Sabtu, 01 Oktober 2022
RENUNGAN HARIAN EMBUN SABDA, 01 Oktober 2022
Sabtu Pekan Biasa XXVI
Pesta St. Teresia dari Kanak Kanak Yesus, Perawan & Pelindung Misi
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I
Yes 66:10-14c
Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai.
Bacaan dari Kitab Yesaya:
Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya!
Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya,
hai semua orang yang pernah berkabung karenanya!
Hendaknya kamu minum susu yang menyegarkan dan menjadi kenyang,
hendaknya kamu menghirup dan menikmati susu yang bernas. Sebab beginilah firman Tuhan:
Sungguh, Aku mengalirkan kepadanya
keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir.
Kamu akan menyusu, akan digendong,
dan akan dibelai-belai di pangkuan.
Seperti seseorang yang dihibur ibunya,
demikianlah kamu akan Kuhibur; kamu akan dihibur di Yerusalem.
Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat.
Demikianlah sabda Tuhan!
Bacaan Injil
Mat 18:1-5
Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini,
kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa
datanglah murid-murid kepada Yesus dan bertanya,
“Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?”
Maka Yesus memanggil seorang anak kecil
dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, lalu berkata,
“Aku berkata kepadamu:
Sungguh, jika kamu tidak bertobat
dan menjadi seperti anak kecil ini,
kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri
dan menjadi seperti anak kecil ini,
dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.
Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”
Demikianlah sabda Tuhan!
EMBUN SABDA:
“RENDAHKAN DIRI & JADI SEPERTI ANAK KECIL DALAM BERIMAN”
Shalom salam damai sejahtera saudara dan saudariku dalam Tuhan Yesus Kristus, senang berjumpa kembali dengan anda dalam permenungan Harian Sabda Tuhan, Embun Sabda, Sabtu, 01 Oktober 2022. Semoga anda sehat, tetap semangat, tetap tersenyum dan tetap berpengharapan pada Yesus. Anda selalu dalam lindungan kasih Tuhan. Buat saudara dan saudariku yang sakit, saya berdoa, dalam Nama Tuhan Yesus, anda sembuh. Saya ajak anda merenungkan:
“Rendahkan Diri & Jadi seperti anak kecil dalam Beriman”
Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus, Hari ini kita merayakan Pesta St. Theresia dari kanak kanak Yesus atau juga yang dikenal dengan Theresia dari Lisieux. St. Theresia begitu mencintai Yesus, sehingga dari kecil dia sudah mau mempersembahkan diri total pada Yesus karena cintanya pada Yesus, dan dia melihat itu lewat jalan masuk biara Karmelit. Dengan ijin khusus dari Paus Leo XIII, dia masuk biara Karmel pada usia yang sangat muda yaitu 15 tahun. Dia sungguh mau mempersembahkan diri pada Yesus dengan hidup dalam biara dan dari sana dia mau bekerja dan berdoa bagi orang orang yang belum mengenal dan mengasihi Tuhan. Dia sungguh mempraktekan apa yang menjadi niatnya ini. Dia hidup dalam kesederhanaan, dia hidup dalam ketulusan ketika melayani, dia hidup dalam kesabaran dan kelemahlembutan dalam cinta ketika melayani. Dia tidak pernah marah ketika dijahili, atau ketika dimarahi oleh sama saudari susternya. Dia sungguh hidup dalam cintanya akan Yesus. Dia pernah katakan: “Tuhan tidak menginginkan kita untuk melakukan ini atau pun itu, Ia ingin kita mencintai-Nya”. Ia percaya bahwa jika kita mengasihi sesama, kita juga mengasihi Yesus. Mencintai adalah pekerjaan yang membuat Theresia sangat bahagia.
Sayang bahwa hidupnya tidak lama, dia meninggal diusia yang sangat muda, 24 tahun. 9 tahun, Theresia sungguh menunjukan bahwa benar untuk menjadi terbesar dalam Kerajaan Surga, dia harus menjadi kecil, dan hidup penuh cinta akan Tuhan. Iman, Cinta, Pengharapan akan Tuhan, dan Kerendahan hati menjadi senjata nya dalam “memerangi” segala situasi sulit dan menantang. Dia berhasil untuk itu.
Saudara dan saudariku dalam Kristus, dalam Injil hari ini, Yesus secara jelas katakan bahwa kalau mau menjadi terbesar dalam Kerajaan Surga, orang harus merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil. Menjadi seperti anak kecil? Bagaimana? Dalam permenungan beberapa saat yang lalu, saya pernah katakan soal karakter2 atau sikap sikap anak kecil, seperti jujur, tulus, percaya pada orang yang dipercayai mereka, bergantung penuh pada orang tua, rendah hati, mencintai, dan lain sebagainya. Sikap sikap inilah yang diharapkan ketika orang beriman berelasi dengan Tuhan dan sesamanya. Relasi dengan Tuhan dan sesama yang dibangun diatas sikap sikap ini tentunya tidak mudah, tetapi akan mendatangkan keselamatan, mendatangkan kedamaian.
Saudara dan saudariku dalam Kristus, mengapa tidak mudah untuk memiliki sikap sikap diatas? Karena manusia jaman ini merasa tidak membutuhkan Tuhan apalagi ketika sudah memiliki segalanya. Karena manusia jaman ini sering hidup hanya memikirkan soal diri. Karena manusia jaman ini lupa bahwa mereka hanyala ciptaan dan bukan pencipta. Karena manusia jaman ini penuh dengan kemunafikan, menutup diri pada hal hal spiritual apalagi ketika hal hal duniawi sudah memenuhi seluruh eksistensi diri.
Saudara dan saudariku terkasih, karena itu dihari Pesta seorang Santa yang luar biasa ini, St. Theresia dari Kanak kanak Yesus, marilah kita perbaharui diri. Marilah kita kembali menjadi anak kecil dalam hidup beriman kita. Marilah kita rendahkan diri dihadapan Tuhan. Mari kita pupuk semangat cinta akan Tuhan dan sesama. Mari kita hidup seturut teladan Sang Guru sendiri. Mari kita hidup dengan meneladani St. Theresia. Semoga. Amin. Tuhan Memberkati kita
✝️✝️✝️
Tuhan Yesus Kristus, syukur dan terima kasih atas kasih dan cintaMu pada kami yang tak terbatas. Kami seringkali egois, dan lupa akan Engkau yang begitu mencintai dan mengasihi kami. Bantulah kami untuk selalu berjuang memiliki karakter Kerajaan Surga seperti yang nampak pada seorang anak kecil. Tolonglah kami Tuhan. Amin.
Semoga kita semua, dan semua orang yang kita sayangi, serta segala usaha dan karya kita, dibimbing, dilindungi dan diberkati Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
Salam dalam Sang Sabda,
RP. Lukas Gewa Tiala (Adi), SVD