NYALA API CINTA: “BUAH DISIPLIN”
NYALA API CINTA: “BUAH DISIPLIN”
Disiplin itu sangat membentuk pikiran dan cara kerja. Kita bersyukur bahwa di Indonesia, kita punya orang-orang yang berpikir dan bekerja secara disiplin. Salah satu contohnya adalah Bapak Ignatius Jonan. Beliau berhasil menciptakan kedisplinan dalam PT KAI yang kita rasakan buahnya sampai sekarang.
Dari mana kedisplinan itu berasal? Antara lain dari cara berpikir yang tertib dan cara bekerja yang sistematis. Masyarakat yang dibekali dengan cara berpikir seperti ini, akan menghasilkan budaya yang efektif dan sangat bermanfaat untuk banyak orang. Disiplin dibutuhkan dalam semua lini kehidupan. Mulai dari keluarga, masyarakat hingga hidup bernegara. Dalam kehidupan sekarang di mana kita hidup berdampingan dengan komputer, orang tidak bisa bekerja sesukanya. Orang harus mengikuti sistem, berpikir secara logis, berpikir secara tertib dan teratur, dan bekerja secara disiplin.
Mari kita membangun masyarakat kita dengan cara berpikir yang tertib dan cara kerja yang disiplin.