Senin, 28 Agustus 2023
Sabda Kehidupan
Senin 28 Agustus 2023
Matius 23:13 (Mat 23:13-20)
”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.”
Yesus mengecam para ahli Taurat dan orang Farisi karena mereka adalah orang terpelajar dan terkemuka di Israel. Tapi bukannya menggunakan keahlian dan kelebihannya untuk melayani umat Allah, mereka malah menambah syarat dan beban yang tak perlu hingga membuat orang lain terbeban dengan perintah-perintah keagamaan.
Mereka melakukannya demi menaikkan gengsi dan kewibawaannya sebagai kelompok elit dan terpelajar, padahal apa yang mereka ajarkan tidak mereka lakukan. Akibatnya hukum Taurat yang seharusnya membebaskan dan membawa sukacita, malah menjadi belenggu karena menjadi dipenuhi dengan formalitas aturan dan prosedur yang kaku.
Allah yang penuh kasih sayang menjadi Allah yang suka menghukum dan mencari-cari kesalahan. Oleh pengajaran para ahli Taurat, Allah menjadi Allah yang lebih suka menutup pintu rahmat ketimbang mengampuni dan selalu menerima anak-anakNya yang bertobat.
Yesus datang untuk memurnikan kembali hukum Taurat dan mengabarkan betapa Allah tidak seperti yang diajarkan orang Farisi dan ahli Taurat. Allah adalah Bapa yang mencari anakNya yang hilang, Gembala baik yang tak membiarkan domba-dombaNya tersesat.
Allah kita adalah Allah yang peduli dan mau ikut merasakan derita manusia agar kita dikuatkan. Dalam salib Yesus kita melihat betapa Allah begitu mengasihi kita. Semua susah derita kita mendapat maknanya dalam derita dan salib Yesus. Dalam segala hal, kita akan selalu mendapatkan alasan untuk bersyukur atas penyelenggaraan Tuhan. Hidup dalam cintaNya membuat hidup kita penuh makna.
Semangat Senin. Damai selalu di hati.❤️
Ps Revi Tanod Pr