Senin, 24 Juli 2023
Sabda Kehidupan
Senin 24 Juli 2023
Matius 12:38 (Mat 12:38-42)
Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus .”
Sebenarnya dengan sangat mudah Yesus dapat menunjukkan sebuah tanda kepada para ahli Taurat dan orang Farisi untuk membuktikan bahwa Ia sungguh Mesias. Tapi coba simak, bukankah permintaan mereka sama dengan permintaan Iblis saat menggoda Yesus di padang gurun? Kata Iblis, “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” (Mat 4:3). “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah.” (Mat 4:6). Yesus akan sangat mudah melakukannya, tapi dengan mengikuti suruhan Iblis, Dia justru tunduk pada Iblis.
Akan sama halnya bila Yesus mengikuti godaan orang Farisi dan ahli Taurat untuk membuat tanda. Yesus tidak ingin memamerkan kuasaNya hanya untuk menyenangkan hati mereka atau agar supaya Dia dipuji hebat dan luar biasa. Yesus memilih jalan sengsara dan kehinaan salib, agar tak seorangpun dikecualikan dari karya keselamatan Allah. Yang kuat maupun lemah, kaya atau miskin. Oleh karena itu, Ia memilih taat pada kehendak Allah dan bukan pada godaan untuk menyenangkan diri dengan pujian semu yang menjatuhkan. Yesus tidak ingin kita percaya padaNya hanya saat kita melihat mujizatNya, lantas lari meninggalkanNya ketika Ia seakan tak berdaya dan terhina memikul salib. Yesus ingin solider dengan kita, bukan dengan menunjukkan kejayaanNya tapi oleh kerelaan hatiNya untuk turut menanggung sengsara, merasakan lapar dan haus, sakit hati bila terluka, dan ngerinya kematian.
Tak perlu kita meminta tanda dariNya untuk bertobat dan percaya. Cukuplah derita salibNya menjadi tanda betapa kita berharga di mataNya, betapa Yesus sungguh mencintai kita.
Semangat Senin! Hari baru adalah tanda kasih setia Allah.❤️
Ps Revi Tanod Pr