Kamis, 06 Juni 2023
Sabda Kehidupan
Kamis 06 Juni 2023
Mat 9:2. (Mat 9:1-8)
Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.”
Langkah pertama yang dilakukan Yesus untuk menolong si lumpuh yang dibawa teman-temannya kepadaNya adalah mengampuni dosanya. Beban dosa membuat fisik menjadi lumpuh. Ia dihantui rasa bersalah, yang menjadi beban pikiran hingga merasuk dalam jiwa. Energi positifnya hilang, ia-pun sedih dan kecewa dengan diri sendiri yang membuat daya tahan tubuh menurun, potensi yang ada menjadi lumpuh karena menyadari diri yang sangat rapuh dan tak berdaya.
Yesus tahu persis apa yang ada dalam hati orang yang lumpuh itu. Ia datang memberi pengampunan lalu pemulihan jiwa dan raga. Kita punya Yesus tempat menaruh harapan dan iman kita. Jangan sampai iman dan harapan kita ikut hilang oleh beban derita, sakit dan dosa.
Menarik bahwa orang yang lumpuh dalam kisah Injil hari ini, tidak datang sendiri pada Yesus. Ia diusung oleh keluarganya, teman dan sahabatnya. Itulah artinya jemaat. Beban ditanggung bersama, saling memperhatikan, peduli dan menolong mencari jalan. Dan tepatlah langkah mereka, membawa si lumpuh kepada Yesus.
Mari kita saling membantu, membawa semua saudara kita yang sakit dan lumpuh serta berbeban berat kepada Yesus. Yesus telah bersabda, “Marilah kepadaKu, kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadaMu.” (Mat 11:28). Semoga saudara-saudari kita yang sakit, termasuk diri kita sendiri, sembuh secara batin dan pulih secara fisik, dalam nama Yesus.
Selamat hari baru yang selalu membawa harapan baru dalam Tuhan.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr