Sabtu, 24 September 2022
Sabda Kehidupan
Sabtu 24 September 2022
Lukas 9:43b-44 (Luk 9:43b-45)
Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.”
Pada kisah sebelumnya Lukas menceritakan bagaimana Yesus membuat mujizat perbanyakan roti (Luk 9:10-17). Lukas juga mengisahkan bagaimana Yesus meredakan angin badai, mengusir roh jahat dan menyembuhkan orang sakit secara ajaib. Di tengah kejayaanNya mengadakan mujizat dan hal hebat lainnya, mengapa Ia berkata bahwa Ia akan diserahkan ke dalam tangan manusia? Bukankah kehebatan Yesus memungkinkanNya menghindari semua derita dan kesulitan hidup? Ingatlah Yesus datang ke dunia bukan untuk memamerkan kehebatan dan kekuatan super naturalNya. Ia datang untuk menunjukkan betapa besar cinta Allah kepada kita manusia. Maka ketika cinta itu menuntut pengorbanan bahkan salib, Yesus tidak lari dan mencari selamat sendiri. Dengan gagah berani Ia menerima kenyataan salib dan menjalaninya dengan taat dan setia. Yesus tidak ingin murid-muridNya salah berharap karena mengetahui bahwa Ia adalah Mesias lalu menghayalkan hidup tanpa kesulitan dan tantangan, atau mau enaknya saja dan tak perlu bersusah-susah. Kemenangan harus diraih dengan perjuangan dan keberanian menghadapi semua resiko demi memenangkan jiwa-jiwa. Yesus tidak ingin kita mudah menyerah tapi bersandar pada kekuatan Allah. Ia tak akan membiarkan kita berjuang sendirian. Mintalah kekuatan ilahi untuk memikul salib, dan mohonlah kuasa cintaNya agar mampu membuat kita tegar berdiri, berani menghadapi kenyataan, dan selalu menemukan jalan untuk keluar dari kesulitan dan tak berhenti mencintai.
Selamat berakhir pekan, Tuhan Yesus menemani kita.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr