Rabu, 05 April 2023
Sabda Kehidupan
Rabu 05 April 2023
Matius 26:14-15 (Mat 26:14-25)
Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. Ia berkata: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
Kita tentu tak habis pikir, bagaimana mungkin sebagai seorang sahabat Yesus, telah hidup bersama sekian tahun, telah mengalami kebaikan dan kasih Yesus, diberi kepercayaan memegang kas, Yudas Iskariot begitu tega menjual Yesus seharga 30 keping perak. Dalam Kitab Keluaran 21:32, 30 syikal perak adalah harga seorang budak. Betapa tak bernilainya Yesus di mata Yudas! Uang telah membutakan matanya hingga tega menjual sahabat sendiri.
Benarlah kata Paulus dalam 1 Tim 6:10, “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”
Yudas menjadi simbol ketamakan serta ketidakpuasan seorang karena harapannya tak terpenuhi. Seorang yang memperalat orang lain untuk mengejar ambisinya sendiri. Orang yang hanya mengejar kepentingannya sendiri, tak peduli temannya mati oleh pengkhianatannya.
Yudas akan ada sepanjang zaman, sebagai pengingat bagi kita untuk tidak menjadi orang seperti Yudas. Sahabat semu dan penuh kepalsuan. Yesus tidak menghukum Yudas, tapi ia sendiri memasukkan dirinya dalam hukuman abadi.
Mari terus memperdalam cinta kita kepada Yesus di pekan sengsara ini. Jadilah sahabat Yesus yang setia, sebagaimana Ia selalu setia mencintai kita. Wolter Robert Mongisidi, pahlawan nasional asal Malalayang Bantik, saat akan dieksekusi mati, menulis di secarik kertas yang disisipkannya di Alkitab, ”Setia sampai akhir dalam keyakinan.” Tetaplah setia.
Selamat menikmati kasih setia Tuhan di setiap hari baru.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr