Minggu, 28 Agustus 2022
Sabda Kehidupan
Minggu 28 Agustus 2022
Lukas 14:11 (Luk 14:1.7-11)
“Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”
Filosofi padi, “semakin berisi semakin merunduk” adalah gambaran yang bagus mengenai kerendahan hati. Orang yang rendah hati sesungguhnya adalah orang yang penuh berisi namun tetap menghargai dan mengutamakan orang lain. Ia tidak perlu menggantungkan harga dirinya pada penilaian orang lain atau bagaimana orang menilai dirinya. Ia tidak merasa terhina sekalipun direndahkan, dan tidak perlu menyombongkan diri karena ia telah dipenuhi dengan kekayaan batin yang membuatnya bahagia. Inilah karya agung yang diperbuat Yesus bagi kita. Yesus, “walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” (Flp 2:6-8). Begitulah cara Yesus mengisi seluruh relung hati dan hidup kita dengan kepenuhan cintaNya. Ia memperkaya hidup kita dengan seluruh kekayaan ilahi yang ada padaNya. Ia mengangkat kita agar tak satupun yang merasa hina, rendah diri dan tak berarti. Yesus dengan segala kepenuhanNya telah merendahkan diri agar kita ditinggikan. Ia telah mengosongkan diri agar hidup kita menjadi penuh dan berarti. Ia telah menjadi miskin agar kita menjadi kaya di dalam Dia. Itulah sebabnya, Yesus menjadi jalan, kebenaran dan hidup kita. Tak perlu kita merasa rendah diri dan mencari penghargaan dari pujian dan kehormatan yang semu, tapi selalu bersyukur atas kekayaan rahmat Allah oleh pengangkatan kita sebagai anak Allah dalam Yesus.
”Ya Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti hatiMu.”
Selamat hari Minggu. Mari bersyukur, tetqp rendah hati dan bahagia.🙏❤️😇
Ps Revi Tanod Pr