtu, 09 September 2023
Sabda Kehidupan
Sabtu 09 September 2023
Lukas 6:5 (Luk 6:1-5)
Kata Yesus lagi kepada mereka: “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”
Orang-orang Farisi sangat ketat dengan aturan Sabat. Sayang mereka menaatinya hanya sebagai aturan yang sudah dijalankan turun temurun, tanpa menjiwai apa arti sebenarnya pesan Allah untuk menguduskan hari Sabat.
Yesus datang bukan untuk mengubah apalagi melanggar hukum Taurat, tapi supaya hukum cinta kasih yang telah ditetapkan dalam kitab Ulangan 6:5, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu,” disempurnakan dengan hukum cintakasih kepada sesama. Kata Yesus, “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Mat 22:39).
Cinta kita kepada Tuhan haruslah terwujud dalam cinta kita kepada sesama. Kata Yohanes dalam 1 Yoh 4:20, “Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Orang bisa saja setia ke gereja tapi bila ia hanya memikirkan diri sendiri, keluarganya sendiri, kepentingannya sendiri dan tidak peduli dengan orang lain di sekitarnya, yang se paroki, yang se lingkungan, se wilayah, se kolom, ia bukanlah warga gereja yang sesungguhnya. Ia bagaikan tangan yang tidak peduli dengan organ tubuh lain yang membutuhkannya. Ia bertumbuh dengan suburnya tapi tidak berbuah.
Buah dari relasi kita yang intim dengan Tuhan adalah kita menjadi seperti Yesus yang memberi diri bahkan nyawaNya menjadi tebusan bagi semua orang.
Selamat hari Sabat. Biarlah Allah dimuliakan oleh sembah bakti dan pelayanan kita.❤️
Ps Revi Tanod Pr