Selasa, 11 Oktober 2022
Sabda Kehidupan
Selasa 11 Oktober 2022
Lukas 11:37-38 (Luk 11:37-41)
Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan. Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.
Bukan maksud Yesus melanggar protokol kesehatan karena tidak mencuci tangan sebelum makan. Setiap sikap dan tindakan Yesus selalu mengandung pesan, terutama bagi orang Farisi dan ahli Taurat yang menjalankan tradisi hanya demi luaran, supaya dilihat orang, bukan datang dari kesadaran diri oleh hati yang tulus. Ketulusan hati, ‘inner beauty’ (kecantikan dari dalam), itulah yang utama, bukan penampilan dan keinginan untuk dipuji. Mari masuk lebih dalam untuk menemukan dorongan hati yang penuh cinta ketika berbakti kepada Tuhan atau menolong sesama. Kita melakukannya bukan karena disuruh orangtua, atau sekedar mengikuti aturan dan kebiasaan, atau seperti robot yang sudah disetel namun tanpa jiwa dan hati nurani. Sama halnya dengan protokol kesehatan di masa pandemi. Bukan karena takut mendapat sangsi, atau dituduh tidak patuh, tapi karena kesadaran pentingnya pola hidup sehat. Demikian juga dengan ibadah atau liturgi dan semua sikap liturgis. Baiklah ada motivasi yang dalam di balik semuanya, ada cinta yang tulus yang mendorongnya.
Damai di hati, Tuhan Yesus menyertai🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr