Sabtu, 22 April 2023
Sabda Kehidupan
Sabtu 22 April 2023
Yohanes 6:19-20
Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka. Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Aku ini, jangan takut!”
Pergumulan para murid Yesus mendayung perahu di tengah badai yang bergelora dapat disamakan dengan perjalanan hidup kita mengarungi lautan kehidupan. Banyak persoalan terjadi membuat kita berat melangkah maju. Belum selesai masalah yang satu datang masalah lain. Bisnis lesu, usaha jatuh, masih jatuh sakit lagi. Pekerjaan tidak dapat lagi dikerjakan secara maksimal, target-target tidak tercapai.
Syukur kepada Tuhan, Ia tidak membiarkan kita berlarut-larut dalam kesusahan. Di tengah badai kehidupan dan gelapnya hidup, Yesus datang menemani kita. Dengan lembut Ia menyapa kita, “Aku ini, jangan takut!”
Ia hadir seperti Papa atau Mama yang tidak tega mendengar tangisan kita. Ia hadir sebagai Tuhan yang berkuasa menghalau badai persoalan kita. Ia datang sebagai jalan untuk membawa kita keluar dari kesulitan hidup. Ia hadir sebagai jawaban atas doa-doa kita. Ia menuntun kita ke air yang tenang, seperti Gembala bagi domba-dombaNya. Benarlah ungkapan iman ini: “Tuhan tidak menjanjikan lautan yang tenang. Tapi di saat badai datang mengamuk, Yesus berjanji, “Aku ada besertamu, jangan takut!” Keyakinan iman ini yang menguatkan hati kita menghadapi persoalan kehidupan. Paskah Kristus dan kehadiranNya dalam badai kehidupan kita, memberi makna bahwa bukan hanya dalam hidup ini kita ditemaniNya, bahkan sampai pada akhir hidup, Ia membawa kita ke pelabuhan akhir yang tak lain adalah Rumah Bapa kita di Surga. “Tak ada sesuatu apapun yang akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Rom 8:39).
Selamat berakhir pekan. Yesus selalu menemani kita.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr