Sabtu, 07 Januari 2023
Sabda Kehidupan
Sabtu 07 Januari 2023
Yohanes 2:3 (Yoh 2:1-11)
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
Anggur adalah minuman utama untuk suatu pesta di Israel terutama pesta perkawinan. Tanpa anggur bukanlah pesta namanya. Bila pesta masih sementara berjalan dan keluarga kehabisan anggur, tentu saja akan membuat keluarga malu. Maria ibu Yesus sangat menyadarinya. Ia mengerti betapa panik dan gelisah tuan pesta saat persediaan anggur makin menipis. Maria tahu kepada siapa meminta pertolongan. Ia tahu Yesus pasti tidak tinggal diam. 30 tahun Yesus tinggal bersamanya, ia yang paling tahu karakter Yesus. Apalagi ia-lah yang tahu bahwa Yesus sesungguhnya adalah Putra Allah. Inilah saatnya bagi Yesus menunjukkan jati diriNya.
Yesus tak dapat menolak permintaan ibuNya maka mujizatpun terjadi. Ia mengubah air menjadi anggur. Murid-muridNya pun percaya padaNya.
Kini kita juga tahu kepada siapa hendak meminta pertolongan. Anggur adalah lambang kehangatan, bahkan lambang cintakasih. Mari datang kepada Yesus saat kehangatan dalam keluarga mulai menghilang karena rutinitas dan pelbagai persoalan relasi. Saat cinta menjadi hambar, dan komitmen luntur karena tak diperbaharui. Mintalah agar Yesus hadir dan menghangatkan kembali relasi kasih suami istri, orangtua anak-anak, kakak beradik. Jangan biarkan berjalannya waktu, rutinitas pekerjaan dan kesibukan keseharian membuat orang hanya tertuju pada diri sendiri dan tak peduli dengan anggota keluarga lainnya. Cinta mesti terus dihangatkan, komitmen perlu terus diperbaharui. Kiranya Yesus selalu menyatu dengan keluarga kita. Dia-lah sumber kasih dan kehangatan kita.
Selamat berakhir pekan dalam kehangatan cinta Tuhan🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr