Jumat, 24 Maret 2023
Sabda Kehidupan
Jumat 24 Maret 2023
Yohanes 7:30 (Yoh 7:1-2, 10, 25-30)
Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.
Beberapa kali dikisahkan dalam Injil bahwa pemuka-pemuka bangsa Yahudi, berusaha menangkap Yesus, tapi tidak bisa. Penginjil Yohanes mengatakan alasannya yakni: “sebab saatNya belum tiba.” Yesus tidak datang ke dunia untuk berdebat dengan para pemuka bangsa Yahudi. Bukan juga untuk menunjukkan kehebatanNya bahwa tak seorangpun mampu menangkapNya apalagi mengalahkanNya. Yesus datang untuk melakukan kehendak BapaNya, seperti kataNya, “Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.” (Yoh 6:38).
Itu berarti penangkapan Yesus, sengsara dan deritaNya, adalah pilihan Yesus untuk menyerahkan diriNya, saat waktuNya telah tiba. Bukan karena Ia tak mampu melawan atau menghindar. Yesus memilih untuk taat pada kehendak Bapa agar semua derita manusia, bahkan yang terberat sekalipun ditanggungNya.
Ketakutan kita yang paling mengerikan yakni kematian, dialami dan dimasuki Yesus, agar kita percaya bahwa Yesus adalah pemenang sejati, bukan karena kehebatanNya melawan manusia, melainkan dengan ketaatanNya pada kehendak BapaNya, mempersembahkan seluruh hidupNya, dan mengorbankan tubuh dan darahNya di kayu salib.
Saat perjamuan Paskah Yahudi, Yesus merayakan perjamuan Paskah bersama murid-muridNya dan menjadikan diriNya sebagai Anak Domba Paskah melalui roti dan anggur yang berganti menjadi tubuh dan darahNya. Itulah lambang pengorbanan Yesus secara sakramental yang terpenuhi melalui wafatNya di kayu salib. Itulah saat di mana seluruh nubuatan terpenuhi dan pengorbananNya tuntas dijalaniNya.
”Terimakasih Yesus, oleh ketaatanMu kami diselamatkan. Biarlah kami taat sampai akhir, sampai saatnya tiba, ketika Bapa memanggil kami pulang menghadapNya.”
Selamat hari Jumat. Hari kenangan Yesus wafat untuk kita.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr